Dedi Mulyadi Temui Petugas Kebersihan yang Tetap Bekerja di Hari Libur, Langsung Beri Uang Tunai Rp1 Juta
- tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Aksi sederhana namun menyentuh kembali ditunjukkan Dedi Mulyadi di tengah perjalanannya. Tanpa protokoler rumit, ia tiba-tiba menghentikan kendaraan hanya untuk menyapa seorang petugas kebersihan. Siapa sangka, pertemuan singkat itu berujung pada pemberian uang tunai hingga Rp1 juta.
Momen tersebut terjadi saat dedi mulyadi melakukan perjalanan dinas menggunakan vespa menuju Ciamis. Dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada 5 Mei 2026, ia terlihat menikmati perjalanan sambil menyapa warga di sepanjang jalan.
“Perjalanan Ciamis pakai motor menikmati jalan Provinsi Jawa Barat,” ucapnya ke kamera.
![]()
Dedi Mulyadi dan Suryana, Petugas Kebersihan. (Sumber: tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Di tengah perjalanan, Dedi Mulyadi melihat seorang petugas kebersihan bernama Suryana, warga Sumedang, yang tetap bekerja meski hari libur. Diketahui, Suryana baru bekerja sekitar lima bulan sebagai tenaga harian lepas.
Percakapan pun dimulai dengan membahas penghasilan.
“Berarti tenaga kontrak, baru diangkat sebagai tenaga harian lepas. Berapa gajinya sebulan?” tanya Dedi Mulyadi.
“Rp157 ribu per hari,” jawab Suryana.
Dedi Mulyadi kemudian mencoba menghitung penghasilan tersebut.
“Rp157 ribu dikali sebulan, Bapak dapat Rp3,6 juta karena Minggu enggak kerja. Kalau Minggu kerja dapatlah sebulan Rp4 juta, ya kan? Angka Rp3,6 juta Sumedang tinggi enggak?” tanyanya lagi.
Suryana pun mengaku bersyukur dengan penghasilannya.
“Alhamdulillah tinggi dibanding kuli macul. Kuli macul di sini berapa?”
Namun, Dedi Mulyadi menilai pekerjaan Suryana masih bisa ditingkatkan.
“Bapak kerja sudah merasa bersih? Menurut saya Bapak belum,” ucapnya, sembari mengarahkan agar area sekitar dibersihkan lebih maksimal, termasuk genangan air dan sampah plastik yang masih tertinggal.
Ia juga memberi arahan dengan gaya santai namun tegas.
“Rumput-rumput di samping tadi sudah bersih tertata. Tinggal masih ada runtah di sana. Bapak harus jalan ke sana ke sini, pakai motor. Nanti setelah jalan kaki Bapak kalau mau pulang bareng lagi sama saya,” katanya.
Di sela obrolan serius, Dedi Mulyadi tetap menyelipkan candaan khasnya.
Load more