GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rieke Diah Pitaloka Murka Soal Kasus Pelecehan Seksual Santriwati yang Diduga Dilakukan Oleh Kiai Ashari: Sanksi Berlapis, Jangan Kasih Ampun!

Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengecam keras tindakan pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati yang diduga dilakukan Kiai Ashari. Dengan nada emosional
Kamis, 7 Mei 2026 - 15:30 WIB
Rieke Diah Pitaloka Murka Soal Kasus Pelecehan Seksual Santriwati yang Diduga Dilakukan Oleh Kiai Ashari Sanksi Berlapis, Jangan Kasih Ampun!
Sumber :
  • instagram Rieke Diah Pitaloka

tvOnenews.com - Nama Kiai Ashari mendadak menjadi sorotan nasional setelah dugaan pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati mencuat ke publik.

Kasus yang menyeret pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu itu memantik kemarahan masyarakat karena dianggap mencoreng dunia pendidikan agama sekaligus merusak kepercayaan publik terhadap institusi pesantren.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelombang reaksi keras pun bermunculan, termasuk dari artis sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka. Melalui unggahan Instagram pribadinya, ia mengecam keras tindakan yang diduga dilakukan Kiai Ashari. 

Dengan nada emosional, Rieke menegaskan bahwa tindakan pencabulan dan kekerasan seksual tidak memiliki tempat dalam ajaran agama apa pun, terutama Islam.

Reaksi Keras Rieke Diah Pitaloka soal Kasus Pelecehan Seksual di Pondok Pesantren

Dalam video yang diunggah di media sosial, Rieke Diah Pitaloka menyampaikan kritik tajam terhadap pelaku kekerasan seksual yang membawa nama agama. 

Ia bahkan menggunakan tagar #NoViralNoJustice dan #SanksiPidanaBerlapisBagiPelakuKekerasanSeksual sebagai bentuk dorongan agar kasus seperti ini tidak berhenti di tengah jalan.

Sanksi Pidana Berlapis Bagi Pelaku Kekerasan Seksual: Sikat

"Assalamualaikum bestie-bestie aku. kembali lagi di #NoViralNoJustice dengan hastag kita #sanksipidanaberlapisbagipelakukekerasanseksual. Sikat! Hadeuh itu aki-aki pake bawa-bawa nama agama. Lu cabul-cabul aja. Lu jangan jelek-jelekin yang namanya kiai," ujarnya dengan tegas mengutuk dugaan aksi kekerasan seksual tersebut.

"Lu jangan jelek-jelekin yang namanya itu pesantren. Jangan merusak yang namanya Islam. Gak ada di Islam, pake ajaran mana. Yang namanya pencabulan dan kekerasan seksual diizinkan. Ngawur! Kebangetan lu pake ngabur juga! Kebangetan juga kalo yang kabur Ahsari si aki-aki ini kagak bisa ketangkep. Tapi kabarnya, pihak kepolisian, bestie-bestie di kepolisian sudah berhasil menangkap . Kita tunggu berita resminya, emang bener tu aki-aki ketangkep. Jangan kasih ampun. Gak ada tersangka ggak langsung ditahan. Sanksi berlapis. Pidana berlapis. Tegakkaan hukum!," ujar Rieke Diah Pitaloka.

Politikus yang dikenal vokal dalam isu perlindungan perempuan dan anak itu juga meminta aparat bertindak tanpa kompromi. Ia menekankan bahwa pelaku kekerasan seksual harus dijerat dengan sanksi pidana berlapis agar memberi efek jera.

“Kalo kekerasan seksual dinormalisasikan maka kejahatan lainnya juga dianggap normal,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut langsung viral dan menuai dukungan luas dari publik. Banyak warganet menilai suara lantang Rieke menjadi representasi kemarahan masyarakat atas dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan pendidikan berbasis agama.

Aparat akhirnya berhasil menangkap Kiai Ashari di wilayah Purwantoro, Wonogiri. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polresta Pati.
Aparat akhirnya berhasil menangkap Kiai Ashari di wilayah Purwantoro, Wonogiri. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polresta Pati.
Sumber :
  • tangkapan layar instagram Rieke Diah Pitaloka

Kiai Ashari Buron hingga Ditangkap Polisi di Wonogiri

Sebelumnya, keberadaan Kiai AS atau Kiai Ashari sempat menjadi misteri setelah ia dikabarkan menghilang dan tidak memenuhi panggilan penyidik. Pengasuh pondok pesantren di Pati itu bahkan disebut berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pemeriksaan aparat kepolisian.

Kasus ini semakin menyita perhatian karena tersangka diduga melarikan diri hingga ke luar wilayah Jawa Tengah. Polisi kemudian melakukan pencarian intensif setelah Ashari mangkir tanpa memberikan keterangan jelas.

Setelah beberapa hari menjadi buronan, aparat akhirnya berhasil menangkap Kiai Ashari di wilayah Purwantoro, Wonogiri. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polresta Pati.

Foto penangkapan yang beredar di media sosial melalui akun Instagram @lambeturah memperlihatkan tersangka berada di Mapolsek Purwantoro bersama aparat kepolisian. 

Dalam foto itu, wajah Ashari tampak mengalami luka lebam yang langsung memicu berbagai spekulasi di media sosial.

Mengutip berbagai sumber, tersangka kemudian dibawa menuju Kabupaten Pati untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolresta Pati.

“Pagi ini Kamis (7 Mei 2026), tersangka kami bawa ke Mapolresta Pati,” ujar anggota polisi yang merekam proses penangkapan tersebut.

Pihak kepolisian juga disebut akan segera memberikan keterangan resmi terkait penangkapan dan perkembangan penyidikan kasus pelecehan seksual itu.

Pondok Pesantren Lumpuh Total, Korban Diduga Capai Puluhan Orang

Kasus dugaan pelecehan seksual di pondok pesantren Ndolo Kusumo memicu gelombang kemarahan publik setelah informasi mengenai jumlah korban mulai terungkap. Berdasarkan keterangan yang beredar, korban diduga mencapai puluhan santriwati.

Fakta tersebut membuat kasus ini menjadi salah satu dugaan kekerasan seksual paling menyita perhatian di lingkungan pesantren dalam beberapa waktu terakhir. 

Sejumlah mantan pengikut dan korban bahkan mulai berani membuka dugaan praktik penyimpangan yang disebut telah berlangsung di lingkungan ponpes.

Penyidik sebelumnya telah menetapkan Kiai Ashari sebagai tersangka setelah mengantongi alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi. Penetapan tersangka itu memperkuat dugaan adanya tindak pidana serius yang terjadi di balik aktivitas pendidikan keagamaan.

Dampak kasus ini juga terasa langsung di lingkungan pondok pesantren. Warga setempat menyebut aktivitas di Ponpes Ndolo Kusumo kini lumpuh total. Tidak ada lagi kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas keagamaan seperti biasanya.

Situasi tersebut memperlihatkan betapa besar dampak sosial dari kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama seorang pengasuh pondok pesantren. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di satu sisi, masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan. Di sisi lain, banyak pihak meminta agar kasus serupa tidak dijadikan alasan untuk menggeneralisasi seluruh pesantren.

Sebab, ribuan pondok pesantren lain di Indonesia tetap menjadi pusat pendidikan agama dan moral bagi jutaan santri. Namun kasus Kiai Ashari menjadi pengingat keras bahwa pengawasan, perlindungan santri, dan penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Tanggapi Rencana Prabowo Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah

DPR Tanggapi Rencana Prabowo Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah

Misbakhun menilai bahwa upaya penguatan kelembagaan LKPP menjadi Badan Pengadaan harapannya bisa meningkatkan efektivitas pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Sambut HUT ke-81 RI, Kemenko Polkam Hadirkan Taman Polkam Merdeka 81 di Medan Merdeka Barat

Sambut HUT ke-81 RI, Kemenko Polkam Hadirkan Taman Polkam Merdeka 81 di Medan Merdeka Barat

Kemenko Polkam menghadirkan Taman Polkam Merdeka 81 di kawasan trotoar depan kantornya di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, untuk menyemarakkan HUT Ke-81 RI
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Siapkan Parade Budaya hingga Simfoni Nusantara

Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Siapkan Parade Budaya hingga Simfoni Nusantara

Beragam kegiatan akan dihadirkan untuk penumpang dan pengunjung bandara, mulai dari Parade Nusantara yang menampilkan pawai etnis kebudayaan oleh karyawan Bandara Kualanamu, hingga pertunjukan tarian daerah di area terminal.
Bangga, Lukisan 2 Siswa Bangkalan Dipamerkan di Galeri Perpusnas Jakarta jelang HUT ke-81 RI

Bangga, Lukisan 2 Siswa Bangkalan Dipamerkan di Galeri Perpusnas Jakarta jelang HUT ke-81 RI

Menyambut momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat kreativitas anak-anak dari berbagai pelosok negeri tumpah ruah dalam pameran lukisan
SBY Ucapkan Permohonan Maaf Karena Tidak Bisa Hadir Upacara Kemerdekaan di Istana Besok

SBY Ucapkan Permohonan Maaf Karena Tidak Bisa Hadir Upacara Kemerdekaan di Istana Besok

Presiden RI ke-6, SBY menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir secara langsung dalam upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan di Istana Merdeka
Bukan Cuma Ekonomi dan Teknologi, Ini Kunci Negara Maju Membangun SDM Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Bukan Cuma Ekonomi dan Teknologi, Ini Kunci Negara Maju Membangun SDM Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Perubahan teknologi membuat keterampilan yang dibutuhkan industri terus bergerak. Kemampuan menggunakan perangkat digital, memahami data

Trending

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series bakal segera bergulir. Tercatat hampir 100 atlet cilik mengikuti seleksi yang berlangsung di Ibis Style Jakarta Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu (16/8/2026).
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, langsung menerima kabar buruk seusai tampil untuk Ajax Amsterdam. Sang penjaga gawang panen hujatan setelah tampil di Liga Konferensi Eropa.
Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Fortuna Sittard meraih kemenangan perdana di Eredivisie 2026/2027 usai taklukkan SC Cambuur dengan skor 3-1. Dua pemain Timnas Indonesia tampil sebagai starter.
Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Masa depan Rafael Leao di AC Milan kembali menjadi sorotan. Rossoneri kini disebut siap melepas sang winger dengan harga sekitar 40 juta euro.
Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Kabar terbaru dari pemain keturunan Indonesia di Belgia, Luc Marijnissen. Bek tengah itu resmi tinggalkan FCV Dender dan melanjutkan karier bersama KV Mechelen.
Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Gempa sebelumnya terjadi di NTT, hari ini (16/8) terjadi di Sumatera Utara. Ternyata getarannya sampai di pulau lain, seperti Sulawesi hingga Malaysia.
Jay Idzes Terima Kabar Bahagia Jelang Dimulainya Liga Italia 2026-2027, Bek Timnas Indonesia Bisa Bernapas Lega

Jay Idzes Terima Kabar Bahagia Jelang Dimulainya Liga Italia 2026-2027, Bek Timnas Indonesia Bisa Bernapas Lega

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menerima kabar bahagia jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Rekrutan anyar telah mendarat di bursa transfer musim panas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT