Sherly Tjoanda Tak Akan Lupa, Tiba-tiba Gubernur Maluku Utara Diminta Warga Beri Nama Bayi: Ini Doa dan Harapan
- Instagram @s_tjo
tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda terkejut sekaligus merasa terhormat saat melakukan kunjungan kerja ke Suku Togutil.
Sherly Tjoanda menilai momen ini tidak akan pernah bisa dibeli dengan jabatan.
Sosok Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kini menjadi sorotan publik karena kepemimpinannya dalam menyejahterakan warga.
Istri dari Mantan Bupati Morotai, Benny Laos ini menjadi wanita pertama yang terpilih menjadi Gubernur Maluku Utara dan sangat dicintai warganya.
Belum lama ini, Sherly bersama perwakilan dari Kementerian Sosial mengunjungi suatu wilayah, yaitu Suku Togutil. Sebuah suku terpencil di tengah hutan pedalaman Pulau Halmahera, Maluku Utara yang jauh dari jangkauan masyarakat modern.
- Instagram @s_tjo
Saat mendatangi wilayah tersebut, dirinya merasa seluruh masyarakat menyambut dengan tatapan tanpa banyak kata.
Namun, terdapat momen yang sangat tidak terlupakan baginya, yaitu memberi nama bayi yang tengah digendong ibunya.
“Ada satu momen yang saya tidak akan lupa. Seorang ibu menggendong bayinya. Bayi itu menatap saya lama… seolah bertanya: ‘Siapa kamu? Datang membawa apa?’,” tulis Sherly Tjoanda pada akun Instagram miliknya, @s_tjo.
“Lalu mereka (warga) memberi saya sebuah kehormatan yang tidak bisa dibeli oleh jabatan apapun: meminta saya memberi nama untuk bayi itu,” sambungnya.
Mendengarnya membuat Sherly terdiam sejenak, ia memikirkan bahwa nama yang akan diberikan memiliki makna doa dan harapan untuk bayi tersebut.
“Saya diam sejenak. Ini bukan sekadar nama. Ini doa. Ini harapan. Saya memilih satu kata: Moana,” ujarnya.
- Instagram @s_tjo
Pemilihan nama Moana terinspirasi dari karakter dalam film Princess Disney yang memiliki jiwa petualang.
“Terinspirasi dari Moana - seorang gadis kecil yang berani menjelajah, mendengar panggilan hatinya, dan tidak takut pada luasnya dunia. Moana - gadis pemberani, dengan jiwa petualang,” terang ibu tiga anak itu.
“Saya ingin bayi itu tumbuh tidak kehilangan akarnya… tapi juga tidak takut menghadapi masa depan,” pungkasnya.
(kmr)
Load more