Geger Video Viral Pasangan Mesum di Pinggir Rel Jatinegara, Satpol PP Kembali Tutup Pagar dan Tembok Bolong
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan tindakan asusila sepasang kekasih di pinggir rel kereta api kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, mendadak viral dan memicu keresahan warga.
Menanggapi hal tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur bergerak cepat dengan menutup total akses ilegal menuju area terlarang tersebut.
Aksi tak senonoh itu sebelumnya terekam kamera warga pada Rabu (6/5) malam sekitar pukul 23.30 WIB di tepian rel Jalan Bekasi Timur, Cipinang Besar Utara.
Merespons kejadian yang mencoreng ketertiban umum itu, Satpol PP bersama instansi terkait langsung menggelar koordinasi lapangan pada Kamis (7/5).
Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, menegaskan bahwa tindakan utama yang diambil adalah memutus jalur masuk warga ke area rel yang selama ini kerap disalahgunakan.
"Langkah yang dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok yang menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel," ujar Muhammadong saat memberikan keterangan pada Kamis (7/5).
Selain penutupan fisik berupa pemagaran dan penembokan kembali, pemerintah setempat bersama PT KAI juga menyepakati perbaikan fasilitas di sekitar lokasi.
Minimnya cahaya di area tersebut diidentifikasi sebagai salah satu faktor yang memicu terjadinya tindakan negatif. Oleh karena itu, pencahayaan akan ditambah untuk menghilangkan titik-titik gelap.
"Kawasan yang minim penerangan memang berpotensi disalahgunakan. Karena itu, penerangan akan ditambah agar pengawasan lebih optimal," tambah Muhammadong.
Operasi penertiban ini dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Teguh NA, dengan melibatkan personel gabungan dari Stasiun Jatinegara, unsur Tiga Pilar, hingga Bhabinkamtibmas.
Tak berhenti pada penutupan akses, petugas juga akan menyiagakan patroli rutin mulai malam hari untuk memastikan area steril dari aktivitas masyarakat.
Muhammadong mengingatkan bahwa jalur kereta api adalah zona terbatas yang sangat berbahaya bagi keselamatan nyawa, bukan tempat untuk beraktivitas apalagi melakukan perbuatan melanggar norma.
"Masyarakat juga kami minta ikut menjaga lingkungan dan tidak memasuki area rel sembarangan karena sangat berbahaya," tegasnya.
Saat ini, kondisi di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai hingga Jalan Bekasi Timur dilaporkan sudah kondusif dan dalam pengawasan ketat petugas guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (ant/dpi)
Load more