News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Habis Pikir, KDM Pertanyakan Logika Guru BK Potong Rambut Siswi Berhijab Cuma Gara-gara Makeup yang Dinilai Terlalu Menor?

Jawaban guru Bimbingan Konseling (BK) SMKN 2 Garut itu justru membuat KDM semakin bingung. Murid yang rajin dan tidak bermasalah seharusnya tidak mendapat hukuman fisik 
Jumat, 8 Mei 2026 - 17:07 WIB
Tak Habis Pikir, Dedi Mulyadi Pertanyakan Logika Guru BK Potong Rambut Siswi Berhijab Cuma Gara-gara Makeup yang Dinilai Terlalu Menor
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sampai pertanyakan logika guru Bimbingan Konseling (BK) yang potong rambut siswi berhijab SMKN 2 Garut cuma gara-gara makeup.

Media sosial dibuat geger setelah video sejumlah siswi berhijab SMKN 2 Garut menangis usai rambut mereka dipotong paksa oleh guru Bimbingan Konseling (BK) viral di berbagai platform. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik tak hanya menyoroti aksi pendisiplinan yang dianggap berlebihan, tetapi juga alasan di balik hukuman tersebut yang dinilai mengejutkan: para siswi disebut memakai makeup atau kosmetik secara berlebihan di lingkungan sekolah.

Kasus itu langsung menarik perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Saat memanggil guru BK yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi, Dedi tampak beberapa kali mempertanyakan logika hukuman potong rambut terhadap siswi yang diketahui rajin sekolah, tidak pernah bolos, dan tidak memiliki masalah akademik. 

Reaksi Dedi Mulyadi pun menjadi sorotan karena dianggap mewakili keresahan banyak orang tua terkait pola pendisiplinan di dunia pendidikan.

Peristiwa yang disebut terjadi pada 30 April 2026 itu bermula saat pihak sekolah melakukan razia penampilan terhadap para murid perempuan. 

Dalam video yang beredar luas, beberapa siswi terlihat menangis histeris setelah rambut mereka dipotong oleh guru BK meski sebagian besar mengenakan hijab.

Dedi Mulyadi Heran: “Problemnya Apa Sih?”

Dalam pertemuan dengan guru BK SMKN 2 Garut, Dedi Mulyadi mulanya memastikan apakah para siswi tersebut memiliki riwayat pelanggaran serius di sekolah.

“Suka masuk sekolah?” tanya Dedi.

“Masuk,” jawab guru tersebut.

“Tidak pernah bolos?”

“Tidak.”

Tak Habis Pikir, Dedi Mulyadi Pertanyakan Logika Guru BK Potong Rambut Siswi Berhijab Cuma Gara-gara Makeup yang Dinilai Terlalu Menor
Tak Habis Pikir, Dedi Mulyadi Pertanyakan Logika Guru BK Potong Rambut Siswi Berhijab Cuma Gara-gara Makeup yang Dinilai Terlalu Menor
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Jawaban itu justru membuat Dedi semakin bingung. Sebab menurutnya, murid yang rajin dan tidak bermasalah seharusnya tidak mendapat hukuman fisik yang memalukan.

“Terus yang jadi problem apa? Dia kan berperilaku baik, secara akademis tidak bermasalah, rajin, terus masalahnya apa?” ujar Dedi Mulyadi.

Guru BK tersebut kemudian menjelaskan bahwa sekolah merasa resah terhadap penampilan para siswi yang dinilai terlalu menor karena penggunaan kosmetik berlebihan.

“Penampilan meresahkan,” kata guru itu.

Dedi kembali memperdalam pertanyaan, terutama karena para siswi diketahui berhijab.

“Mereka berkerudung nggak?” tanya Dedi lagi.

“Berkerudung, hanya saja kosmetiknya berlebihan,” jawab sang guru.

Mendengar alasan tersebut, Dedi Mulyadi tampak terkejut. Ia menilai penggunaan makeup tidak semestinya dibalas dengan tindakan memotong rambut secara paksa.

“Oke kosmetiknya berlebihan, mungkin orang tuanya kaya. Gini-gini, argumentasinya apa sih? Problem-nya apa sih? Penampilan terlalu menor, kan tinggal diingatkan,” tegas Dedi.

Guru BK Akui Khilaf dan Tekanan Emosi

Dalam klarifikasi tersebut, guru BK bernama Ai Nursaida akhirnya mengakui tindakannya merupakan kesalahan. Ia menyebut saat kejadian kondisi psikologisnya sedang tidak baik akibat tekanan dan banyaknya aduan terkait aturan penampilan siswa di sekolah.

Ai juga mengakui para siswi merasa sakit hati dan trauma akibat kejadian tersebut. Bahkan beberapa murid disebut merasa malu karena potongan rambut itu membuat mereka tampak seperti laki-laki.

Kasus ini kemudian memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan apakah aturan penampilan di sekolah masih relevan diterapkan dengan pendekatan hukuman fisik.

Di sisi lain, sebagian pihak menilai sekolah memang perlu menjaga kedisiplinan siswa. Namun, cara penerapan aturan dinilai tetap harus mengedepankan pendekatan edukatif dan komunikasi yang sehat.

Dedi Mulyadi Soroti Pentingnya Komunikasi dengan Orang Tua

Selain mengkritik hukuman potong rambut, Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan dan pendisiplinan anak.

KDM Geram Sampai ‘Semprot’ Guru BK SMKN 2 Garut Usai Siswi Menangis karena Rambut Dipotong Paksa: Anak Rajin Kok Dihukum Begitu?
KDM Geram Sampai ‘Semprot’ Guru BK SMKN 2 Garut Usai Siswi Menangis karena Rambut Dipotong Paksa: Anak Rajin Kok Dihukum Begitu?
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Menurutnya, siswa yang masih di bawah umur tetap berada dalam tanggung jawab wali murid sehingga sekolah seharusnya tidak mengambil tindakan sepihak tanpa komunikasi formal.

“Tapi ada teguran tertulis nggak yang ditujukan kepada orangtuanya? Kan anak masih di bawah perwalian, artinya ada wali,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa guru seharusnya lebih mengutamakan pembinaan dibanding hukuman yang berpotensi mempermalukan siswa.

“Dibiasakan guru memberikan teguran kepada orang tua, diberitahu bahwa anak itu berpenampilan terlalu menor,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus guru BK SMKN 2 Garut ini akhirnya menjadi refleksi besar bagi dunia pendidikan Indonesia. Di era media sosial seperti sekarang, cara guru mendisiplinkan murid tidak hanya dinilai oleh lingkungan sekolah, tetapi juga oleh publik luas. 

Karena itu, pendekatan yang lebih manusiawi dan komunikatif dinilai semakin penting agar pendidikan tetap berjalan tanpa meninggalkan luka psikologis bagi siswa. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaksa Ungkap Yaqut Siapkan Rp 17,8 Miliar untuk Pengaruhi Pansus Haji

Jaksa Ungkap Yaqut Siapkan Rp 17,8 Miliar untuk Pengaruhi Pansus Haji

Hal itu terungkap saat Jaksa membacakan dakwaan untuk Yaqut terkait korupsi kuota haji 2023-2024 yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Terungkap saat Rekonstruksi, Teman Pelaku Mutilasi Depok Sempat Ketakutan Karena Ada Bau Darah: Kok Ada Alat Pel?

Terungkap saat Rekonstruksi, Teman Pelaku Mutilasi Depok Sempat Ketakutan Karena Ada Bau Darah: Kok Ada Alat Pel?

Terungkap saat rekonstruksi dilakukan, ternyata teman pelaku mutilasi Depok sempat ketakutan karena mencium bau darah.
Bilal Hasan Bangga Harumkan Nama Indonesia usai Menang KO 45 Detik di DWCS: Alhamdulillah Kita Menang

Bilal Hasan Bangga Harumkan Nama Indonesia usai Menang KO 45 Detik di DWCS: Alhamdulillah Kita Menang

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan tak berhenti dengan bangga menyebut nama Indonesia, dan berterima kasih kepada para pendukungnya di tanah air usai meraih kemenangan di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026).
30 Jam Terjebak Teruntuhan, Wanita Korban Gempa Kolombia Selamat

30 Jam Terjebak Teruntuhan, Wanita Korban Gempa Kolombia Selamat

Tim penyelamat di Kota Cali, Kolombia berhasil mengevakuasi seorang wanita bernama Diana yang terjebak selama sekitar 30 jam di bawah reruntuhan akibat gempa bumi kuat yang melanda negara tersebut
Karhutla Belum Padam, Penutupan Wisata Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus

Karhutla Belum Padam, Penutupan Wisata Gunung Bromo Diperpanjang hingga 15 Agustus

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan perpanjangan penutupan melalui akun Instagram resminya @bbtnbtsbromotenggersemeru.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT