News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dengan Suara Bergetar, Ayah Korban Bongkar Awal Aksi Bejat Kiai Ashari Ketahuan: Disuruh Nemenin Tidur

Dengan suara bergetar, ayah korban akhirnya ungkap awal mula dugaan perlakuan menyimpang yang dilakukan Kiai Ashari terhadap putrinya di lingkungan pesantren.
Selasa, 12 Mei 2026 - 11:03 WIB
Ayah korban/santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati
Sumber :
  • YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo terus menjadi sorotan publik. Nama Kiai Ashari pun mencuat seiring mulai terbukanya kesaksian dari para korban.

Saat ini, aparat kepolisian telah menangkap Kiai Ashari yang diduga sebagai pelaku dalam kasus tersebut. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pelecehan seksual terhadap santriwati

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi mengungkapkan bahwa aksi dugaan pelecehan itu telah berlangsung cukup lama, yakni sejak 2020 hingga 2024, dan masih terus didalami.

Ilustrasi santriwati (kiri) dan foto penangkapan Kiai Ashari Pati (kanan).
Ilustrasi santriwati (kiri) dan foto penangkapan Kiai Ashari Pati (kanan).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / ChatGPT AI / X @neVerAl0nely___

"Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka AS diduga melakukan tindak pidana pencabulan dan kekerasan seksual tersebut dilakukan terhadap korban berinisial FA di lingkungan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Dukuh Bagangan, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, sejak Februari 2020 hingga Januari 2024," kata Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi, dikutip dari Antara, Minggu (10/5).

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76 huruf E juncto Pasal 83 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Selain itu, ia juga dikenakan Pasal 6 huruf C juncto Pasal 15 ayat (1) huruf E Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hingga 12 tahun penjara.

Tak hanya itu, tersangka juga dijerat Pasal 418 ayat (1) dan ayat (2) KUHP tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun.

Setelah ditangkap, Kiai Ashari mengakui perbuatannya kepada penyidik, meski sebelumnya sempat melarikan diri.

"Tersangka sudah mengakui dan juga mengaku khilaf serta bertobat," jelas Kasat Reskrim Polresta Pati Dika Hadian Widya Wiratama.

Kesaksian Ayah Korban

Sementara itu, ayah salah satu korban, Pak Di, mengungkap awal mula terbongkarnya dugaan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh Kiai Ashari terhadap putrinya, yang merupakan santriwati di Pondok yang dipimpin oleh Kiai Ashari. 

Peristiwa tersebut bermula saat putrinya tiba-tiba dikeluarkan dari pondok dengan alasan melakukan kesalahan. Namun, menurut Pak Di, anaknya tidak melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan.

"Kesalahan apa waktu itu dibilangnya?" tanya Denny Sumargo.

Pak Di kemudian menjelaskan bahwa saat itu di desanya tengah berlangsung kegiatan, dan ia meminta putrinya pulang untuk ikut serta selama satu hari. Setelah itu, anaknya kembali ke pondok.

"Di desa saya ada acara kegiatan desa, anak saya, saya suruh pulang untuk mengikuti acara kegiatan di desa, satu hari, terus dia kembali ke pondok, waktu kegiatan itu ada yang bilang, kalau anak saya itu melakukan ikut barisan upacara kegiatan desa itu disalahkan," tuturnya.

Akibat hal tersebut, pihak pesantren memutuskan untuk mengeluarkan anaknya.

"Akhirnya Pak Kiai, untuk anak saya nggak boleh di pondok lagi, itu (dikeluarkan)," ujarnya sambil suara bergetar. 

Sesampainya di rumah, Pak Di kemudian menanyakan alasan sebenarnya kepada putrinya. Dari situlah terungkap dugaan kejadian yang selama ini dialami korban.

Putrinya, Tari, mengaku bahwa dirinya beberapa kali dipanggil oleh Kiai Ashari ke pesantren.

"Terus bilangnya kan, 'disuruh nemenin tidur aja kok gak mau,' Pak Kiai bilangnya gitu," ungkap Tari (nama samaran).

Mendengar hal tersebut, kedua orang tua korban pun meminta penjelasan lebih lanjut.

"Terus saya jelasin semua kejadian yang saya alami," ungkap Tari.

Tari juga menyampaikan bahwa dirinya mulai masuk pesantren sekitar tahun 2016–2017 saat berusia 14 tahun, setelah lulus sekolah dasar.

"Sekarang umur 20," tuturnya. (ind)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo: 4 Kali Kalah Pilplres, Tapi Saya Tak Ganggu Pemimpin yang Dapat Mandat

Prabowo: 4 Kali Kalah Pilplres, Tapi Saya Tak Ganggu Pemimpin yang Dapat Mandat

Prabowo mengungkap, perjalanan politiknya yang 4 kali gagal memenangkan pemilihan presiden. Dia menegaskan tidak pernah mengganggu pemerintahan yang memperoleh mandat dari rakyat.
Jakarta Fair 2026 Dorong Industri Lokal Tampil Lebih Kreatif dan Dekat dengan Generasi Muda

Jakarta Fair 2026 Dorong Industri Lokal Tampil Lebih Kreatif dan Dekat dengan Generasi Muda

Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 kembali digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kerap Dibanding-bandingkan dengan Ayrton Senna, Kimi Antonelli Akhirnya Angkat Bicara dengan Bilang Begini

Kerap Dibanding-bandingkan dengan Ayrton Senna, Kimi Antonelli Akhirnya Angkat Bicara dengan Bilang Begini

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, akhirnya buka suara soal perbandingan dirinya dengan legenda Formula 1, Ayrton Senna.
Usai Guncang Coachella, The Rose Akan Tampil di Prambanan Jazz 2026, Simak Prediksi Lagu yang Akan Dibawakan Berikut

Usai Guncang Coachella, The Rose Akan Tampil di Prambanan Jazz 2026, Simak Prediksi Lagu yang Akan Dibawakan Berikut

Nama grup band asal Korea Selatan, The Rose masuk dalam jajaran line up Prambanan Jazz Festival 2026.
Prabowo Bongkar Strategi Pemerintahan, Profesor dan Ilmuwan Kini Duduki Posisi Penentu Negara

Prabowo Bongkar Strategi Pemerintahan, Profesor dan Ilmuwan Kini Duduki Posisi Penentu Negara

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintahannya memberi ruang strategis bagi kalangan akademisi dalam pengambilan kebijakan nasional. 
Band Rock Korea Selatan Xdinary Heroes Akan Tampil di Prambanan Jazz 2026, Ini Prediksi Setlistnya

Band Rock Korea Selatan Xdinary Heroes Akan Tampil di Prambanan Jazz 2026, Ini Prediksi Setlistnya

Grup band asal Korea Selatan, Xdinary Heroes akan tampil di Prambanan Jazz Festival 2026 pada hari pertama.

Trending

Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Tega, Alumni Universitas Islam Madinah Bikin Puluhan Wali Murid Menangis Kehilangan Uang Ratusan Juta per Orang: Dugaan Penipuan MAAC, Kursus Bahasa Arab dan Umrah

Sudah di jalan menuju hotel, korban MAAC syok dapati agenda manasik ternyata fiktif: Dugaan penipuan kursus Bahasa Arab Madinah dan umrah. Puluhan korban kini -
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Paraguay dan Australia harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Turnamen Kapolda Jateng Cup 2026 Digelar, Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports

Turnamen Kapolda Jateng Cup 2026 Digelar, Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports

Ribuan peserta dan pengunjung memadati De Tjolomadoe Convention Hall dalam gelaran Kapolda Jateng Cup 2026, turnamen eSports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang menjadi ajang seleksi menuju Kapolri Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT