GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lihat Masyarakat Pedalaman Trauma Ada Pejabat yang Janji Manis Buat Perumahan, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos melihat ekspresi sedikit trauma diperlihatkan masyarakat adat dari Suku Tobelo Dalam usai menawarkan pembangunan perumahan.
Rabu, 13 Mei 2026 - 05:36 WIB
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GubSherly

Tidore, tvOnenews.com - Momen Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos saat mengunjungi masyarakat adat Suku Togutil atau Suku Tobelo kembali viral.

Pada Rabu (6/5/2026), Sherly Tjoanda sempat menyapa Suku Togutil, komunitas adat terpencil yang mendiami hutan di pedalaman Taman Nasional Aketajawe Lolobata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sherly Tjoanda mengunggah momen kunjungan ini melalui akun YouTube pribadinya, Selasa (12/5/2026). Selain penyerahan bantuan sosial, Gubernur Malut itu dan rombongan Kementerian Sosial (Kemensos) juga meninjau rumah-rumah dihuni warga.

Sherly pun berdialog dengan warga. Di momen ini, ia menyampaikan beberapa program serius untuk warga Suku Togutil, salah satunya menawarkan pembangunan perumahan seluas 5 hektare untuk rumah layak huni (RLH).

"Kita mau bikin mau kasih lahan 5 hektare buat mereka, mau bikin perumahan nanti modelnya mereka setuju dulu supaya mereka bisa tinggal menetap," ujar Sherly Tjoanda dikutip, Rabu (13/5/2026).

Selain itu, Sherly menegaskan bahwa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut bersama Kemensos akan rutin memberikan makanan bulanan. Mereka juga diajarkan cara memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Nanti untuk diajari berkebun, beternak, pelihara ayam, mau nggak?," lanjutnya.

Reaksi usai Ditawari Rumah Layak Huni oleh Sherly Tjoanda

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menyapa masyarakat adat dari Suku Tobelo Dalam
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menyapa masyarakat adat dari Suku Tobelo Dalam
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GubSherly

Dalam momen ini, Sherly bertemu seorang warga Suku Tobelo, Doko yang langsung menunjukkan ekspresi datar. Hal ini berkaitan lantaran warga masyarakat adat tersebut masih menyimpan trauma.

Penyebabnya lantaran sebelumnya mereka pernah dijanjikan serupa. Ada pejabat lain tidak merealisasikan pembangunan perumahan yang layak untuk masyarakat Suku Tobelo Dalam.

Sherly Tjoanda berjanji untuk segera merealisasikan pembangunan perumahan tersebut. Pemprov Malut dan Kemensos akan membuat kualitas RLH yang lebih bagus.

Doko hanya meminta satu hal. Ia menginginkan janji tersebut tidak sekadar omongan, tetapi direalisasikan dengan baik demi ketentraman sekitar 20 Kartu Keluarga (KK) Suku Togutil.

"Yang penting hidup tentram," ucap Doko sambil menggunakan bahasa Tobelo.

Kemudian, Sherly berdialog dengan warga lainnya. Melalui pendeta yang bisa berbahasa Tobelo, menuturkan pendekatan menawarkan secara hati-hati.

Ia tetap mengutamakan penuh penghormatan terhadap masyarakat adat. Pembangunan yang ditawarkan menggunakan pemahaman sosial dengan tujuan tetap menjaga nilai budaya hingga pola kehidupan Suku Tobelo Dalam.

Gubernur Malut itu berjanji perumahan seluas 5 hektare tersebut akan bersifat selamanya. Pasalnya, ia ingin meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat adat di pedalaman tanpa menghilangkan identitas budayanya.

"Jadi, Gubernur mengunjungi ke sini lihat lokasi supaya yang 5 hektare bisa untuk peternakan sapi. Jadi, itu harus selamanya," terang Sherly.

Tawaran tersebut langsung membuat warga bahagia. Doko yang berpenampilan sederhana juga senang mendengar hal tersebut.

Di momen ini, Sherly juga berdialog dengan Kepala Suku Tobelo Dalam setempat yang sudah lanjut usia (lansia). Kepala suku itu mengaku telah mengalami gangguan penglihatan.

Sherly langsung memperintahkan agar pemerintah daerah menurunkan tim kesehatan untuk segera melakukan operasi mata. Kabar tersebut membuat Kepala Suku itu bahagia.

Dari pembicaraan ini, Sherly juga menyoroti kondisi kesehatan. Beberapa warga khususnya anak-anak Suku Tobelo Dalam terlihat kekurangan gizi.

Langkah awal setidaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Nantinya, pemerintah bisa memberikan susu, vitamin, dan sebagainya guna menjaga kesehatan bagi anak-anak.

"Saya lihat anak-anaknya banyak yang kurang gizi. Beberapa anak perutnya sudah buncit," katanya.

Sherly kemudian mengungkapkan keinginan besarnya berkaitan dengan administrasi kependudukan. Dari hasil kunjungan itu, banyak warga belum mempunyai nama hingga tidak mengetahui usianya.

Istri mendiang Benny Laos itu menegaskan, Pemprov Malut akan melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini guna membantu agar masyarakat adat mendapat akses bantuan sosial dan pembangunan lainnya dengan mudah.

"Hari ini sudah siap kan? Hari ini aja kalau bisa sekarang. Habis ini turun ke bawah ambil sembako langsung perekaman biar rumahnya juga bisa dibangun," tukasnya.

Ia pun berpamitan. Wanita 43 tahun ini senang kedatangannya diterima oleh masyarakat Suku Togutil, terutama terkait penawaran pembangunan dan menciptakan kesejahteraan hidup yang layak.

"Ini pertama kali aku ke Suku Togutil. Aku sering mendengar soal berencana tapi nggak kejadian. Senang banget mereka menerima penawaran kita untuk hidup menetap. Suatu hari nanti jika ada akademisi yang mau mempelajari, meneliti lebih dalam tentang budaya, kebiasaan bisa mudah datang ke sini," pungkasnya.

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Warga Jepang Berbondong-bondong Puji Timnas Indonesia U-17 meski Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Puji Timnas Indonesia U-17 meski Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026

Banyak warga Jepang yang melontarkan pujian kepada Timnas Indonesia U-17 meski gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Skuad Garuda Asia tersingkir karena kalah 1-3 dari Jepang di laga terakhir fase grup.
Jadwal AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Zhaiyk VC Jadi Pembuka

Jadwal AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Zhaiyk VC Jadi Pembuka

Jadwal AVC Champions League 2026 hari ini, di mana tim tuan rumah Jakarta Bhayangkara Presisi akan berhadapan dengan klub asal Kazakhstan yakni Zhaiyk VC di laga pembuka.
Harga Emas Hari Ini Naik Gila-gilaan Saat Rupiah Tersungkur ke Rp17.600 per Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Naik Gila-gilaan Saat Rupiah Tersungkur ke Rp17.600 per Dolar AS

Berikut rincian harga emas hari ini di Pegadaian
Salah Satu Juri LCC MPR Kalbar Indri Wahyuni Tantang Netizen Bongkar LHKPN Miliknya: Hayoo yang Iri Makin Panas

Salah Satu Juri LCC MPR Kalbar Indri Wahyuni Tantang Netizen Bongkar LHKPN Miliknya: Hayoo yang Iri Makin Panas

Jagat media sosial belakangan ini dihebohkan dengan viralnya potongan video penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat tau LCC MPR di Kalimantan Barat.
298 Calon Jemaah Haji asal Lumajang Batal Berangkat Tahun Ini, Paling Banyak Terkendala Biaya

298 Calon Jemaah Haji asal Lumajang Batal Berangkat Tahun Ini, Paling Banyak Terkendala Biaya

Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang batal menunaikan ibadah haji tahun 2026 cukup banyak.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT