News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Rabu, 13 Mei 2026 - 06:37 WIB
Status WhatsApp diduga milik juri LCC MPR Kalbar Indri Wahyuni bocor
Sumber :
  • Instagram @jakartapening

tvOnenews.com - Beredar di media sosial beberapa potongan foto yang menunjukkan status WhatsApp yang diduga milik salah seorang juri LCC MPR Kalbar, Indri Wahyuni.

Dalam foto tersebut, Indri Wahyuni menunjukkan jika dirinya bersikeras kalau sejumlah keputusan yang diambil selaku juri LCC MPR Kalbar adalah tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Status WhatsApp yang diduga milik Indri Wahyuni bahkan berisi pesan yang menantang warganet untuk membongkar LHKPN-nya.

Selain Josepha Alexandra, juri LCC MPR Kalbar Indri Wahyuni juga menjadi sorotan. Pasalnya, pernyataan saat menanggapi protes peserta dianggap memunculkan polemik.

Ketika itu, Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan dari soal “DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?“ 

Tapi yang terjadi adalah dewan juri menganggap jawaban dari Regu C itu salah sehingga dikurangi 5 poin. Kesempatan kini ada di tim lain.

Regu B dari SMAN 1 Sambas lalu mengambil alih dan ternyata isi jawaban dari mereka sama persis dengan Regu C dari SMAN 1 Pontianak. Anehnya, hal ini disahkan juri.

Keputusan tersebut langsung diprotes oleh Regu C karena merasa telah memberikan jawaban yang sama sebelum diucapkan peserta dari Regu B. 

“Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B,” intrupsi peserta Regu C, Josepha Alexandra. 

Kontroversi Indri Wahyuni saat Jadi Juri LCC MPR Kalbar 

Indri Wahyuni, juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)
Indri Wahyuni, juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Bukannya merespons dengan baik, Indri Wahyuni selaku juri LCC MPR Kalbar malah menyalahkan artikulasi jawaban dari Regu C sehingga kurang terdengar jelas bagi mereka.

“Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya. artikulasi itu penting ya. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas ya,” ujar Indri.

Yang bikin warganet geram adalah ketika Indri Wahyuni menilai jika dewan juri LCC MPR Kalbar mempunyai kewenangan dalam memberikan nilai, termasuk pengurangan poin.

“Kalau menurut kalian sudah (benar), tapi dewan juri menilai kalian tidak, karena mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya dewan juri berhak memberikan nilai minus 5,” paparnya.

Status WhatsApp Diduga Indri Wahyuni Jadi Sorotan

Setelah LCC MPR Kalbar tersebut viral dan cuplikan videonya tersebar di mana-mana, sosok Indri Wahyuni yang diketahui menjabat Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI dicari warganet.

Pejabat administrator setara eselon III tersebut dianggap kurang mendengarkan dengan seksama ketika para peserta LCC MPR Kalbar memberikan jawaban.

Alhasil, Indri Wahyuni mendapat hujatan dari warganet. Terbaru, akun media sosial dari pejabat MPR RI tersebut kabarnya terpaksa harus di-private. 

Kendati demikian, bocor di media sosial Instagram beberapa capture status WhatsApp yang diduga milik Indri Wahyuni dengan nama kontrak 'Bu Indri MPR '.

Lewat unggahan Instagram @jakartapening, Selasa (12/5), ada empat potongan foto status WhatsApp yang diduga milik Indri Wahyuni tersebar luas.

Isi status WhatsApp diduga Indri Wahyuni yang pertama merupakan teks berbahasa Inggris. Dalam pesan itu, ia berpendapat jika SMAN 1 Sambas layak menang.

“They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do…,“ kata status WhatsApp pertama.

“Mereka pantas menang dan mendapatkan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut. Berfokus hanya pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan untuk yang lain adalah bagian dari bentuk ketidaktahuan terbesar yang bisa dilakukan seseorang,“ terjemahan pesan di atas.

Beralih ke status WhatsApp kedua, isi hati yang diduga milik Indri Wahyuni tersebut masih bersikeras dengan keputusan bahwa SMAN 1 Sambas adalah pemenangnya.

“Jawaban sapujagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seolah2 jawaban tersebut benar. Sekolah yg menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tsb yg menang. Semoga ada jalan utk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara,“ isi status WhatsApp kedua.

Yang ketiga, pesan yang diduga milik Indri Wahyuni tersebut malah berasumsi kalau sekolah yang dianggap tak layak menang gara-gara tidak terkenal.

Dia pun mendoakan agar SMAN 1 Sambas yang jadi pemenang dan berhak mewakili Provinsi Kalimantan Barat di final yang digelar di Jakarta bisa menunjukkan hal terbaik.

“Cuma karena sekolah tersebut tidak terkenal lalu tdk pantas dibanggakan? Itu sekolah jauh, terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999. Bukankah semangatnya adalah siapapun yg maju mewakili provinsi harus dibanggakan? They deserve the win, that’s all… May Allah bless their way to go to Grand Final,“ tulis pesan ketiga.

Pesan keempat atau yang terakhir diduga status WhatsApp milik Indri Wahyuni justru berbunyi tantangan terhadap publik untuk membuka LHKPN-nya.

“Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gua yg tersebar makin bikin shock banyak orang ?. Hayooo yg iri makin panas, ngeledekin gua ga akan bikin gua jatuh. At the end, u will always have me kata misua ?? 

Hingga artikel ini ditayangkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai status WhatsApp tersebut dari pihak terkait. Adapun informasi di atas diambil dari media sosial.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Cak Imin: PKB Anak NU Wajib Pikirkan NU, Bukan Campur Tangan

Ketua Umum Partai Kebangsaan Indonesia (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin jelaskan, bahwa PKB mempunyai tanggungjawab terhadap masa
BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung), Reda Manthovani mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) jadi garda terdepan pengawasan tata kelola pemerintahan desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kroasia Vs Ghana

Kroasia kontra Ghana pada matchday 3 Grup L Piala Dunia 2026 digelar Minggu pagi (28/6/2026) pukul 04.00 WiB diprediksi akan berjalana ketat.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 29 Juni 2026: Libra Panen Uang Kaget

Memasuki 29 Juni 2026, energi positif diperkirakan mengiringi perjalanan finansial beberapa zodiak. Berikut enam zodiak yang paling bercuan deras di hari itu.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Panama Vs Inggris

Inggris sudah memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, The Three Lions masih memburu kemenangan untuk menjaga peluang finis sebagai juara grup.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT