News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Jadi Sorotan Publik Akibat Polemik, Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Kini Diwajibkan Pakai Alat Ini

Gelaran Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI sempat menuain polemik di publik usai kontroversi dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Senin, 15 Juni 2026 - 06:07 WIB
LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar yang diikuti SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas
Sumber :
  • Youtube MPRGOID

Jakarta, tvOnenews.com - Gelaran Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI sempat menuain polemik di publik usai kontroversi dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Dewan juri yang kala itu Indri Wahyuni dan Dyastasita Widya Budi memilih menganulir jawaban dari siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, dewan juri memilih membenarkan jawaban dari kubu SMAN 1 Sambas yang memiliki jawaban serupa dengan SMAN 1 Pontianak.

Lantas, keputusan dari dewan juri itupun menuai protes dan polemik di publik terkait independensi pelaksanaan LCC empat Pilar MPR RI tersebut.

Berjalannya waktu, MPR RI pun melakukan berbagai perbaikan sistem pelaksanaan lomba cerdas cermat tersebut usai sempat menjadi sorotan publik.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah mengungkapkan sejumlah perbaikan dan pembaruan dalam penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR RI 2026.

Inovasi tersebut mencakup penyempurnaan sistem penilaian, penguatan mekanisme pengawasan hingga penambahan kategori penghargaan guna meningkatkan kualitas kompetisi.

"Dalam kejuaraan LCC sekarang ada sistem monitoring. Apabila ada permasalahan atau ketidaksepahaman dalam penilaian, kita bisa melihat rekam ulangnya. Kemudian, kami juga melibatkan lebih banyak juri daerah," kata Titi kepada awak media, Jakarta, Minggu (15/6/2026).

Titi mengungkap salah satu perubahan yang diterapkan ialah penggunaan sistem monitoring yang memungkinkan dewan juri dan panitia melakukan peninjauan ulang apabila terjadi perbedaan pandangan dalam proses penilaian.

Hal itu disampaikan Titi usai menyerahkan piala dan medali kepada SMAN 2 Katingan Kuala sebagai Juara I LCC Empat Pilar MPR RI tingkat SMA se-Provinsi Kalimantan Tengah di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Sabtu (13/6).

Menurutnya, evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap berbagai aspek teknis perlombaan agar pelaksanaan LCC berlangsung lebih transparan, objektif, dan akuntabel.

Selain itu, MPR RI mewajibkan seluruh dewan juri menggunakan headphone monitor selama perlombaan berlangsung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap jawaban peserta dapat terdengar dengan jelas sehingga meminimalkan potensi kesalahan penilaian.

"Banyak teknis lomba yang kami evaluasi. Sekarang juri juga harus menggunakan headphone. Itu menjadi kewajiban agar lebih jelas mendengarkan jawaban-jawaban peserta," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Duel Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Pemain Liverpool Ini Sebut Argentina Tak Rasakan Tekanan

Jelang Duel Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Pemain Liverpool Ini Sebut Argentina Tak Rasakan Tekanan

Gelandang andalan Liverpool, Alexis Mac Allister, mengatakan jika Argentina sudah siap menghadapi Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2026.
Ada yang Aneh di Mulutnya, Pengunjung Lapas Porong Sidoarjo Ini Tak Berkutik Saat Disuruh Buka Mulut oleh Petugas

Ada yang Aneh di Mulutnya, Pengunjung Lapas Porong Sidoarjo Ini Tak Berkutik Saat Disuruh Buka Mulut oleh Petugas

Petugas Lapas Kelas I Surabaya yang berlokasi di Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkotika jenis ekstasi. 
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Pendekar 08 Gelar Khitanan Massal di Tangsel

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Pendekar 08 Gelar Khitanan Massal di Tangsel

Semangat gotong royong kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Bakti Sosial Khitanan Massal yang diinisiasi Pendekar 08 bersama Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tenaga kesehatan, dan berbagai mitra.
Temui Jaksa Agung-Panglima TNI, Kapolri Dinilai Jaga Kepentingan Negara

Temui Jaksa Agung-Panglima TNI, Kapolri Dinilai Jaga Kepentingan Negara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan dengan Panglima TNi dan Jaksa Agung di tengah pengusutan dugaan kasus korupsi dan TPPU yang menyerat eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Viral Pasien Diduga Dilecehkan Oknum Nakes di ICU RSUD Martapura, Sempat Rekam hingga Pintu Ruangan Terkunci

Viral Pasien Diduga Dilecehkan Oknum Nakes di ICU RSUD Martapura, Sempat Rekam hingga Pintu Ruangan Terkunci

Sebuah video pasien perempuan, KU (26) diduga mengalami pelecehan seksual oknum tenaga kesehatan (nakes) di ruang ICU RSUD Martapura, OKU Timur, Sumsel viral.
Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Pihak kepolisian tengah mendalami alasan di balik aksi nekat seorang pelajar berinisial R (17) yang meledakkan bom rakitan di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (14/7).

Trending

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026: Spanyol Hadapi Prancis untuk Perebutkan Satu Tiket ke Partai Puncak

Link Live Streaming Semifinal Piala Dunia 2026, Rabu 15 Juli, akan menyajikan duel dua tim kandidat juara, Spanyol Vs Prancis di AT&T Stadium, Amerika Serikat.
31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

Sebanyak 31 saksi diperiksa dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Babak Baru Ruben Onsu Vs Sarwendah, Sidang Hak Asuh Anak Digelar Hari Ini

Babak Baru Ruben Onsu Vs Sarwendah, Sidang Hak Asuh Anak Digelar Hari Ini

Sidang perdana gugatan hak asuh yang diajukan Ruben Onsu dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari ini, Rabu (15/7/2026).
Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Inilah Susunan Pemain Prancis Melawan Spanyol

Didier Deschamps kembali mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan menurunkan kekuatan terbaik melawan Spanyol.
Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Disorot Lagi karena Kasus DJKA, Ini Deretan Kontroversi Gus Miftah yang Pernah Gegerkan Publik

Gus Miftah disinggung dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur ganda kereta api (double track) Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Melongok Sumber Kekayaan Gus Miftah, Namanya Kini Terseret dalam Sidang Kasus Korupsi DJKA

Nama pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kembali menjadi perhatian, usai namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi DJKA.
Alasan Gus Yahya Mau Maju Lagi Jadi Ketum PBNU, Anggap Dinamika Internal Biasa Saja: Banyak Orang yang Kepengin

Alasan Gus Yahya Mau Maju Lagi Jadi Ketum PBNU, Anggap Dinamika Internal Biasa Saja: Banyak Orang yang Kepengin

Gus Yahya blak-blakan mengaku ingin maju lagi jadi Ketum PBNU meski terdapat berbagai dinamika internal. Ia merasa perlu menyelesaikan agenda yang telah dibangun.
Selengkapnya

Viral