GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Jabar Siap-siap Bayar Segini jika Dedi Mulyadi Resmi Terapkan Jalan Berbayar dan Hapus Pajak Kendaraan Bermotor

Salah satu konten kreator membuat simulasi tarif jalan berbayar yang bisa diterapkan Dedi Mulyadi jika pajak kendaraan bermotor (PKB) dihapus, berapa tarifnya?
Kamis, 14 Mei 2026 - 06:31 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Belum lama setelah Gubernur Dedi Mulyadi membuat gebrakan penghapusan syarat KTP saat perpanjang pajak STNK, kini KDM menghadirkan gagasan baru yang menghebohkan publik.

Gubernur Dedi Mulyadi kali ini memiliki rencana untuk menghapus pajak kendaraan bermotor atau PKB yang kemudian akan diganti dengan skema jalan berbayar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencana penghapusan pajak kendaraan bermotor tersebut muncul di tengah wacana penerapan PKB untuk kendaraan listrik atau EV.

Saat ini Dedi Mulyadi memang masih melanjutkan kebijakan mobil listrik dan motor listrik bebas pajak PKB di Jawa Barat.

Namun kebijakan tersebut menimbulkan pertanyaan, apa kontribusi EV terhadap pembangunan jalan di Jawa Barat jika ternyata tidak bayar PKB sementara pajak kendaraan itu sendiri merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk memperbaiki jalan.

Maka dari itu, Dedi Mulyadi memunculkan gagasan jalan provinsi berbayar karena lebih adil, yang bayar hanya yang menggunakan jalan tersebut.

Pertanyaannya, kira-kira berapa yang harus dibayarkan jika kebijakan jalan berbayar ini diterapkan oleh Dedi Mulyadi?

Salah satu konten kreator mencoba membuat simulasi tarif yang bisa diterapkan Pemprov Jabar untuk jalan berbayar.

Perlu diingat bahwa hitungan tersebut masih bersifat simulasi dan bukan keputusan resmi Pemprov Jabar.

Unggahan konten kreator tersebut direspon positif oleh Dedi Mulyadi.

"Hatur nuhun Kang @aliftowew , atas kajian singkat yang mencerahkan. Ikhtiar kita, untuk Jawa Barat Istimewa," tulis Dedi Mulyadi dalam akun Instagram pribadinya, seperti dilansir tvOnenews.com.

Konten kreator dengan nama asli Alif Hijriah tersebut merupakan lulusan Matematika ITB yang kini aktif memproduksi konten-konten edukasi dan analisis data.

"Katanya Pak KDM bakal kaji jalan provinsi ini berbayar di Jabar untuk mengganti pajak kendaraan listrik," ujar Alif.

Alif menyoroti peningkatan kendaraan listrik yang terus meningkat per tahunnya.

Bahkan tingkat pertumbuhan EV sudah mencapai lebih dari 150 persen per tahunnya.

Karena Dedi Mulyadi menggratiskan PKB untuk EV, maka menurut Alif, Pemprov Jabar kehilangan pendapatan pajak sekitar 70 miliar lebih dalam setahun.

"Harusnya PKB dari motor listrik ini bisa sekitar 6,5 M tiap tahunnya, dan PKB dari mobil di Jabar ini bisa sekitar 71 M," ungkap Alif.

"Ada los kehilangan bayar pajak sekitar 77,8 miliar," lanjutnya.

Angka potensi hilangnya pendapatan tersebut akan bertambah terus jika tren EV juga meningkat.

Tentunya Pemprov Jabar membutuhkan pemasukan agar bisa terus menjaga kualitas jalannya tetap baik sehingga diusulkanlah rencana jalan berbayar jika PKB dihapuskan.

"Sehingga Pak KDM ini buat aturan enggak usah bayar PKB semuanya tapi dialihkan jadi bayar jalan aja dan dimulai ketika kualitas jalan di Jabar ini sudah setara dengan tol, sehingga di sini lebih adil karena yang bayar yang pakai jalan aja," kata Alif.

Kemudian Alif memulai simulasi hitung-hitungan berapa perkiraan tarif yang harus dibayar jika ingin melewati jalan berbayar di Jabar.

"Terus yang kedua, jika PKB dihapus, berapa sih tarif jalan berbayarnya?" ujar Alif.

"Nah penentuan tarif ini penting sekali karena yang pertama masyarakat jadinya tidak terbebani, dan yang kedua pendapatan pemerintah jadinya tidak turun," lanjutnya.

Dasar hitungan Alif adalah target pendapatan Jawa Barat dari sektor pajak kendaraan.

"Kalau kita pengen sama aja kayak PKB yang kemarin, 6,2 triliun, berarti dalam sehari itu harus sekitar 17 miliar," kata Alif.

Setelah mendapat angka target pendapatan Pemprov Jabar, maka yang perlu dilihat berikutnya adalah distribusi kendaraan yang ada di Jawa Barat yang ternyata didominasi sepeda motor roda dua.

"Nah kita bisa bikin skemanya kalau motor ini yang paling banyak, ini yang paling murah aja pajaknya, yang paling gede yang paling berat ini yang paling mahal, bus bisa kita gratiskan karena kan sedikit dan dia juga membawa penumpang," terang Alif.

"Menghitung tarif bukan dari banyaknya kendaraan, karena yang dihitung itu adalah banyaknya yang melintas, dan ini kita butuh data LHR, sayangnya data ini enggak publik," lanjutnya.

Alif juga telah membuat sebuah kalkulator sederhana yang bisa digunakan untuk menyusun simulasi tarif jalan berbayar Provinsi Jawa Barat.

"Tapi di sini aku udah bikin kalkulatornya supaya bisa kebayang, nanti tinggal digeser-geser aja nih angkanya," kata Alif.

Menurut simulasi yang dibuat Alif, jika menggunakan skema tarif berimbang, maka tarif untuk sepeda motor adalah sekitar Rp300 setiap kali melintas.

Sementara mobil harus membayar Rp5.500, dan truk sebesar Rp11.000.

Bisa juga dengan skema beban lebih besar di truk ataupun mobil karena kedua jenis kendaraan tersebut memiliki dampak besar pada kondisi jalan raya.

Namun ada juga opsi semua jenis kendaraan disamaratakan yaitu membayar Rp2.000 setiap kali melintas.

Nominal angka yang muncul dalam simulasi tersebut setidaknya masih cukup terjangkau bagi masyarakat sekaligus mencukupi kebutuhan pendapatan Pemprov Jawa Barat.

Tentunya angka tersebut masih bersifat spekulatif dan bukan keluaran resmi dari Pemprov Jabar.

Akan tetapi, hitungan sederhana yang telah dibuat Alif bisa menjadi acuan bagi masyarakat maupun Dedi Mulyadi bersama jajaran Pemprov Jawa Barat untuk menentukan tarif jalan berbayar.


(far)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadin China Layangkan Surat Protes Terkait Regulasi Baru, Bahlil Akui Sudah Komunikasi dengan Dubes

Kadin China Layangkan Surat Protes Terkait Regulasi Baru, Bahlil Akui Sudah Komunikasi dengan Dubes

Bahlil mengungkapkan dirinya telah bergerak cepat melakukan komunikasi langsung dengan pengusaha China maupun Kedutaan Besar China di Indonesia guna meredam kekhawatiran yang mulai berkembang di kalangan investor.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Fabrizio Romano Bersabda, Michael Carrick Segera Resmi Dapat Kontrak Baru dari Manchester United?

Fabrizio Romano Bersabda, Michael Carrick Segera Resmi Dapat Kontrak Baru dari Manchester United?

Jurnalis kenamaan Fabrizio Romano melaporkan bahwa Manchester United selangkah lagi akan mempermanenkan Michael Carrick sebagai manajer utama mereka.
‎Persib Bandung dan Borneo FC Saling Sikut, I.League Antisipasi Penyerahan Trofi Super League di Dua Kota

‎Persib Bandung dan Borneo FC Saling Sikut, I.League Antisipasi Penyerahan Trofi Super League di Dua Kota

Persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 dipastikan berlangsung panas hingga pekan terakhir kompetisi. Situasi itu membuat operator liga, I.League, mulai menyiapkan langkah antisipasi terkait seremoni penyerahan trofi juara musim ini.
Kawal Implementasi Program Prioritas Nasional, BSKDN Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah

Kawal Implementasi Program Prioritas Nasional, BSKDN Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah

Selain sinkronisasi, BSKDN Kemendagri juga menegaskan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang bisa dikembangkan guna mendukung program nasional.
Curhatan Kades Hoho kepada Dedi Mulyadi, Sebut Tekanan Datang setelah Seleksi Perangkat Desa Ditolak

Curhatan Kades Hoho kepada Dedi Mulyadi, Sebut Tekanan Datang setelah Seleksi Perangkat Desa Ditolak

Kades Hoho tetap ingin melantik perangkat desa meski tak direkomendasikan Bupati Banjarnegara. Sebelumnya ia terlihat sempat curhat ke Dedi Mulyadi soal tekanan

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT