GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Jadi Bahan Olokan Teman Sekolah, Dedi Mulyadi Kini Jadi Orang Nomor Satu di Jawa Barat: Kisah Dedi 'Maling Hayam'

Dedi Mulyadi pernah menangis kepada sang ayah hanya karena tak tahan diejek teman-temannya di sekolah. Nama lengkap yang sempat diberikan sang ayah sebenarnya adalah
Jumat, 15 Mei 2026 - 17:40 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

tvOnenews.com - Melalui akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi membagikan cerita masa kecil soal asal-usul namanya yang ternyata menyimpan pengalaman pahit sekaligus lucu. Video tersebut langsung viral dan menuai ribuan komentar dari warganet.

Di tengah citranya sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat, cerita masa kecil Dedi Mulyadi justru membuat publik semakin merasa dekat dengannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak netizen mengaku terhibur sekaligus tersentuh setelah mendengar bagaimana ia pernah menangis kepada sang ayah hanya karena tak tahan diejek teman-temannya di sekolah. 

Kisah itu kini menjadi perbincangan hangat karena memperlihatkan sisi lain seorang gubernur yang dikenal tegas dan sederhana.

Asal Usul Nama Dedi Mulyadi yang Jarang Diketahui Publik

Melansir dari Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa nama lengkap yang sempat diberikan sang ayah sebenarnya adalah “Dedi Mulyadi Hartono”. 

Namun, nama itu akhirnya tidak dipakai karena pengalaman masa kecil yang membekas di ingatannya.

“Dedi Mulyadi Hartono ❌️, Dedi Maling Hayam ✅️,” tulis Dedi Mulyadi dalam caption video yang diunggahnya.

Dalam video tersebut, KDM itu bercerita bahwa saat sekolah ia menggunakan name tag bertuliskan “Dedi MH”. Inisial itu justru menjadi bahan ejekan teman-temannya.

“Begitu masuk sekolah pake nametag Dedi MH, disini (menunjuk bagian dada kiri), wah diejek aing ku babaturan. Wah Dedi MH maling hayam ceunah,” ujar Dedi Mulyadi sambil tertawa mengenang masa kecilnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Dedi kemudian menjelaskan asal-usul nama “Mulyadi” yang diberikan sang ayah. Menurutnya, nama itu memiliki makna khusus karena proses kelahirannya tidak mudah.

“Cuman bapak saya itu Dedi Mulyadi. Mulyadi itu karena lahirnya susah. Jadi gak mau keluar, padahal anak sembilan,” katanya.

Namun sang ayah ternyata sempat ingin menambahkan nama “Hartono” di belakang namanya. Alasannya cukup unik dan menggambarkan situasi sosial pada masa itu.

“Kata bapak saya, kunaon pak kudu pake Hartono sagala? Hayang jadi pejabat, kudu pake Hartono. Karena mungkin jaman itu yang populer memang jadi pejabat yah,” lanjutnya.

Perjalanan Dedi Mulyadi: Dari Anak Kampung hingga Jadi Gubernur Jawa Barat

Cerita masa kecil itu semakin menarik karena kontras dengan posisi Dedi Mulyadi saat ini sebagai gubernur Jawa Barat. Pria kelahiran Subang, 11 April 1971 tersebut dikenal memiliki perjalanan hidup yang cukup panjang di dunia organisasi dan politik.

Dedi Mulyadi mengenyam pendidikan dasar hingga SMA di Subang, Jawa Barat. Ia bersekolah di SD Subakti, lalu melanjutkan ke SMP Kalijati dan SMA Negeri 1 Purwadadi. 

Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta dan meraih gelar Sarjana Hukum pada 1999.

Selama kuliah, Dedi aktif berorganisasi dan sempat menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta. Karier organisasinya terus berkembang mulai dari dunia buruh, kepemudaan, hingga politik praktis.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPC SPSI pada 1997, Sekretaris KSPSI pada 1998, hingga menjadi Wakil Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Purwakarta pada 1999. Karier politiknya makin melejit ketika menjadi anggota DPRD Purwakarta periode 2001-2003.

Setelah itu, Dedi Mulyadi dipercaya menjadi Wakil Bupati Purwakarta periode 2003-2008 sebelum akhirnya menjabat Bupati Purwakarta selama dua periode, yakni 2008-2013 dan 2013-2018.

Pada 2018, ia diusung Partai Golkar untuk maju dalam pemilihan gubernur Jawa Barat mendampingi Deddy Mizwar. Kini, Dedi Mulyadi dikenal sebagai salah satu figur politik paling populer di Jawa Barat, terutama karena gaya komunikasinya yang dekat dengan masyarakat.

Tangisan Masa Kecil Dedi Mulyadi yang Kini Jadi Inspirasi

Di balik kisah lucu tersebut, tersimpan pengalaman emosional yang masih diingat Dedi Mulyadi hingga sekarang. Ia mengaku sempat pulang ke rumah sambil menangis karena tak kuat diejek teman-temannya dengan sebutan “maling hayam”.

“Saya tuh pulang, nangis ke bapak saya. Ganti ngarana, ulah pake H. Mulyadi wae hungkul. Kunaon? teu kuat ku babaturan disebut maling hayam,” ungkapnya.

Permintaan itu akhirnya dikabulkan. Nama “Hartono” dihapus dan ia lebih dikenal sebagai Dedi Mulyadi hingga sekarang. Menariknya, Dedi kemudian menutup ceritanya dengan kalimat yang mengundang banyak respons positif dari netizen.

“Tapi alhamdulillah, tidak pake Hartono juga jadi Gubernur,” pungkas Dedi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM sambil tersenyum.

Cerita tersebut langsung viral karena dianggap relevan dengan pengalaman banyak orang Indonesia yang pernah memiliki julukan unik semasa sekolah. 

Namun di sisi lain, kisah itu juga memperlihatkan bahwa perjalanan hidup seseorang tidak ditentukan oleh nama belakang atau status sosial, melainkan oleh kerja keras dan proses panjang yang dijalani. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuci Gudang Pemain Uzur, Inter Milan Percepat Transfer Oumar Solet atau Tarik Muharemovic Musim Panas Nanti

Cuci Gudang Pemain Uzur, Inter Milan Percepat Transfer Oumar Solet atau Tarik Muharemovic Musim Panas Nanti

Inter Milan bergerak aktif menyusun kekuatan baru. Salah satu fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas nanti adalah memperkuat lini pertahanan.
Bursa Transfer Inter Milan: Kebut Deal Manu Kone dan Nico Paz, Nerazzurri Siap Bangun Skuad Impian Cristian Chivu

Bursa Transfer Inter Milan: Kebut Deal Manu Kone dan Nico Paz, Nerazzurri Siap Bangun Skuad Impian Cristian Chivu

Inter Milan siapkan perubahan besar menyambut musim depan. Klub berjuluk Nerazzurri itu dikabarkan akan melakukan regenerasi skuad demi menjaga daya saing.
Bernardo Silva Sindir Arsenal Jelang Juara Liga Inggris, Sebut Man City Pasti Menang kalau Tak Alami Hal Ini

Bernardo Silva Sindir Arsenal Jelang Juara Liga Inggris, Sebut Man City Pasti Menang kalau Tak Alami Hal Ini

Bernardo Silva menyindir Arsenal di tengah perebutan gelar Liga Inggris. Ia menilai Man City bisa juara jika tak menjalani musim transisi.
Bruno Fernandes Terus Terang Sakit Hati, Bintang Arsenal Ini Ternyata Pernah Sangat Diinginkan Manchester United

Bruno Fernandes Terus Terang Sakit Hati, Bintang Arsenal Ini Ternyata Pernah Sangat Diinginkan Manchester United

Bruno Fernandes mengaku sedih Manchester United gagal merekrut Declan Rice yang kini bersinar bersama Arsenal dan jadi salah satu pemain terbaik Liga Inggris.
Sulit Pecat Allegri dari AC Milan, Ini Alasan RedBird Bakal Pertahankan Sang Allenatore Musim Depan Meski Rossoneri Terpuruk

Sulit Pecat Allegri dari AC Milan, Ini Alasan RedBird Bakal Pertahankan Sang Allenatore Musim Depan Meski Rossoneri Terpuruk

Masa depan Massimiliano Allegri bersama AC Milan menjadi sorotan lagi. Meski rumor perpisahan terus bermunculan, pelatih asal Italia tersebut disebut bertahan.
Kemampuan Vanja Bukilic Sempat Membuat Pelatih Hyundai Hillstate Terpukau: Seperti Orang Jenius di Bola Voli!

Kemampuan Vanja Bukilic Sempat Membuat Pelatih Hyundai Hillstate Terpukau: Seperti Orang Jenius di Bola Voli!

Kemampuan receive Vanja Bukilic pernah mendapat pujian besar dari pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung. Hubungan Megawati dan Bukilic selama membela Red Sparks

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT