News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat Akekolano: Bapak Bayangkan, Mana Cukup?

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, berkunjung ke Sekolah Rakyat Akekolano untuk meninjau fasilitas yang tersedia. Ia juga menyoroti soal makanan untuk para siswa.
Jumat, 15 Mei 2026 - 21:31 WIB
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek makanan untuk para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly (dikolase menggunakan Gemini)

tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Akekolano belum lama ini.

Dalam kunjungannya kali itu, Sherly bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe meninjau fasilitas yang ada di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum berkelliling sekolah, ia lebih dulu bertemu dengan para siswa yang sudah menunggunya di sebuah ruangan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek fasilitas di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek fasilitas di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Di sana ia melakukan sejumlah dialog dengan para siswa, salah satunya mengenai fasilitas hingga makanan yang ada di Sekolah Rakyat tersebut.

Sherly pun menangkap sebuah kejujuran di balik senyum malu-malu para remaja laki-laki saat ditanya porsi makanan yang mereka dapat.

"Makanannya cukup tidak? Betul cukup? Kok senyumnya kayak kurang itu ikannya ya?" tanya Sherly, dikutip dari YouTube GubSherly pada Kamis (7/5/2026).

Mendengar jawaban jujur dari salah satu siswa yang mengaku porsinya kurang, Sherly pun langsung melayangkan teguran santai, tapi serius kepada pihak sekolah.

"Ah, masih kurang ya? Lapar ya? Ikannya kurang pak kepala sekolah, ini lagi masa pertumbuhan. Nasi kurang, ikan kurang." "Yang cowok-cowok kurang. Saya membantu menyuarakan hati," imbuhnya.

 

Usai berpidato, gubernur kelahiran 1982 ini tidak langsung pulang. Ia bergegas menuju area katering untuk melakukan inspeksi mendadak pada kotak makan (ompreng) para siswa.

Sherly pun bertanya untuk memastikan apakah makanan tersebut merupakan MBG (makan bergizi gratis) dari pemerintah atau katering biasa yang memang sudah bekerja sama dengan pihak sekolah.

"Ini masak sendiri atau dapat dari MBG?" tanya Sherly.

"Dari katering," ujar kepala sekolah di Sekolah Rakyat Akekolano.

Meski menu katering yang terdiri dari nasi, ikan, sayur tumis, tempe, dan semangka sudah sesuai standar, Sherly menilai porsinya masih jauh dari kata "kenyang" bagi remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek makanan untuk para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek makanan untuk para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Ia pun memberikan instruksi langsung kepada Kepala Sekolah agar porsi nasi ditambah, agar lebih mengenyangkan.

"Emang standarnya gini, tapi anak cowoknya kurang (porsinya)," ujarnya.

"Iya, nasinya sampai di sini (tambah porsinya), lalu ikan satu ekor, kan anak cowoknya ndak sampai 25 juga," tegas Sherly yang langsung disambut anggukan patuh dari Kepala Sekolah.

Sarbin Sehe, yang turut mendampingi pun juga ikut mengamini hal tersebut.

"Ini (nasi) kasih sedikit lagi ... Karena mereka ini sedang dalam usia makan, berbeda dengan kita," kata Sarbin.

"Bayangkan, bapak ketika usia mereka mana cukup, biasanya nasi sampai tumpah-tumpah. Dan mereka makan di rumah mereka lebih banyak daripada ini," kata Sherly menimpali dengan nada bercanda.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek makanan untuk para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengecek makanan untuk para siswa di Sekolah Rakyat (SR) Akekolano.
Sumber :
  • YouTube/GubSherly

Selain itu, Sherly juga menaruh perhatian besar pada kualitas akademik. Setelah menguji kemampuan berhitung siswa dan menemukan ada yang masih kesulitan dengan perkalian dasar, ia pun memberikan "kuliah singkat" tentang disiplin diri.

Baginya, fasilitas mewah dan beasiswa akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan usaha keras dari siswa itu sendiri.

"Anak sekolah rakyat itu akan diberikan beasiswa, tetapi keinginan saja tidak cukup dan sekolah bagus, guru bagus diberikan pun tidak cukup, fasilitas bagus diberikan pun tidak cukup, kalau dari kalian sendiri tidak ada disiplin."

"Waktu kalian yang begitu banyak dipakai untuk menghafal minimal perkalian itu ada di luar kepala. Dikasih gratis kuliah nanti, tapi harus lulus tesnya."

"Untuk lulus tesnya salah satunya adalah tes matematika. Untuk bisa tes matematika minimal kalian hafal itu perkalian," pungkas Sherly dengan tegas. (ism)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT