GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:13 WIB
Josepha Alexandra alias Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ayah Josepha Alexandra, Andre Kuncoro muncul ke ruang publik di tengah polemik penilaian juri final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Andre Kuncoro mengetahui persoalan dihadapi anaknya. Josepha Alexandra, peserta C2 dari Regu C SMAN 1 Pontianak berani protes terhadap penilaian dewan juri Lomba Cerdas Cermat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun mempersilakan anaknya ke Jakarta. Ocha sapaan akrabnya, hadir memenuhi undangan dari Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka untuk menyikapi polemik LCC MPR RI.

Selepas itu, Andre menjemput Ocha sepulang dari Jakarta di Bandara Supadio, Kamis (14/5/2026). Di momen ini, ia mengungkapkan tabiat anaknya selain berbicara seputar drama Lomba Cerdas Cermat.

"Ocha hobinya itu di depan laptop, belajar," ujar Andre Kuncoro dinukil tvOnenews.com dari Instagram @kalbaronline, Sabtu (16/5/2026).

Dampak Hobi Josepha Alexandra

Josepha Alexandra Siswi SMAN 1 Pontianak dalam Final LCC MPR Kalbar
Josepha Alexandra Siswi SMAN 1 Pontianak dalam Final LCC MPR Kalbar
Sumber :
  • YouTube/MPRGOID

Lebih lanjut, Andre menjelaskan tabiat putrinya yang selalu belajar. Ia memahami hobi Ocha gemar belajar membuat dirinya bangga.

Bahkan, hobi tersebut membawa siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak itu tidak suka banyak bicara kepada orang. Sebab, Ocha sudah nyaman selalu berada di kamarnya hanya untuk belajar dan membaca.

Kelebihan ini meringankan Andre. Selaku orang tuanya, ia tidak pernah meminta Ocha untuk belajar lantaran sang anak sudah menikmati waktu belajar tanpa disuruh olehnya.

"Ocha suka memang ini belajar, memang hobinya itu," ucapnya.

Di balik itu, Andre sering kali berpikir dampak hobi dari anaknya. Ia bertanya-tanya apakah kebiasaannya tak membuat Ocha pusing.

Ia tidak menghalangi Ocha jika bermain ke luar untuk menikmati masa kecilnya. Kendati demikian, belajar tak terpisahkan dari anaknya.

Ia menambahkan, Ocha menganggap bermain hanya membuang waktu. Anaknya lebih pilih belajar dan membaca demi mewujudkan cita-citanya.

"Kadang kita orang tua juga khawatir. Ini anak enggak stres kah?," heran dia.

Cita-cita Ocha sejak Kecil

Lanjut, Andre mengungkapkan keinginan yang selama ini didamba-dambakan oleh anaknya. Tak ayal, hal ini berkaitan dengan hobi Ocha yang gemar belajar dan membaca.

Ayah dari peserta LCC MPR RI itu menyampaikan bahwa Ocha mempunyai cita-cita besar sejak kecil. Anaknya ingin sekali menjadi seorang dosen.

"Pas kecil si Ocha ingin jadi dosen, tapi sekarang dia ikut arus saja nanti ke mana. Karena semua bidang itu dia menguasai," ungkapnya.

Kebiasaan dan keinginan besar inilah membawa Ocha mewakili sekolahnya. Ia sering mengikuti kompetisi, termasuk Lomba Cerdas Cermat yang diinisiasikan oleh MPR RI.

Kronologi Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI

Ocha menjadi perhatian publik. Sorotan itu tak lepas dari potongan cuplikan video saat dirinya protes atas penilaian dewan juri viral di media sosial.

Diketahui, final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026). Di momen ini, ada tiga sekolah yang menjadi peserta merebut gelar juara ajang tersebut, antara lain SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Kronologi polemik babak final LCC ini bermula saat sesi memperebutkan jawaban. Kala itu, seorang MC, Shindy Lutfiana menyebut tentang aspek pemilihan anggota BPK.

Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI selaku dewan juri, Dyastasita WB justru memberikan minus lima poin untuk Regu C. Hal itu sebagai sikap merespons jawaban dari Ocha.

Regu B dari SMAN 1 Sambas kemudian mendapat kesempatan menjawab pertanyaan itu. Menariknya, perwakilannya memberikan penjelasan serupa dengan Ocha dan diberikan nilai 10 beralasan "Inti jawaban sudah benar".

Keputusan tersebut membuat Ocha berani melawan penilaian dari dewan juri. Siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak itu mengatakan, "Izin, tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Sama."

Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI selaku dewan juri lainnya, Indri Wahyuni tiba-tiba masuk memberikan pendapatnya. Ia menyinggung kebutuhan artikulasi untuk menjawab pertanyaan sangat penting.

Rekaman siaran langsung MPR RI memperlihatkan momen ketegangan ini viral di media sosial. Publik menyayangkan keputusan penilaian dewan juri karena tidak mendasar. Di sisi lain, warganet memuji keberanian Ocha sebagai gambaran melawan ketidakadilan.

Keberanian itu juga membawa Ocha mendapat tawaran beasiswa ke Tiongkok hingga jaminan bekerja di perusahaan ternama.

Andre ikut memberikan penilaian terkait keberanian putrinya. Baginya, pendapat yang disampaikan buah hatinya menjadi contoh betapa pentingnya sportivitas dan kejujuran.

"Besar sekali hikmah dari kejadian ini. Publik masyarakat Indonesia tidak hanya dipertontonkan acara lomba, tapi bagaimana seorang anak kecil dengan gagah berani dengan ketidakberdayaannya berani menyuarakan keadilan dan kebenaran," papar ayah Ocha.

"Ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa dalam lomba itu sportivitas memang harus dijunjung tinggi. Menang atau kalah itu biasa, itu hanya bonus, tapi yang lebih penting adalah prosesnya," tukasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) salah satu organisasi pendiri Partai Golkar menggelar Rakernas dan Rapimnas di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (15/5/2026).

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT