News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:17 WIB
Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (9/5/2026)
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra berbicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).

Andre mengungkapkan hal ini seusai polemik Lomba Cerdas Cermat diinisiasi oleh MPR RI tersebut. Saat itu ia menjemput Josepha Alexandra di VIP Bandara Supadio, Kamis (14/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyambut kedatangan anaknya yang baru saja selesai memenuhi panggilan dari Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka dan beberapa pihak lainnya dalam menyikapi polemik LCC MPR RI.

Di unggah Kalbar Online dan didukungĀ Instagram resmi SMAN 1 Pontianak, Andre ditanya terkait hikmah dari LCC Empat Pilar MPR RI yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026). Ia mengaku polemik ini memberikan banyak arti, termasuk bagi Ocha sendiri.

"Besar sekali hikmah dari kejadian ini," ujar Andre dikutip tvOnenews.com, Sabtu (16/5/2026).

Apa Saja Pelajaran dari Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI?

Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra disalahkan oleh dewan juri dalam ajang Nasional Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026
Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra disalahkan oleh dewan juri dalam ajang Nasional Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID

Ia melihat ada banyak sekali pelajaran yang diambil oleh semua orang. Ayah siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak itu menyebut hikmahnya tidak sekadar berbicara penyelenggaraan lomba.

Ia lebih menyoroti sikap anaknya. Ocha sapaan akrabnya, berani memprotes terhadap keputusan penilaian dari dewan juri.

Menurutnya, keberanian yang diperlihatkan putrinya memberikan contoh dari orang tak berdaya. Bahkan, jarang sekali anak-anak berani melawan keputusan juri dalam lomba.

Sebaliknya, Ocha mempertahankan kebenarannya. Siswi kelas XI itu merasa bahwa Regu C SMAN 1 Pontianak layak mendapatkan tambahan 10 poin dari hasil jawabannya terkait aspek pemilihan anggota BPK.

Bagi Andre, keputusan tersebut tidak mudah. Kendati demikian, hal itu memberikan gambaran betapa pentingnya mempertahankan kebenaran.

"Publik masyarakat Indonesia tidak hanya dipertontonkan acara lomba, tapi bagaimana seorang anak kecil dengan gagah berani, dengan ketidakberdayaannya, tapi berani menyuarakan keadilan dan kebenaran," jelasnya.

Ia tidak berbicara terkait hasil dalam perlombaan. Ia memahami dampak dari keputusan itu membuat SMAN 1 Pontianak gagal meraih gelar prestasi LCC Empat Pilar.

Ia berpendapat dalam perlombaan pastinya ada "menang" dan "kalah. Setiap peserta atau tim harus menerima hasilnya karena hal itu sesuai dengan kerja kerasnya masing-masing.

Walau begitu, urusan kemenangan bukan menjadi persoalan utama. Ia menilai kebutuhan melewati proses sangat penting dalam sebuah perlombaan.

Tak hanya itu, ia menginginkan setiap pihak yang terlibat dalam perlombaan untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas ketimbang memikirkan hasil akhir.

"Menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa dalam lomba itu sportivitas memang harus dijunjung tinggi. Menang atau kalah itu biasa, itu hanya bonus, namun yang lebih penting itu adalah prosesnya," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia memuji anaknya bisa menjadi peserta LCC tingkat Kalbar. Baginya, kepiawaiannya di ajang yang dinisiasi MPR RI ini buah dari hasil kebiasaannya yang menghabiskan waktu untuk belajar sejak kecil.

Andre mengatakan, Ocha lebih suka menyendiri. Ia tidak banyak berbicara dengan orang lain hanya demi belajar dan membaca di kamarnya.

"Kadang tidak kenal waktu sampai tengah malam. Ibunya sering mengingatkan, ā€˜Dek tidur’. Tapi kalau belum selesai, dia belum mau tidur," ungkap dia.

Ia mengaku terkadang suka memikirkan dampak dari hobinya tersebut. Setiap manusia memiliki batasan saat belajar agar menghindari stres.

Kendati demikian, ia tidak menghalangi keputusan anaknya. Sebab, Ocha sudah mempunyai cita-cita besarnya yang ditanamkan sejak kecil, yakni ingin menjadi dosen.

"Tapi sekarang dia ikut arus saja nanti ke mana. Karena semua bidang itu dia menguasai," tukasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Uni Emirat Arab menyerukan agar ketegangan mereda di kawasan yang sedang menghadapi perubahan dan perpecahan, serta menekankan bahwa rantai pasokan harus dapat melintasi Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional.
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali mencatatkan capaian gemilang di bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.
Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Hasil sidak Ombudsman viral di media sosial. Hal ini menuai perhatian publik. Ternyata ada dua narapidana yang terciduk lagi di "fasilitas mewah" saat sidak.
Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat asli Megawati Hangestri dibongkar Lee Han-bi. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea di Hyundai Hillstate.
Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Persoalan harta atau berebutan rumah hingga dikasih sedikit makan diduga menjadi penyebab anak tiri laki-laki inisial DH (32) menusuk ibu sambung di Bandung.
Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menilai kartu merah Thom Haye menjadi salah satu titik yang mengubah permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Malaysia.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT