News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:30 WIB
SMAN 1 Sambas saat ikuti LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar
Sumber :
  • Youtube MPRGOID

tvOnenews.com - Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan sebuah kejadian tak terduga di Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI yang melibatkan SMAN 1 Pontianak.

Dalam babak rebutan, SMAN 1 Pontianak berhasil menjawab lebih dulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun jawaban SMAN 1 Pontianak malah dianggap salah oleh dewan juri padahal jawaban yang sama dari SMAN 1 Sambas justru dinilai benar.

Akhirnya SMAN 1 Sambas mendapatkan poin dan menjadi pemenang di kawasan Kalimantan Barat.

Kasus ini dengan cepat menjadi bahan perbincangan netizen, sorotan juga mengalir deras untuk Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang jawabannya dianggap salah oleh dewan juri.

Berhari-hari kemudian setelah kasus ini pertama kali muncul, pihak SMAN 1 Sambas akhirnya memberikan pernyataan sikap terkait kasus ini.

Melalui akun Instagram pribadinya, SMAN 1 Sambas menyatakan bahwa mereka menghormati setiap keputusan resmi yang telah ditetapkan oleh panitia lomba.

Setidaknya ada 8 poin dalam pernyataan sikap yang disampaikan oleh SMAN 1 Sambas.

Di dalam pernyataan sikap tersebut, SMAN 1 Sambas juga membantah adanya kecurangan yang melibatkan sekolah mereka terkait dengan kejadian yang menimpa SMAN 1 Pontianak.

Oleh karena itulah SMAN 1 Sambas menyatakan bahwa mereka mengecam munculnya opini liar yang menuduh adanya kecurangan karena telah termasuk dalam perbuatan pencemaran nama baik.

Kemudian ada satu poin yang cukup menarik dari apa yang disampaikan oleh SMAN 1 Sambas.

Di dalam poin 7, SMAN 1 Sambas mendesak pihak penyelenggara untuk memulihkan nama baik sekolah tersebut.

Tidak hanya itu, mereka juga menuntut adanya jaminan keamanan terkait kondisi psikis para muridnya.

"7. Kami mendesak pihak penyelenggara untuk memulihkan kembali nama baik SMAN 1 Sambas dan memberikan jaminan keamanan terkait kondisi psikis murid SEBELUM kami mewakili KALBAR pada kegiatan LCC 4 Pilar MPR RI di tingkat nasional," tulis akun Instagram resmi SMAN 1 Sambas, seperti dilansir tvOnenews.com.

Selama kasus ini viral, memang tak sedikit opini liar yang justru menyalahkan pihak SMAN 1 Sambas.

Tuduhan-tuduhan tersebut dilontarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab tanpa ada bukti yang kuat.

Tak heran jika SMAN 1 Sambas kini meminta jaminan perlindungan keamanan dari pihak penyelanggara LCC MPR RI sebelum mereka bertanding di tingkat nasional mewakili Kalimantan Barat.

Sebelumnya, final LCC MPR RI untuk wilayah Kalbar sempat dinyatakan akan diulang akibat adanya kasus ini.

Namun pihak SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa mereka tidak akan mengikuti final ulang LCC 4 pilar tersebut.

Usai kasus ini viral, pihak MPR RI telah menyampaikan permohonan maaf dan mengambil tindakan tegas untuk MC dan dewan juri yang terlibat.

(far)


 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Didorong Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan

Indonesia Didorong Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan

Berdasarkan data, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 16,8 juta hektare dengan potensi produksi biomassa mencapai sekitar 272 juta ton per tahun.
Tiga Anggota Polda Jabar Diperiksa Propam Buntut Viral Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Tiga Anggota Polda Jabar Diperiksa Propam Buntut Viral Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Hasil penelusuran mengungkap bahwa pengemudi beserta dua penumpang mobil Alphard tersebut merupakan tiga anggota Polda Jawa Barat. 
Snowball Power Harus Tahu, Ini Ketentuan Fan Benefit di Fan Meeting Win Metawin Jakarta

Snowball Power Harus Tahu, Ini Ketentuan Fan Benefit di Fan Meeting Win Metawin Jakarta

Win Metawin bersiap menyapa Snowball Power (sebutan fans Win) Indonesia pada 1 Agustus 2026 mendatang di Balai Kartini, Kartike Expo Center Jakarta.
Pekan Depan Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Simak Jadwal Acaranya Berikut

Pekan Depan Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Simak Jadwal Acaranya Berikut

Aktor kenamaan Thailand, Win Metawin akan kembali menyapa Snowball Power (sebutan fans Win) Indonesia pada 1 Agustus 2026 mendatang.
DPR Sebut Harusnya Febrie Diborgol dan Dipakaikan Rompi Tahanan oleh Kejagung

DPR Sebut Harusnya Febrie Diborgol dan Dipakaikan Rompi Tahanan oleh Kejagung

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan seharusnya pihak Kejaksaan memakaikan rompi tahanan kepada Febrie Adriansyah.
APSKI Gelar Rakernas III, Jadi Momen Satukan Akademisi, Pemerintah, dan Industri Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Indonesia

APSKI Gelar Rakernas III, Jadi Momen Satukan Akademisi, Pemerintah, dan Industri Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Indonesia

Perkumpulan Program Studi Kewirausahaan Indonesia (APSKI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III pada 22–24 Juli 2026 di Ballroom Famous Hotel, Bali.

Trending

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai gelombang kritik yang menghampirinya setelah sempat menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Seorang karyawan swasta ditemukan tak bernyawa di lorong rumah di kawasan Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu (25/7/2026).
Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Gagal Raih Juara SEA V Cup, Timnas Voli Indonesia Rombak Skuad di Asian Games? Ini Kata Reidel Toiran

Timnas Voli Indonesia kalah 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25) dari Vietnam di babak semifinal SEA V Cup 2026, di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). 
Jadi Tersangka TPPU, Pakar Desak Penyidik Dalami Peran Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satgas PKH

Jadi Tersangka TPPU, Pakar Desak Penyidik Dalami Peran Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satgas PKH

Jabatan Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), ikut disorot pakar kebijakan publik dan ekonomi politik Faisal Lohy.
Leg Kedua SEA V Cup 2026 Punya Juara Baru, Pelatih Vietnam Buka Peta Kekuatan Thailand

Leg Kedua SEA V Cup 2026 Punya Juara Baru, Pelatih Vietnam Buka Peta Kekuatan Thailand

Vietnam lolos ke babak final setelah mengalahkan Timnas Voli Indonesia dengan skor 3-1 (22-25, 25-22, 25-19, 25-18) di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). 
Buntut Celetukan Hotman Paris ke Wartawan, Korban Siap Jalani Rontgen Otak demi Buktikan Dugaan Penghinaan

Buntut Celetukan Hotman Paris ke Wartawan, Korban Siap Jalani Rontgen Otak demi Buktikan Dugaan Penghinaan

Setelah Hotman Paris resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, pihak pelapor menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat laporannya, termasuk membawa korban menjalani pemeriksaan medis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT