News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SMAN 1 Sambas Tolak Final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Diulang, Bantah Narasi Curang dan Setting Kemenangan

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin menolak final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dan tepis tuduhan merusak citra sekolah.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:42 WIB
SMAN 1 Sambas
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube SMAN 1 Sambas

Jakarta, tvOnenews.com - SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah, Syafaruddin merilis pernyataan sikapnya. Hal ini bentuk menanggapi polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat (Kalbar).

Syafaruddin menegaskan, pernyataan sikap yang resmi dikeluarkan pada Jumat, 15 Mei 2026, berdasarkan hasil keputusan bersama dewan guru hingga orang tua murid SMAN 1 Sambas. Hal ini mengingat polemik LCC MPR RI terus menghebohkan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan dampak dari polemik Lomba Cerdas Cermat diinisiasikan MPR RI yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026). Kontroversi LCC berdampak pada psikologis siswa SMAN 1 Sambas.

"Pernyataan sikap SMAN 1 Sambas. Berdasarkan komitmen bersama dewan guru beserta staf TU SMAN 1 Sambas dan peserta LCC 4 Pilar MPR RI 2026 beserta orangtua mereka untuk menjaga marwah pendidikan dan kesehatan mental atau psikis murid dalam lingkungan yang sehat dan bermartabat," tulis Sfaruddin dalam pernyataan sikapnya yang dirilis melalui Instagram resmi SMAN 1 Sambas dikutip, Sabtu (16/5/2026).

SMAN 1 Sambas Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar

Para peserta ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat
Para peserta ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Dalam pernyataan sikapnya, Syafaruddin mengeluarkan delapan poin penting, salah satu di antaranya mengenai penyelenggaraan final LCC MPR RI tingkat Kalbar.

Syafaruddin menyatakan bahwa, SMAN 1 Sambas menolak penyelenggaraan ulang babak final LCC MPR RI 2026 tingkat Kalbar.

"SMAN 1 Sambas menolak pertandingan final ulang tingkat Provinsi Kalimantan Barat," tegas Syafaruddin.

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas menyampaikan alasan terkait sikap penolakan tersebut. Pihak sekolah tetap menghargai segala keputusan dari hasil akhir penyelenggaraan ini.

Syafaruddin menegaskan, hingga babak final selesai, peserta dari Regu B SMAN 1 Sambas telah mengikuti mekanisme penyelenggaraan yang sudah ditetapkan oleh panitia.

Dalam acara tersebut, SMAN 1 Sambas keluar sebagai Juara I. Kemudian, SMAN 1 Pontianak keluar menjadi Juara II, dan SMAN 1 Sanggau sebagai Juara III.

Hasil tersebut membawa SMAN 1 Sambas mewakili Kalbar untuk tampil di ajang LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada Agustus 2026 mendatang.

"Menghormati setiap keputusan resmi yang telah ditetapkan sebagai bagian dari mekanisme penyelenggaraan lomba," jelasnya.

Lebih lanjut, Syafaruddin menjelaskan bahwa, Regu B mewakili SMAN 1 Sambas sudah mengikuti tata tertib. Lagi pula, setiap peserta telah menyepakati ketetapan yang berlaku.

Terkait momen memperebutkan jawaban, perwakilan SMAN 1 Sambas juga mengikuti sesuai aturan. Muridnya menjawab pertanyaan aspek pemilihan BPK setelah menekan tombol.

SMAN 1 Sambas turut memberikan apresiasi kepada MPR RI. Polemik ini langsung disikapi di tengah maraknya sorotan publik yang menyayangkan keputusan dari para dewan juri dan MC.

Kendati demikian, Syafafruddin menyampaikan dampak dari polemik jawaban Regu C SMAN 1 Pontianak yang dianulir dewan juri. Akibatnya, SMAN 1 Sambas ikut menjadi buah bibir di ruang publik.

"Namun menyayangkan abainya penyelenggara dalam meluruskan informasi terkait polemik ini sehingga SMAN 1 Sambas terus-menerus terpojok," sesal dia.

Sebagai sikap sekolah, Syafaruddin mengecam keras berbagai opini liar yang ditujukan ke SMAN 1 Sambas. Ia sangat menyayangkan banyak narasi, tuduhan hingga tindakan yang menyerbu SMAN 1 Sambas.

Ironisnya, hal-hal tersebut tidak hanya menyasar nama sekolah, tetapi juga tertuju kepada dewan guru, staf TU, murid hingga alumni SMAN 1 Sambas.

"Tindakan ini telah mencemarkan nama baik SMAN 1 Sambas," tegasnya.

Ia menambahkan opini hingga narasi yang bersifat tuduhan sangat meresahkan siswa SMAN 1 Sambas, terutama terhadap murid yang menjadi peserta Lomba Cerdas Cermat tersebut.

"Menimbulkan tekanan psikologis kepada pihak yang terdampak serta memperkeruh suasana," lanjutnya.

Bantah Tuduhan Curang hingga Setting Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR RI

Lanjut, Syafaruddin tidak menyangka pihak sekolah mendapat berbagai tuduhan seolah-olah pemenang lomba tersebut telah diatur oleh pihaknya. Ia menepis kemenangan Regu B telah mengikuti sesuai prosedur yang berlaku.

"Membantah keras tuduhan kecurangan, penyuapan, tindak nepotisme, dan prasangka setting kemenangan yang dituduhkan kepada SMAN 1 Sambas," sebutnya.

Oleh karena itu, ia meminta panitia penyelenggara LCC mengambil sikap dengan tegas. Dampak dari polemik ini membuat citra SMAN 1 Sambas dipandang negatif oleh publik.

Pasalnya, polemik ini sangat mempengaruhi performa murid-murid bertalentanya saat tampil di tingkat nasional. Pihak sekolah tidak menginginkan psikologis mereka terganggu.

"Kami mendesak pihak penyelenggara untuk memulihkan kembali nama baik SMAN 1 Sambas dan memberikan jaminan keamanan terkait kondisi psikis murid sebelum kami mewakili Kalbar pada kegiatan LCC 4 Pilar MPR RI 2026 di tingkat Nasional," minta dia.

Dalam penutupnya, Syafaruddin berharap semua pihak menahan diri. Ia menginginkan kontroversi ini selesai agar menjaga marwah pendidikan di Indonesia.

"Menghormati proses yang sedang berlangsung dan mengedepankan penyelesaian yang bijaksana, objektif, serta berkeadilan," pesannya.

"Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga suasana pendidikan yang sehat, kondusif, dan bermartabat," pungkasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Staf Khusus Menteri Hukum RI Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot menyebut ada skenario yang menyebut bahwa Timnas Indonesia akan disingkirkan oleh Malaysia dan Singapura.
IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Viral di media sosial, yang memperlihatkan adanya seorang ibu datang ke tempat tongkrongan senior yang diduga pelaku bully pada anaknya. Kasus ini disorot KDM.
Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi
Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Ganda campuran andalan Indonesia yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil meyumbang medali emas ketiga untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026.
Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kian meluas hingga mendekati

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT