GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat terkejut saat berbincang dengan ibu petugas kebersihan di lingkungan kantor gubernur. Anaknya jadi korban pencabulan.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:59 WIB
Dedi Mulyadi dengarkan curhatan ibu yang anaknya jadi korban pencabulan
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dibuat terkejut saat berbincang dengan seorang petugas kebersihan di lingkungan kantor gubernur.

Percakapan yang awalnya santai tiba-tiba berubah haru ketika sang ibu mengaku anak perempuannya menjadi korban pencabulan oleh pria tak dikenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut terekam dalam tayangan YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL dan langsung menyita perhatian publik.

Dedi Mulyadi dengarkan curhatan ibu yang anaknya jadi korban pencabulan
Dedi Mulyadi dengarkan curhatan ibu yang anaknya jadi korban pencabulan
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Awalnya, ibu tersebut mengucapkan terima kasih karena telah diberi pekerjaan sebagai penyapu di kantor gubernur setelah dulunya ia menjadi pengemis jalanan.

Namun di tengah obrolan, ia mendadak mengungkap tragedi yang menimpa anaknya.

“Anak abis dicabulin,” ujar ibu itu lirih di hadapan Dedi Mulyadi.

Mendengar pengakuan tersebut, Dedi langsung kaget dan meminta penjelasan lebih lanjut.

Sang ibu mengatakan peristiwa itu terjadi di kawasan Mundu. Korbannya merupakan anak perempuan berusia 8 tahun.

ibu yang anaknya jadi korban pencabulan curhat ke Dedi Mulyadi
ibu yang anaknya jadi korban pencabulan curhat ke Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

"Ya Allah ya robbi, lagi di mana?" kata KDM.

Menurut penuturan ibu korban, anaknya saat itu sedang bermain di sekitar jembatan. Ia mengaku sempat menyuruh sang anak bersekolah, namun anak tersebut menolak.

Dedi Mulyadi kemudian menyoroti pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang masih di bawah umur.

Ia juga mempertanyakan mengapa korban tidak mendapatkan pengawasan keluarga saat bermain sendirian.

"Kok anak 8 tahun nggak ada yang ngasuh?" tanya KDM.

Sang ibu lalu menjelaskan bahwa ayahnya sendiri dinilai kurang peduli terhadap kondisi keluarga dan lebih sering meminta uang. Hal itu membuat situasi rumah tangga mereka semakin sulit.

Dedi Mulyadi dengarkan curhatan ibu yang anaknya jadi korban pencabulan
Dedi Mulyadi dengarkan curhatan ibu yang anaknya jadi korban pencabulan
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

"Nggak tau, pengennya duit bae pak, uangnya aja maunya," jawab si ibu.

Yang membuat Dedi semakin geram, pelaku disebut sudah berkeluarga dan memiliki anak. Namun tega melakukan tindakan bejat terhadap bocah kecil.

Korban sendiri akhirnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Sang ibu mengungkapkan anaknya pulang diantar kembali oleh pelaku ke lokasi jembatan tempat korban sebelumnya bermain.

"Pulang sendiri dianterin sama penculiknya di jembatan lagi, anak udah berdarah pak," jelas ibu tersebut sambil menahan tangis.

Tak hanya mengalami luka fisik, korban juga disebut mengalami trauma berat. Bahkan pelaku sempat mengancam korban agar tidak melapor kepada polisi.

Dedi Mulyadi dengarkan curhatan ibu yang anaknya jadi korban pencabulan
Dedi Mulyadi dengarkan curhatan ibu yang anaknya jadi korban pencabulan
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Korban disebut ketakutan karena pelaku mengancam akan membunuh ibunya jika kejadian tersebut dibongkar.

"Masih trauma 'ibu jangan ditahan om-nya nanti ibunya dibunuh' pelakunya tuh ngomong di anaknya. Awas ya jangan bilang-bilang lapor polisi nanti ibu kamu dibunuh, gitu pak. Saya tuh sampai nangis pak," jelas sang ibu.

Melihat kondisi itu, Dedi Mulyadi langsung memastikan korban sudah mendapatkan penanganan medis dan pendampingan psikologis.

Sang ibu mengatakan anaknya sudah dibawa berobat dan juga menjalani pendampingan psikolog serta perlindungan anak.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

"Ya udah nanti ada tim dari dokter, dokter anak sama psikolognya, nanti saya kirimin timnya ya,"  kata KDM.

Dedi kemudian memerintahkan jajarannya agar memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Ia mengaku kecewa karena ada staf yang belum mengetahui kondisi pegawai mereka sendiri.

Menurutnya, jangan sampai muncul anggapan bahwa pegawai di lingkungan kantor gubernur tidak mendapatkan perhatian ketika keluarganya mengalami musibah berat.

"Bukan, maksudnya gini loh, kita tiap hari ngurusin korban anak-anak di bawah umur, masa pegawai kita nggak tahu, nanti kalau orang nganggap ini penyapu di kantor Gubernur tapi anaknya korban nggak ada perhatian, jangan begitu," tegas KDM.

Kasus ini pun memicu keprihatinan publik, terutama terkait keamanan anak-anak dan pentingnya pengawasan keluarga terhadap aktivitas anak di luar rumah. (asl)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Persis Solo menjaga asa keluar dari zona merah setelah menang 1-0 atas Dewa United, sementara Malut United ditahan imbang Persita Tangerang.
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes
5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

Berdasarkan perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang diramal akan mendapatkan lonjakan keberuntungan luar biasa pada tanggal 17 Mei 2026. Siapa saja?
Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik kecelakaan maut kereta barang dan bus di Bangkok. Ironisnya, kecelakaan maut itu menewaskan 8 orang dan 35 orang

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT