News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Strategi Dedi Mulyadi Mengubah Benda Dianggap "Mistis" jadi Bernilai Sejarah, KDM Dukung Kajian Akademik

Belum lama ini Dedi Mulyadi menyampaikan niat baiknya dalam mengubah citra benda yang seringkali dianggap mistis jadi bernilai sejarah
Selasa, 19 Mei 2026 - 05:00 WIB
Gubernur Dedi Mulyadi Tetapkan Sumedang sebagai Titik Awal Milangkala Tatar Sunda
Sumber :
  • jabarprov

Jakarta, tvOnenews.com- Kang Dedi Mulyadi atau disapa KDM memiliki strategi ciamik dalam mengenalkan benda-benda sejarah yang sering kali disebut "mistis".

Secara umum lebih dikenal benda mistis ini, wajar karena tidak mengetahui sejarah secara menyeluruh. Gubernur Dedi Mulyadi pun mendukung langkah kajian akademik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan kala Gubernur Jabar itu Diskusi Kecagarbudayaan dengan topik “Prasasti Batu Tulis dan Makuta Binokasih Sanghyang Pake".

Gubernur Dedi Mulyadi Tetapkan Sumedang sebagai Titik Awal Milangkala Tatar Sunda
Gubernur Dedi Mulyadi Tetapkan Sumedang sebagai Titik Awal Milangkala Tatar Sunda
Sumber :
  • jabarprov

"Jadi Batutulis nanti harus ada buku akademiknya, memberikan kajian secara komprehensif, dimulai dari tanggal pembuatan, bahan pembuatan, siapa yang membuat, apa arti tulisannya dan nanti kemudian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake juga sama," ucapnya, dalam laman jabarprov, Selasa (19/5).

Lebih lanjut kata KDM, Kota Bogor merupakan pusat Kerajaan Pakuan Pajajaran, yang terbukti dengan adanya Prasasti Batutulis. Bisa dijelaskan secara komprehensif.

Selanjutnya, naskah akademik itu dapat menjadi landasan pembuatan tata ruang, tata bangunan, tata kelola pendidikan, dan tata kelola kesehatan di Jawa Barat. 

Menurut KDM dengan begitu, ada kesatuan antara sejarah masa lalu dengan masa depan.

Sehubungan dengan ini, menurut Titi Surti Nastiti selaku Ahli Epigrafi bahwa prasasti dibuat atas perintah Raja Surawisesa untuk mem­peringati jasa pendahu­lunya yakni Prabu Siliwangi (1482-1521) yang dianggap berjasa memperbaiki penataan di Kota Pakuan Pajajaran sebagai ibukota Kerajaan Sunda.

Selain itu, juga ada pandangan Ahli Arkeometalurgi BRIN Harry Octavianus Sofian menganalisa bahwa Mahkota Binokasih mempunyai hubungan yang tidak terpisahkan dengan budaya masyarakat Sunda yaitu Kosmologi Tritangtu. 

Itu merupakan konsep kehidupan yang terbagi ke dalam tiga unsur yakni hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan alam.

Harry menambahkan, Mahkota Binokasih didesain sedemikian rupa hingga memiliki komponen yang mewakili tiga peranan di Kerajaan Sunda yaitu Rama, Ratu/Prabu, dan Resi.

Sebagaimana diketahui, Dedi Mulyadi salah satu pemimpin daerah yang getol dalam mengembangkan budaya lokal dan sekitar. Hal ini juga bagian dari menjaga sejarah yang bersumber di wilayahnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengadakan Kirab Mahkota Binokasih di berbagai daerah di Jawa Barat. Termausl Termasuk Bandung yang menjadi cara puncak rangkaian festival budaya kolosal Milangkala Tatar Sunda 2026. 

Dengan pengenalan budaya ini, Dedi Mulyadi mengaku terkejut melihat besarnya antusias masyarakat terhadap acara tersebut.

“Assalamualaikum, sampurasun wilujeng enjing wargi Jabar dan seluruh warga net dimanapun berada. Terima kasih ya, tadi malam Kirab Mahkota Binokasih, napak tilas Pajajaran, Bandung menjadi lautan pecinta budaya,” ucap Dedi Mulyadi, dalam instagramnya.

KDM pun mengaku kesulitan memperkirakan jumlah warga yang hadir, karena hampir seluruh ruas jalan dipenuhi warga.

Menurutnya warga yang datang bukan hanya berasal dari Bandung dan Jawa Barat saja, tetapi dari berbagai daerah lain yang memiliki semangat mencintai budaya Sunda.

“Saya enggak bisa mengatakan jumlah yang hadir karena saya tidak bisa menghitung, 3 KM tidak ada sejengkal tanah pun yang kosong dari warga,” kata Dedi Mulyadi.

"Ada warga Bandung dan ada warga Jabar, ada warga Indonesia dan bisa jadi ada warga dunia yang kumpul. Cermin bahwa ini punya spirit yang sama, kita kembali pada jati diri kita bahagia dalam setiap masa,” ujar Dedi Mulyadi.(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banyak Warga Sipil Jadi Korban, DPD Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Banyak Warga Sipil Jadi Korban, DPD Bentuk Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

anggota DPD RI sekaligus anggota Pansus, Eka Kristina Yeimo, menjelaskan Pansus ini akan fokus pada persoalan keamanan dan kenyamanan masyarakat Papua yang terusik akibat konflik.
Jelang Penarikan Pasukan, Lebanon-Israel Bahas Zona Bebas Hizbullah

Jelang Penarikan Pasukan, Lebanon-Israel Bahas Zona Bebas Hizbullah

"Zona bebas Hizbullah" menjadi topik dalam pembicaraan Lebanon dan Israel yang dimediasi Amerika Serikat untuk menyusun kriteria yang jelas.
Megawati Hangestri Gagal Jadi Pemain Favorit Volimania Asia di AVC Gala 2026

Megawati Hangestri Gagal Jadi Pemain Favorit Volimania Asia di AVC Gala 2026

Megawati Hangestri belum berhasil membawa pulang penghargaan kategori "Fans' Choice Volleyball Award" di ajang AVC Gala 2026.
Praktisi Kesehatan Masyarakat Bocorkan Alasan Cuaca Ekstrem Bisa Menyebabkan Kematian

Praktisi Kesehatan Masyarakat Bocorkan Alasan Cuaca Ekstrem Bisa Menyebabkan Kematian

Waspada terhadap cuaca ekstrem yang melanda banyak negara dibagian Eropa. Masyarakat Indonesia wajib tahu, bisa sebabkan kematian dengan alasan ini.
Meninggal saat Bekerja Apakah Otomatis Syahid? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Meninggal saat Bekerja Apakah Otomatis Syahid? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Meninggal saat bekerja apakah termasuk mati syahid? Ini penjelasan Ustaz Khalid Basalamah.
Kapoksi Komisi III DPR RI Muhammad Rahul Apresiasi Keberhasilan Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

Kapoksi Komisi III DPR RI Muhammad Rahul Apresiasi Keberhasilan Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Rahul, S.H., memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Daerah (Polda) Riau atas capaian luar biasa dalam merampungkan pembangunan infrastruktur pedesaan.

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. 
Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Detik-detik Jasad Aiptu Sumaryanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan, Sempat Hilang Usai Gerebek Bandar Sabu

Jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya di daerah aliran sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem pada Minggu (5/7/2026) pagi.
Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Lepas Jabatan dari Korlantas Polri, Ojol Beri Ungkapan Khusus ke Irjen Agus

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyudahi masa jabatannya sebagai Kakorlantas Polri pada Sabtu (4/7/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT