GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa Anak Ahmad Bahar, Ormas GRIB Jaya Buka Suara soal Geruduk Rumah Penulis Imbas Konten Singgung Hercules

Ormas GRIB Jaya buka suara soal aksi penggerudukan rumah & bawa anak penulis buku Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok akibat konten kritik Hercules Rosario Marshal.
Selasa, 19 Mei 2026 - 07:40 WIB
Ketua Umum Ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Penulis buku, Ahmad Bahar
Sumber :
  • Kolase Antara & Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Jakarta, tvOnenews.com - Ormas GRIB Jaya di bawah naungan Hercules Rosario Marshal buka suara terkait penggerudukan rumah penulis Ahmad Bahar di kawasan Cimanggis, Depok, Minggu (17/5/2026).

Aksi melakukan penggerudukan tak lepas dari konten Ahmad Bahar. Sang penulis diduga menyinggung sosok Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini membuat belasan orang yang mengaku sebagai anak buah Hercules membawa anak Ahmad Bahar. Sontak, kabar ormas GRIB Jaya menggeruduk rumah sang penulis viral di media sosial.

Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual menyikapi peristiwa tersebut. Pihaknya membantah narasi massa mengepung rumah Ahmad Bahar.

"Kedatangan perwakilan Satgas murni dilakukan secara persuasif untuk melakukan klarifikasi atas konten video pelaku yang secara terbuka melempar tantangan, fitnah, dan narasi ofensif yang merendahkan martabat Ketua Umum kami, Bapak Haji Hercules Rosario Marshal," ujar Marcel dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (19/5/2026).

GRIB Jaya Sesalkan Narasi Provokasi di Ruang Publik

Tim hukum ormas GRIB Jaya dan penulis buku Ahmad Bahar gelar konferensi pers menyikapi konten menyinggung Hercules Rosario Marshal
Tim hukum ormas GRIB Jaya dan penulis buku Ahmad Bahar gelar konferensi pers menyikapi konten menyinggung Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Marcel menjelaskan, kedatangan pihaknya untuk meminta penjelasan terkait konten tentang menyinggung pemimpinnya. Akan tetapi, narasi yang beredar tidak sesuai fakta di lapangan.

Ia menyayangkan banyak narasi yang menyebutkan "pengepungan massa". Aksi prokasi dengan cepat menimbulkan kegaduhan di ruuang publik.

"Kedatangan tim bertujuan mengingatkan bahwa ruang publik harus diisi oleh fakta, bukan provokasi," tegasnya.

Ia kembali mengingatkan kehadiran tim Satgas dari GRIB Jaya. Kedatangan mereka bukan tindakan tanpa dasar.

Ia menuturkan sebelum Satgas GRIB Jaya mendatangi rumah penulis di kawasan Cimanggis, Depok. Tim Hukum DPP GRIB Jaya sudah mempersiapkan dokumen hingga berbagai bukti digital.

Pergerakan Tim Satgas ormas GRIB Jaya tadinya berencana untuk melakukan pelaporan kepada pihak Kepolisian. Pemicu dari upaya ini akibat tindakan doking hingga intimidasi siber secara masif.

Beberapa nomor asing dari WhatsApp (WA) melakukan penyebaran konten secara ofensif terkait Ahmad Bahad. Penyerangan langsung mengacu kepada orang-orang di lingkungan Hercules.

"Tindakan doxing dan teror digital ini sudah kami catat secara detail dan sedang dipantau ketat oleh tim hukum untuk diproses secara pidana," terangnnya.

Kata dia, ormas GRIB Jaya memberikan pengecaman keras terhadap opini yang menggiring seolah-olah pihaknya bertindak melawan hukum hingga menekan secara fisik. Contoh narasi yang beredar seperti penyanderaan.

Lagi pula, Ketua RW setempat langsung melakukan pengawalan hingga pendampingan. Hal itu terjadi sejak pihak GRIB Jaya mendatangi lokasi setelah berkoordinasi dengan RW hingga pihak Kepolisian.

"Kehadiran Ketua RW dan kepolisian menjadi bukti mutlak bahwa proses berjalan terbuka, transparan, dan sesuai prosedur sosial," terangnya.

Soal Bawa Anak Ahmad Bahar

Pemicu peristiwa penggerudukan secara paksa tak lepas dari sebuah konten video yang viral di TikTok milik Ahmad Bahar. GRIB Jaya sempat mencari keberadaan sang penulis di rumahnya.

Sayangnya Ahmad Bahar tidak berada di rumahnya saat aksi penggeledahan. Di momen ini, Tim Satgas GRIB Jaya hanya melihat tiga orang anak sang penulis.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya, Wilson Colling menjelaskan terkait anak Ahmad Bahar dibawa ke Kantor GRIB Jaya. Tujuannya agar sang penulis memberikan klarifikasi.

"Perlu kami ingatkan bahwa semalam memang anaknya Pak Ahmad ada di kantor, tapi sesungguhnya itu hanya untuk melakukan klarifikasi dan ketua umum kami itu menunggu ayahnya, tamp sampai selesai ayahnya tidak datang," jelas Wilson.

Wilson mengatakan, GRIB Jaya akhirnya memutuskan masalah ini diselesaikan dengan cara mediasi di Polres Depok. Pilihan tersebut menghasilkan kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Kami sama-sama sepakat untuk mengakhiri kegaduhan dan polemik ini dan kekeluargaan biar ke depan tidak ada masalah lagi, baik anggota dan lainnya," ucapnya.

Ahmad Bahar Minta Maaf kepada Hercules

Sementara, Ahmad Bahar menyampaikan pernyataan permohonan maafnya atas kegaduhan dari konten yang diduga berunsur memfitnah hingga menantang Hercules.

"Sebagai manusia biasa, saya meminta maaf kepada pimpinan GRIB Jaya, yaitu Pak Haji Hercules, kemudian juga kepada istri beliau dan pengurus GRIB," ucap Ahmad Bahar.

"Semoga dari permohonan maaf ini kita menjadi saudara, tidak ada masalah, tidak berkonflik," sambungnya.

Ahmad menjelaskan awal mula kronologi konflik ini. Hal itu dipicu lantaran Hercules sempat menantang tokoh politik Amien Rais.

Ahmad kebetulan dekat dengan Amien Rais. Walau begitu, ia tak membantah konten tersebut mengandung unsur menyinggung hercules.

Penulis buku itu menyayangkan adanya video lain yang bukan dibuat olehnya merebak di media sosial. Aksi peretasan pada nomor telepon seluler milik putrinya dan dirinya berisi nada ancaman kepada Hercules sehingga memicu ketegangan.

"Ada video lain yang bukan saya yang membuat, tapi HP saya dan HP anak saya di-hack sehingga ada video-video tertentu yang itu bukan punya saya. Itu barangkali menjadi sumber pemicu kesalahpahaman," tukas Ahmad Bahar.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bobotoh Siap-Siap, Persib Bandung Bakal Pecahkan Rekor Berusia 55 Tahun jika Resmi Juara Super League Musim Ini

Bobotoh Siap-Siap, Persib Bandung Bakal Pecahkan Rekor Berusia 55 Tahun jika Resmi Juara Super League Musim Ini

Persib Bandung berada di ambang sejarah besar menjelang pekan terakhir Super League 2025/2026. Maung Bandung berpeluang memecahkan rekor Liga Indonesia yang sudah bertahan selama 55 tahun.
Tinju Dunia: Fabio Wardley Aktifkan Klausul Rematch Demi Rebut Lagi Gelar Kelas Berat dari Daniel Dubois

Tinju Dunia: Fabio Wardley Aktifkan Klausul Rematch Demi Rebut Lagi Gelar Kelas Berat dari Daniel Dubois

Fabio Wardley resmi mengaktifkan klausul pertandingan ulang melawan Daniel Dubois (23-3, 21 KO), untuk kembali merebut gelar juara dunia kelas berat WBO.
Mantan Rival Buka Suara soal Comeback Conor McGregor, Wanti-wanti Max Holloway soal Kekuatan The Notorious

Mantan Rival Buka Suara soal Comeback Conor McGregor, Wanti-wanti Max Holloway soal Kekuatan The Notorious

Comeback Conor McGregor di UFC 329 melawan Max Holloway menuai sorotan. Meski lama absen dan tak diunggulkan, mantan rivalnya menegaskan bahwa kekuatan McGregor
Bergerak Melemah, Rupiah Hari Ini 19 Mei 2026 Rp17.685 per Dolar AS

Bergerak Melemah, Rupiah Hari Ini 19 Mei 2026 Rp17.685 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada pagi hari ini 19 Mei 2026 bergerak melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.685 dolar AS.
KDM Tak Ingin Rakyatnya Menderita Gara-gara Aktivitas Tambang yang Merusak, Dedi Usulkan Gebrakan Ini

KDM Tak Ingin Rakyatnya Menderita Gara-gara Aktivitas Tambang yang Merusak, Dedi Usulkan Gebrakan Ini

Tak ingin masyarakat terdampak aktivitas tambang menderita, KDM mengusulkan 70 persen pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi.
Sidang Lanjutan Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kunang, Kuasa Hukum Sebut Kebijakan Proyek Ada di Kepala Dinas

Sidang Lanjutan Bupati Nonaktif Bekasi Ade Kunang, Kuasa Hukum Sebut Kebijakan Proyek Ada di Kepala Dinas

Kuasa hukum Ade Kunang, I Wayan Suka Wirawan bersikukuh jika kliennya tidak terlibat dalam pengaturan proyek sebagaimana yang disampaikan sejumlah saksi di persidangan

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Dalam menjalankan usaha, pedagang berharap dagangannya ramai pembeli, mendatangkan keuntungan halal, serta dipenuhi keberkahan. Bacalah doa penglaris dagangan
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT