Warga Malut harus Tahu, 4 Strategi Sherly Tjoanda Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Adha: 100 ekor Sapi Dibagikan
- Instagram Sherly Tjoanda @s_tjo
Tidak lupa juga, Gubernur Sherly Tjoanda memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan atas kolaborasi yang solid.
Menurutnya capaian positif di mana angka inflasi Maluku Utara yang sempat menyentuh angka 5% pada Maret (menjelang Ramadhan), kini telah berhasil ditekan secara signifikan, berkat kerjasama.
"Per Mei 2026, inflasi year on year (y-on-y) kita berada di angka 2,03% dan year to tame (y-on-t) di angka 2,59%. Angka ini sudah berada di bawah standar nasional. Ini adalah hasil kerja keras seluruh stakeholder dalam menjaga stabilitas harga di Maluku Utara," ujar Gub Sherly.
Sekalipun inflasi terkendali, Gubernur menyoroti ketergantungan Maluku Utara terhadap pasokan luar daerah. Sejauh ini 80% beras masih didatangkan dari luar, serta belum adanya produksi mandiri untuk ayam potong dan telur.
Dorong Infrastruktur
Perlu diketahui, selain dari stabilitas ekonomi, Sherly Tjoanda pernah menjelaskan dalam mewujudkan mimpinya itu. Dibutuhkan langkah besar berupa pembangunan infrastruktur.
Bangun infrastruktur yang berfokus seperti membangun akses atau jalan. Tujuannya bukan sekadar jalan yang saling terhubung.
"Melalui skema Kontrak Payung bersama @lkpp_ri, pembangunan jalan kini bisa berjalan lebih cepat, lebih hemat, dan lebih pasti tanpa proses tender berulang," ucapnya, dikutip dari Instagramnya.
Lebih lanjut, kata Sherly Tjoanda Laos hasil kerjasama dengan Lembaga Kebijakan Penggadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP RI) menghasilkan kontrak payung bersama.
Diharapkan bisa menghasilkan 7 ruas jalan sepanjang 75 km, yang disebutkan sudah dikontrak dan segera mulai dikerjakan.
Sebab setiap pembangunan atau rupiah yang dihemat harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat, kata Sherly Tjoanda.(klw)
Load more