News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi umumkan sayembara Rp750 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan Aman Yani, sosok misterius di balik kasus pencairan dana pensiun yang viral. 
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:55 WIB
Dedi Mulyadi dan Adik Kandung Aman Yani
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali membuat publik terperangah setelah Gubernur Jawa Barat itu secara resmi mengumumkan sayembara berhadiah Rp750 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan sosok misterius bernama Aman Yani, pria yang namanya terseret dalam kasus pencairan dana pensiun yang kini tengah ramai dibicarakan publik.

Dedi Mulyadi sebelumnya telah melakukan penelusuran mendalam di kanal YouTube pribadinya dan berhasil mematahkan alibi palsu terdakwa Ririn Rifanto. Ia memanggil pihak keluarga Aman Yani dan pihak bank terkait untuk menelusuri identitas asli sang pria misterius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aman Yani sendiri adalah mantan karyawan bank swasta yang telah bekerja sejak 1989 dan diberhentikan pada akhir 2015 akibat skandal kredit macet senilai Rp24 miliar. Sejak saat itu, keberadaannya menjadi tanda tanya besar.

Dedi Mulyadi juga mengundang Ahmad Khotibul,  pengacara yang sempat membantu pencairan dana pensiun atas nama Aman Yani untuk menggali kebenaran. 

Hasilnya mengejutkan, Ahmad Khotibul mengaku tidak pernah sekalipun bertemu langsung dengan Aman Yani, meski tetap menjalankan tugasnya sesuai prosedur hukum. Lebih mengejutkan lagi, jasanya dibayar cicilan hingga 30 kali dan hingga kini masih belum lunas.

Pada 20 Mei 2026, Dedi Mulyadi kembali memanggil adik kandung Aman Yani untuk mencari solusi. Dalam unggahan Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menunjukkan foto Aman Yani seraya mengungkap kegelisahannya.

"Saya bertemu dengan adik Pak Aman Yani, yang hari ini tidak ada. Tidak adanya apakah tidak ada itu ada tapi tidak bisa dilihat, atau sudah tidak bisa dilihat, atau sudah meninggal dunia," ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi juga menyoroti kejanggalan besar dalam kasus ini, dana pensiun Aman Yani dicairkan berdasarkan surat kuasa, padahal pemberi dan penerima kuasa tidak pernah bertemu secara langsung.

"Bapak tahu sudah ada pengakuan dari pengacara Khotib bahwa dana pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak, walaupun si pemberi kuasa dengan yang memberi kuasa tidak pernah bertemu. Ini peristiwa paling aneh," tegasnya.

Pengacara Khotib sendiri mengaku bahwa komunikasi awalnya dengan Aman Yani hanya dilakukan melalui SMS dan email untuk keperluan pencairan dana pensiun. 

Namun pada kontak terakhir, ia menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai Aman Yani meminta bantuan pengkinian data, dengan klaim bahwa Aman Yani saat itu sedang berada di Singapura. 

Tak berhenti menyelidiki, Dedi Mulyadi kemudian melontarkan tawaran mengejutkan kepada Aman Yani untuk segera pulang.

"Nah saya begini Pak, bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta, saya tambahin jadi Rp730 juta deh, saya kasih buat bapak tapi bapak balik. Balik ke Indramayu, temui istri, temui anak-anak dan keluarga, walaupun istrinya sudah menjadi mantan," ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi bahkan membuka sayembara terbuka bagi seluruh masyarakat.

"Kalau ada yang menemukan Pak Aman Yani, saya kasih juga Rp750 juta. Silakan kembali bawa Pak Aman Yani ke Indramayu, itu pesan saya untuk semua. Nanti mudah-mudahan masalah ini harus cepat selesai dan Pak Aman Yani harus ditemukan, hidup ataupun sudah meninggal," tutup Dedi Mulyadi.

Sayembara yang diumumkan Dedi Mulyadi ini menjadi babak baru dalam kasus Aman Yani yang semakin pelik. Dengan total hadiah Rp750 juta, publik kini ikut diajak berperan aktif mengungkap keberadaan sosok yang selama ini hilang tanpa jejak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Praktisi Hukum yang Menilai Sarwendah Masih Layak Memegang Hak Asuh Anak Ruben Onsu

2 Praktisi Hukum yang Menilai Sarwendah Masih Layak Memegang Hak Asuh Anak Ruben Onsu

Sarwendah dinilai masih layak memegang hak asuh anak Ruben Onsu oleh dua praktisi hukum. Mereka menilai belum ada bukti kelalaian Sarwendah.
Tak Cukup Lima Gol, Marc Klok Sebut Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang 8-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026

Tak Cukup Lima Gol, Marc Klok Sebut Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang 8-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia membuka langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Namun, bagi Marc Klok, hasil tersebut ternyata masih kurang baik.
Misteri Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Belum Terungkap, KDM Datangi Polres Purwakarta

Misteri Kasus Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur Belum Terungkap, KDM Datangi Polres Purwakarta

Dedi Mulyadi mendatangi langsung Mapolres Purwakarta pada Senin (27/7/2026) untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus kematian satpam di Waduk Jatiluhur.
IHSG Dibuka Menguat Siap Tes Resistance, Bursa Asia Menguat dan Wall Street Variatif

IHSG Dibuka Menguat Siap Tes Resistance, Bursa Asia Menguat dan Wall Street Variatif

IHSG dibuka menguat 6 poin atau 0,10 persen di level 6.192 pada pembukaan perdagangan Selasa, 28 Juli 2026
Reaksi Kecewa Pelatih Kamboja usai Dikalahkan Timnas Indonesia Hampir Setengah Lusin Gol di Piala AFF 2026

Reaksi Kecewa Pelatih Kamboja usai Dikalahkan Timnas Indonesia Hampir Setengah Lusin Gol di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Kamboja, Koji Gyotoku, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah kalah telak 1-5 dari Timnas Indonesia pada laga Grup A Piala AFF 2026.
Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Partai Berkarya Nusantara secara resmi mengumumkan pergantian namanya menjadi Partai Berkarya Nasional

Trending

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Ibu Dokter Intern yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen di Kalibata Alami Syok, Polisi: Belum Bisa Dimintai Keterangan

Ibu Dokter Intern yang Tewas Jatuh dari Lantai 18 Apartemen di Kalibata Alami Syok, Polisi: Belum Bisa Dimintai Keterangan

Ibu dokter intern yang tewas jatuh dari lantai 1 apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026) lalu mengalami syok.
Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Ini Jawaban Penasehat Hukum Febrie Adriansyah

Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Ini Jawaban Penasehat Hukum Febrie Adriansyah

Penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) oleh Tim Sembilan Kejaksaan Agung untuk kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dipertanyakan kuasa hukum tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT