News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata ini Alasan Utama KDM Membongkar Pedagang Kaki Lima dari Trotoar sampai Menuai Kritikan

Baru-baru ini KDM membongkar pedagang kaki lima di trotoar kawasan Pasar Ciracas, Bandung. Aksinya menuai pro dan kontra hingga viral di medsos.
Kamis, 21 Mei 2026 - 19:29 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube

Jakarta,tvonenews.com- Kang Dedi Mulyadi atau yang disapa KDM tengah jadi sorotan karena baru-baru ini membongkar pedagang kaki lima di kawasan Pasar Cicadas, Bandung.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Pasalnya menuai pro dan kontra atas aksinya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, ia menjelaskan kalau dirinya punya alasan utama membongkar pedagang kaki lima (PKL) dari tempat yang lama ditempati.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Para PKL Cicadas
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Para PKL Cicadas
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Penertiban dilakukan secara pendekatan dialogis dan humanis. Dalam kunjungannya langsung ke lokasi, ia menawarkan solusi nyata.

Disampaikan kalau langkah ini diambil setelah melihat langsung kondisi riil di lapangan. Adanya Trotoar yang tidak berfungsi semestinya, atau hanya menghasilkan pendapatan yang sangat minim bagi para pedagang yang bertahan.

Berdasarkan pengakuan salah satu pedagang setempat, penghasilan bersih dari berjualan rokok dan kopi harian kerap kali tidak menentu dan berada di bawah standar kebutuhan hidup layak.

"Langkah ini diambil agar Kota Bandung menjadi lebih bersih dan rapi, sementara di sisi lain rakyat kecil tetap memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang jauh lebih baik dan pasti demi mengatasi kemiskinan," katanya, dikutip dari laman Jabarprov, Kamis (21/5).

Dirangkum dari tayangan YouTubenya Dedi Mulyadi Channel dan Jabarprov, kalau ia punya 3 cara jitu melunakkan PKL.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube

Ternyata dia menawarkan solusi nyata pertama jaminan lapangan pekerjaan baru bagi para pedagang yang terdampak pembongkaran lapak.

Kemudian Kang Dedi Mulyadi menawarkan program alih profesi kepada para pedagang, untuk menjadi petugas kebersihan kota di bawah pengelolaan pemeliharaan fasilitas jalan provinsi.

Dengan program ini, para mantan pedagang ditawarkan kepastian penghasilan harian yang disesuaikan dengan standar upah minimum kota (UMK).

Para pedagang menyambut positif tawaran alih profesi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mengosongkan serta membongkar kios mereka secara sukarela. Proses pendataan identitas para pedagang yang berminat langsung dilakukan di lokasi demi memastikan transisi berjalan lancar.

KDM menawarkan program alih profesi kepada para pedagang, seperti menjadi petugas kebersihan kota di bawah pengelolaan pemeliharaan fasilitas jalan provinsi.

Diharapkan para mantan pedagang bisa dapat kepastian penghasilan harian yang disesuaikan dengan standar upah minimum kota (UMK).

Ketiga, pada masa transisi sebelum mereka resmi mulai bekerja sebagai petugas kebersihan.

Kang Dedi juga memborong seluruh barang dagangan yang tersisa milik para pedagang yang ditemuinya, mulai dari pedagang asongan, ikan, hingga kacamata keliling, serta memberikan bantuan modal hidup sementara.

Pemerintah harus mengefisiensikan anggaran untuk dialokasikan langsung pada pekerjaan riil yang menyentuh masyarakat,” pesan Kang Dedi Mulyadi.(klw)

 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT