7 Tips Menyimpan Daging Kurban di Kulkas, Lebih Awet Tidak Cepat Busuk
- Ilustrasi AI/ChatGPT
tvOnenews.com - Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Momen Idul Adha identik dengan melimpahnya daging kurban di rumah.
Agar kualitas daging tetap segar dan tahan lama, penyimpanan yang tepat di kulkas maupun freezer menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.
Jika disimpan sembarangan, daging bisa cepat berubah warna, berbau, bahkan memicu pertumbuhan bakteri.
Menyimpan daging kurban dengan cara yang benar tidak hanya menjaga kualitas rasa, tetapi juga membantu mempertahankan kandungan gizinya.
Berikut beberapa tips menyimpan daging kurban agar lebih awet di kulkas.
- Freepik
1. Jangan Langsung Dicuci
Banyak orang langsung mencuci daging setelah diterima. Padahal, daging mentah sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan karena air dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat daging lebih cepat rusak.
Jika terdapat kotoran, cukup bersihkan bagian permukaannya menggunakan tisu dapur atau lap bersih. Daging bisa dicuci saat akan dimasak.
2. Potong Sesuai Porsi Masak
Sebelum dimasukkan ke kulkas, sebaiknya daging dipotong sesuai kebutuhan memasak. Cara ini memudahkan saat ingin digunakan tanpa harus mencairkan seluruh stok daging.
Menyimpan daging dalam porsi kecil juga membantu proses pembekuan lebih merata dan menjaga kualitas teksturnya.
3. Gunakan Wadah atau Plastik Kedap Udara
Simpan daging dalam wadah tertutup rapat atau plastik khusus freezer agar tidak terkontaminasi udara dan bau makanan lain di kulkas.
Pastikan setiap kemasan tertutup rapat untuk mengurangi risiko freezer burn atau permukaan daging menjadi kering akibat udara dingin.
4. Pisahkan Daging dan Jeroan
Daging dan jeroan sebaiknya tidak disimpan dalam satu wadah. Jeroan memiliki kadar air lebih tinggi dan cenderung lebih cepat rusak dibandingkan daging.
Dengan memisahkannya, kualitas dan kesegaran masing-masing bahan bisa lebih terjaga.
5. Simpan di Freezer Jika Ingin Tahan Lama
Jika daging tidak akan langsung dimasak dalam waktu dekat, simpan di freezer dengan suhu beku. Daging sapi atau kambing dapat bertahan hingga beberapa bulan jika dibekukan dengan benar.
Sementara jika hanya disimpan di chiller kulkas biasa, daging sebaiknya diolah dalam waktu 1–3 hari agar tetap aman dikonsumsi.
6. Beri Label Tanggal Penyimpanan
Menempelkan label tanggal penyimpanan membantu mengetahui stok mana yang harus digunakan lebih dulu. Cara sederhana ini penting agar daging tidak terlalu lama tersimpan hingga kualitasnya menurun.
Gunakan prinsip first in first out, yakni daging yang lebih dulu disimpan sebaiknya lebih dulu digunakan.
7. Cairkan Daging dengan Cara yang Tepat
Saat akan digunakan, hindari mencairkan daging beku di suhu ruang terlalu lama. Cara paling aman adalah memindahkan daging dari freezer ke chiller kulkas beberapa jam sebelumnya agar mencair perlahan.
Metode ini membantu menjaga tekstur daging sekaligus mengurangi risiko pertumbuhan bakteri.
Dengan penyimpanan yang tepat, daging kurban bisa tetap segar, higienis, dan tahan lebih lama.
Selain menjaga kualitas makanan, cara ini juga membantu mengurangi risiko pemborosan selama momen Idul Adha. (gwn)
Load more