Bertahun-tahun Tak Terselesaikan, Dedi Mulyadi Komitmen Bersihkan 113 Ton Sampah Bandung Raya dalam 3 Hari
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71
tvOnenews.com - Masalah sampah di Bandung Raya yang bertahun-tahun tak kunjung tuntas kini menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Tak hanya berbicara, ia langsung turun tangan dan bertolak ke Bandung untuk mengomandoi penanganan 113 ton sampah yang masih menumpuk. Tiga hari, itulah tenggat waktu yang ia canangkan.
Dalam unggahan Instagram terbarunya pada 28 Mei 2026, Dedi Mulyadi menyapa warganet yang tengah menikmati libur panjang maupun yang sudah kembali beraktivitas.
Setelah memberikan semangat kepada masyarakat, Gubernur Jawa Barat itu langsung menyoroti persoalan sampah yang menumpuk di kawasan Bandung Raya.
Dedi Mulyadi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi yang sudah berlangsung lama tersebut.
Ia menyatakan, "Pagi hari ini kita akan berfokus menyelesaikan sampah di wilayah Bandung Raya. Ada 113 ton sampah yang masih bertumpuk. Selama bisa jadi mungkin bertahun-tahun tidak terselesaikan."
Tak berhenti pada pernyataan, Dedi Mulyadi langsung mengambil langkah konkret.
"Maka pagi hari ini saya akan berangkat ke Bandung untuk mengomandoi seluruh wilayah Bandung Raya agar sampahnya selesai dalam waktu 3 hari ke depan. Sehingga tidak ada lagi sampah yang menahun dan ke depan kita akan fokus melakukan pengelolaan sampah dengan baik," ucap Dedi Mulyadi.
Komitmen Dedi Mulyadi tidak hanya soal bersih-bersih sesaat. Gubernur Jawa Barat ini juga menyiapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, baik di tingkat kota maupun desa.
"Baik yang berada di TPA maupun yang masih ada di rumah-rumah, dengan membuat sistem: satu, pengelolaan sampah dalam skala besar; dua, pengelolaan sampah dalam skala kecil yang ada di desa dan kelurahan," jelasnya.
Dedi Mulyadi juga menyinggung pola yang kerap berulang setiap musim libur panjang.
"Setiap libur panjang pasti melahirkan tumpukan sampah yang mungkin tidak selesai ditangani pasca libur itu, " pungkas Dedi Mulyadi.
Pernyataan ini menegaskan bahwa penanganan sampah Bandung Raya bukan sekadar respons darurat, melainkan bagian dari pembenahan sistem yang lebih menyeluruh.
Unggahan tersebut langsung mendapat respons hangat dari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah nyata Dedi Mulyadi sebagai pemimpin yang turun langsung ke lapangan.
Load more