News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Heru Gundul Kesembur Bisa Ular Kobra hingga Kondisi Terbaru setelah Matanya Sulit Melek 18 Jam

Presenter Widi Heru Wasana (Heru Gundul) berbagi detik-detik momen berbahaya disemprot bisa ular kobra dan kondisi terkini matanya yang tidak terbuka 18 jam.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:33 WIB
Heru Gundul pegang ular king kobra milik Panji Petualang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Panji Petualang

Jakarta, tvOnenews.com - Presenter Widi Heru Wasana alias Heru Gundul mencuri perhatian publik. Belakangan ini, ia berbagi pengalaman mengerikan yang memicu gelombang kekhawatiran publik.

Heru Gundul mengabarkan dirinya mengalami insiden tak biasa. Presenter Jejak Si Gundul itu terkena semburan bisa ular kobra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironisnya, semburan bisa ular kobra tersebut tepat menyasar bagian matanya. Hal ini membuat Heru Gundul mengaku sempat tidak bisa melek selama belasan jam.

Kabar Heru Gundul mengalami insiden disemprot bisa ular kobra dibagikan melalui Instagram pribadinya, @heru.gundul. Ia memberikan pesan dari kejadian ini agar masyarakat lebih berhati-hati saat mengevakuasi reptil berbahaya.

"Hari apes enggak ada di kalender. Dapat sapaan dari Naja, lebih berhati-hati yo lur di saat rescue," tulis Heru Gundul dikutip tvOnenews.com, Sabtu (30/5/2026).

Detik-detik Heru Gundul Kena Semburan Bisa Ular Kobra

Momen mencekam Heru Gundul saat kesembur bisa ular kobra
Momen mencekam Heru Gundul saat kesembur bisa ular kobra
Sumber :
  • Instagram/@heru.gundul

Dalam unggahan lainnya melalui Instagram, Heru Gundul membagikan kronologi momen mencekam sebelum matanya menjadi korban terkena semburan bisa ular kobra.

Sebelumnya, Heru berbagi momen saat dirinya mengendarai motor bersama temannya. Kala itu, mereka sedang menuju lokasi di mana terdapat ular kobra.

Pasalnya, ia mendapat laporan dari warga bahwa ada ular kobra yang meresahkan mereka. Hal ini membuat Heru Gundul dan temannya menuju lokasi.

Menariknya seusai tiba di lokasi, Heru tampil gagah mengenakan pakaian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di momen ini, ia langsung mengevakuasi ular kobra jenis Naja.

Sesuai aduan dari masyarakat sekitar, ular kobra tersebut langsung menyerang Heru Gundul. Hewan reptil berbahaya itu bahkan menyemburkan bisa ke arah sang presenter.

Situasi ini membuat orang Lampung tersebut semakin berhati-hati. Pasalnya, ular kobra tersebut beberapa kali menyemprotkan bisanya sebagai bentuk perlindungan.

Ular kobra tersebut sempat kabur ke bawah tanah. Heru Gundul tak membiarkan hal itu karena bisa mengancam warga setempat jika tidak segera dievakuasi olehnya.

"Ularnya masuk ke tanah, lur. Ularnya langsung sembur-sembur (bisa) ke mataku lho," kata Heru.

Proses evakuasi bahkan sampai dibantu menggunakan alat berat excavator atau beko. Alhasil, peristiwa mencekam kembali terjadi saat Heru coba menangkap ular kobra tersebut.

Hewan reptil itu lagi-lagi coba menyemburkan bisanya. Pada akhirnya, mata dan wajahnya terpapar bisa berbahaya ular kobra.

Heru langsung mendapat pertolongan pertama sesaat setelah kejadian mengerikan tersebut. Cairan bisa berada di area matanya langsung dibersihkan menggunakan air yang mengalir.

Akan tetapi, zat bisa yang beracun sudah menjalan ke dalam jaringan matanya. Heru pun mengalami iritasi berat hingga merasa panas dan terbakar.

Mata Tidak Bisa Melek 18 Jam

Atas kejadian itu, mata Heru semakin membengkak parah. Ia memperlihatkan kondisi dirinya kesulitan membuka matanya selama 18 jam.

Heru hanya bisa berharap agar masyarakat mendoakan dirinya segera pulih. Sebab, pembengkakan saraf matanya berada di situasi berbahaya.

"Lur, ini tadi kesembur bisa kobra. Doain ya cepat pulih dan ini bisanya sudah keluar cuma kena saraf jadi bengkak. Sudah enggak terlalu merah kan lur?," ucap Heru Gundul.

"Hati-hati ya, pokoknya safety first, karena apa? Hari apes enggak ada di kalendar. Jadi, kalian tetap hati-hati dan waspada," sambungnya.

Kondisi Terkini Heru Gundul

Heru Gundul mengungkap kondisi terbaru matanya yang sempat tidak bisa melek setelah terkena semburan bisa ular kobra
Heru Gundul mengungkap kondisi terbaru matanya yang sempat tidak bisa melek setelah terkena semburan bisa ular kobra
Sumber :
  • Instagram/@heru.gundul

Sehari kemudian, Heru membagikan kabar perkembangan terbaru mengenai kesehatan matanya. Ia menunjukkan dirinya telah bisa melihat.

Kendati demikian, Heru masih mengalami kesakitan setelah tidak bisa melihat selama 18 jam. Hal itu sebagai dampak dari bisa yang memberikan rasa panas di bagian matanya.

"Makasih ya lur. Kemarin mataku bengkak enggak bisa melek, yah sekarang sudah melek lagi walaupun masih mengganjal. Puji Tuhan, kemarin sempat 18 jam enggak bisa melek, mau melek sakit banget dan matanya itu lengket banget, rasanya panas," ungkap Heru Gundul.

Heru Gundul menambahkan, setidaknya kemerahan di matanya perhalan sudah mulai hilang. Ia mengimbau agar masyarakat khususnya pengikutnya tetap mengutamakan keselamatan, terutama saat mengevakuasi hewan kategori berbahaya.

"Berkat doa kalian, puji Tuhan sekarang aku bisa melek lagi. Mata merah juga hilang, makasih ya lur. Buat kalian juga sehat selalu dan selalu hati-hati dalam setiap aktivitas. Safety first," tukasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal MotoGP San Marino 2026, Sabtu 12 September: Duel Marc Marquez vs Marco Bezzecchi di Sprint Race Hari Ini!

Jadwal MotoGP San Marino 2026, Sabtu 12 September: Duel Marc Marquez vs Marco Bezzecchi di Sprint Race Hari Ini!

Jadwal MotoGP San Marino 2026 memasuki hari kedua, Sabtu 12 September, dengan duel Marc Marquez dan Marco Bezzecchi menjadi perhatian utama.
Kemenkum Bebaskan PNBP RUPS dan Tunda Sanksi Pemblokiran PT Hingga Akhir 2026

Kemenkum Bebaskan PNBP RUPS dan Tunda Sanksi Pemblokiran PT Hingga Akhir 2026

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan, komitmen pemerintah untuk membebaskan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terkait pelaporan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) serta menunda pengenaan sanksi pemblokiran administrasi Perseroan Terbatas (PT) hingga akhir tahun 2026.
Tuju Dua Tahun Pemerintahan Era Prabowo-Gibran, Masyarakat Diajak Kawal Program MBG

Tuju Dua Tahun Pemerintahan Era Prabowo-Gibran, Masyarakat Diajak Kawal Program MBG

Pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka nyaris berjalan dua tahun.
Lewat FGD, Sespimti Polri Angkatan 36 Edukasi Pencegahan Karhutla

Lewat FGD, Sespimti Polri Angkatan 36 Edukasi Pencegahan Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi salah satu ancaman serius yang perlu diantisipasi, terutama saat memasuki musim kemarau.
Lewat Program Ini, Mahasiswa Baru Diajak Mengenali Lingkungan Kampus di Tangerang

Lewat Program Ini, Mahasiswa Baru Diajak Mengenali Lingkungan Kampus di Tangerang

Swiss German University (SGU), Kabupaten Tangerang menyambut mahasiswa baru melalui SGU Student Orientation Week 2026 yang berlangsung pada 7–10 September 2026 dengan tema 'Lynoria' dan tagline 'Start Today, Shape Tomorrow' dalam mengenal lingkungan akademik, kehidupan kampus, serta berbagai kesempatan pengembangan diri selama menempuh pendidikan.
Lewat Pelatihan dan Pendampingan, Sandiaga Uno Dorong Kemajuan UMKM

Lewat Pelatihan dan Pendampingan, Sandiaga Uno Dorong Kemajuan UMKM

Perjalanan membangun usaha tidak selalu berjalan mulus khususnya pelaku UMKM.

Trending

Muktamar ke-35 NU Rampung, Masyarakat Diajak Kembali Berperan Jaga Ketertiban dan Keamanan

Muktamar ke-35 NU Rampung, Masyarakat Diajak Kembali Berperan Jaga Ketertiban dan Keamanan

Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur rampung terlaksana beberapa waktu lalu.
Pemanfaatan AI Upaya Perkuat Daya Saing Industri Mineral

Pemanfaatan AI Upaya Perkuat Daya Saing Industri Mineral

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID memperluas pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di berbagai tahapan rantai nilai pertambangan, mulai dari eksplorasi, operasi tambang, pengolahan mineral hingga pemantauan emisi.
Kemendikdasmen Miliki Target Revitalisasi 71.744 Sekolah di Tahun 2026, Prioritas di Daerah Bencana dan 3T

Kemendikdasmen Miliki Target Revitalisasi 71.744 Sekolah di Tahun 2026, Prioritas di Daerah Bencana dan 3T

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi terhadap puluhan ribu sekolah di tahun 2026.
Lewat Pelatihan dan Pendampingan, Sandiaga Uno Dorong Kemajuan UMKM

Lewat Pelatihan dan Pendampingan, Sandiaga Uno Dorong Kemajuan UMKM

Perjalanan membangun usaha tidak selalu berjalan mulus khususnya pelaku UMKM.
Persija Vs Persib: Maung Bandung Gunakan Rantis Selama di Jakarta

Persija Vs Persib: Maung Bandung Gunakan Rantis Selama di Jakarta

Persib Bandung akan menjajal kekuatan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Dalam pertandingan ini, Persib Bandung sudah tiba di Jakarta satu hari sebelum pertandingan, Jumat (11/9/2026). 
Lewat Program Ini, Mahasiswa Baru Diajak Mengenali Lingkungan Kampus di Tangerang

Lewat Program Ini, Mahasiswa Baru Diajak Mengenali Lingkungan Kampus di Tangerang

Swiss German University (SGU), Kabupaten Tangerang menyambut mahasiswa baru melalui SGU Student Orientation Week 2026 yang berlangsung pada 7–10 September 2026 dengan tema 'Lynoria' dan tagline 'Start Today, Shape Tomorrow' dalam mengenal lingkungan akademik, kehidupan kampus, serta berbagai kesempatan pengembangan diri selama menempuh pendidikan.
Lensa Berbicara: PFI Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Lensa Berbicara: PFI Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT