News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituduh Penipu oleh Warga Kaltim yang Jadi Korban AI, Respons Dedi Mulyadi Malah Bikin Kaget: Marahnya Sama Saya

Respons berkelas Dedi Mulyadi soal video viral yang memperlihatkan seorang warga Kalimantan Timur meluapkan kemarahannya dan menyebut KDM sebagai penipu.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:30 WIB
Dedi Mulyadi memberikan respons terhadap pria yang menyebutnya sebagai penipu
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

tvOnenews.com - Nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendadak menjadi perbincangan setelah muncul video viral yang memperlihatkan seorang warga Kalimantan Timur meluapkan kemarahannya dan menyebut KDM sebagai penipu.

Belakangan diketahui, kemarahan tersebut bukan tanpa sebab. Warga tersebut ternyata menjadi korban penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku disebut menggunakan fitur video call dengan wajah dan suara yang menyerupai Dedi Mulyadi sehingga korban percaya dan mengikuti arahan yang diberikan.

Seorang pria mengaku ditipu oleh Dedi Mulyadi dan menyebut gubernur Jawa Barat itu sebagai penipu
Seorang pria mengaku ditipu oleh Dedi Mulyadi dan menyebut gubernur Jawa Barat itu sebagai penipu
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian dan akhirnya melampiaskan kekecewaannya kepada Dedi Mulyadi.

Menanggapi tuduhan tersebut, KDM memilih memberikan penjelasan secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam keterangannya, Dedi mengaku sudah mengetahui identitas warga tersebut dan memahami bahwa yang bersangkutan sebenarnya menjadi korban penipuan digital.

"Buat bapak yang baik hati, saya tahu alamat bapak di Kalimantan Timur, dan bapak itu masalahnya tertipu oleh video call AI dengan menggunakan suara saya," ujar Dedi Mulyadi, dilansir dari Instagramnya.

Dedi Mulyadi memberikan respons terhadap pria yang menyebutnya sebagai penipu
Dedi Mulyadi memberikan respons terhadap pria yang menyebutnya sebagai penipu
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

KDM menjelaskan bahwa dirinya selama ini sudah berkali-kali mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut namanya.

Dedi Mulyadi saat Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Kota Jayapura, Papua
Dedi Mulyadi saat Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Kota Jayapura, Papua
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Namun, ia memahami bahwa perkembangan teknologi AI membuat sebagian orang semakin sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu.

Menariknya, Dedi mengaku tidak mempermasalahkan ketika dirinya disebut sebagai penipu oleh korban.

Menurutnya, tuduhan tersebut muncul karena korban sedang berada dalam kondisi emosional setelah mengalami kerugian.

"Saya dituduh apa pun oleh siapa pun. Yang penting saya akan tetap berbuat sekemampuan saya terhadap sesama manusia sesuai dengan tugas dan fungsi saya," tegasnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Dari informasi yang diterimanya, Dedi mengungkap bahwa warga tersebut ternyata mengalami dua kali penipuan dalam waktu berbeda.

Penipuan pertama berkaitan dengan iming-iming hadiah yang mengharuskan korban mengirim sejumlah uang sebagai biaya tebusan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, korban kembali tertipu oleh tawaran pekerjaan di Jakarta yang ternyata tidak pernah ada.

Menurut Dedi, korban sudah mengeluarkan uang untuk kedua modus tersebut sebelum akhirnya menyadari bahwa dirinya telah menjadi sasaran penipuan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger! Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Pintu Air Kebon Manggis Jaktim, Polisi Ungkap Faktanya

Geger! Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Pintu Air Kebon Manggis Jaktim, Polisi Ungkap Faktanya

Polisi mengungkap bahwa telah melakukan pengecekan terhadap jasad mengapung di Jakarta Timur dan tidak ditemukan tanda-tanda luka atau tindak kekerasan.
Blak-blakan! Ini Jawaban Jujur Megawati Hangestri saat Media Korea Tiba-tiba Singgung Lagi Soal Manisa BBSK

Blak-blakan! Ini Jawaban Jujur Megawati Hangestri saat Media Korea Tiba-tiba Singgung Lagi Soal Manisa BBSK

Megawati Hangestri akhirnya buka suara mengenai keputusannya meninggalkan Manisa BBSK sebelum menjalani kompetisi penuh di Liga Voli Turki musim lalu.
Otorita IKN Pastikan KIPP Aman dari Karhutla, Titik Api Terdekat Berjarak 40 Km

Otorita IKN Pastikan KIPP Aman dari Karhutla, Titik Api Terdekat Berjarak 40 Km

Otorita IKN memastikan KIPP aman dari karhutla. Titik kebakaran terdekat berjarak 30–40 km dan terus ditangani lewat darat serta udara.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
DPR Gelar Audiensi Bareng Kepala Desa AMJ, Terima Usulan Pj Kades Tak Dijabat PNS

DPR Gelar Audiensi Bareng Kepala Desa AMJ, Terima Usulan Pj Kades Tak Dijabat PNS

Dasco menjelaskan para Kepala Desa AMJ menyampaikan aspirasi terkait dampak dari dinamika global terhadap kondisi keuangan untuk pelaksanaan Pilkades.
Massimiliano Allegri Sanjung Arsenal yang Akan Jadi Lawan Napoli di Liga Champions: Salah Satu yang Terbaik

Massimiliano Allegri Sanjung Arsenal yang Akan Jadi Lawan Napoli di Liga Champions: Salah Satu yang Terbaik

Pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, memberi sanjungan kepada Arsenal atas kualitas skuadnya. Keduanya akan bersua di pekan perdana Liga Champions 2026-2027.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT