Dedi Mulyadi Sebut Akan Datangi Ayah Remaja Penjual Rempeyek di Purwakarta: Jangan Kabur
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian publik lewat aksi nyata yang menyentuh hati. Kali ini bukan soal kebijakan atau program besar, melainkan sebuah pertemuan sederhana di pinggir jalan kawasan Sukajadi, Bandung, bersama seorang remaja penjual rempeyek yang berjuang menghidupi dirinya sendiri setelah ditinggal sang ayah.
Yang membuat momen ini semakin berkesan, Dedi Mulyadi tidak hanya memborong dagangan dan menjanjikan bantuan tabungan. Ia bahkan mengungkapkan niatnya untuk langsung mendatangi ayah remaja tersebut di Purwakarta guna meminta pertanggungjawaban atas kewajiban nafkah yang selama ini terabaikan.
Pertemuan Mengharukan Dedi Mulyadi di Sukajadi
![]()
Dedi Mulyadi danRemaja Penjual Rempeyek. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Dedi Mulyadi awalnya datang ke kawasan Sukajadi untuk meninjau penataan lingkungan di area depan Pusat Pengembangan Jasa (PPJ) yang dinilai kurang terawat. Di tengah kesibukannya memberikan arahan soal penataan trotoar dan perapian kawasan, matanya tertuju pada seorang remaja yang tengah menjajakan rempeyek sepulang sekolah.
Remaja kelas 6 SD itu ternyata berjualan setiap hari sepulang sekolah, menjajakan rempeyek milik saudaranya, Pak Yayan, dengan keuntungan Rp2.000 per bungkus. Sehari ia bisa menjual 15 hingga 20 bungkus. Seluruh hasil dagangannya ia tabung ke rekening sang ibu, begitu pula dengan uang jajannya yang hanya Rp5.000 hingga Rp10.000 per hari.
Kegigihan itulah yang membuat Dedi Mulyadi terpukau. Tabungan sang remaja saat itu sudah mencapai Rp1,5 juta, hasil kerja kerasnya sendiri tanpa jajan di sekolah dan mengandalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk makan siang.
Dedi Mulyadi Janjikan Tambahan Tabungan Rp5 Juta
Terpukau oleh semangat dan kedisiplinan sang remaja, Dedi Mulyadi langsung memberikan apresiasi dan berjanji menambah tabungannya sebesar Rp5 juta. Namun Dedi Mulyadi menetapkan satu syarat agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran.
"Nah, nanti Mamanya dikasih nomor telepon ajudan Pak Dedi, suruh nge-WA ya. Suruh nge-WA. Nanti Pak Dedi mau ngasih 5 juta buat tabungan. Tapi Mama ketemu sama saya. Nanti lihat buku tabungannya, sekaligus mau nanyain bapak kamu di Purwakarta siapa, mau aku datangin," ucap Dedi Mulyadi.
Load more