News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tertegun dengan Rumah Pohon Korowai, Gubernur Jabar KDM: Masyarakat Papua Bertahan Hidup Tanpa Rusak Ekosistem

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendapat hadiah rumah pohon Korowai. Ia terenyuh dengan cara masyarakat Papua bertahan hidup tanpa merusak ekosistem alam.
Selasa, 2 Juni 2026 - 16:43 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jayapura, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti rumah pohon masyarakat Korowai. Bangunan ini sebagai contoh bagian dari identitas budaya Papua.

KDM terenyuh dengan konsep ini. Rumah pohon Korowai tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga wujud sains tinggi berbentuk kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM membicarakan hal ini saat menerima hadiah replika rumah pohon Korowai dari masyarakat adat Papua di Kabupaten Boven Digoel. 

Adapun momen penyerahan replika rumah pohon masyarakat Korowai kepada KDM seusai Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS) di Kota Jayapura, Papua, Jumat (29/5/2026).

"Rumah pohon Korowai itu sebenarnya sains tingkat tinggi. Mereka bisa bertahan hidup tanpa merusak ekosistem," ujar KDM dalam keterangan resminya, Selasa (2/6/2026).

Kenapa KDM Terenyuh Konsep Rumah Pohon Korowai?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Papua
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Papua
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

KDM menyampaikan pujiannya tak lepas dari kehidupan masyarakat Papua. Ia mengapresiasi mereka telah menjaga alam selama berabad-abad.

Menurut Dedi Mulyadi, masyarakat Papua mengerti kondisi alam. Kehidupan mereka tak lepas dari alam dan budaya membuat tanah Papua menjadi surga paling indah.

Dedi Mulyadi menyayangkan banyak pihak mengabaikan nilai budaya. Mereka juga tidak melihat pembangunan diiringi menjaga pengetahuan dari masyarakat adat.

"Mereka memahami alam, memahami ancaman lingkungan, memahami cara bertahan hidup, dan itu diwariskan secara turun-temurun," tuturnya.

Dedi Mulyadi Bicara Pembangunan di Papua

Dedi Mulyadi pun menyoroti pembangunan di Papua. Hal ini tak lepas demi tujuan meratakan kesejahteraan masyarakat Papua.

Mantan Bupati Purwakarta ini memahami hal tersebut. Kendati demikian, pembangunan juga wajib mengutamakan aspek menjaga kelestarian alam dan budaya di Papua.

Selama ini, kata dia, pembangunan hanya mengacu pada aspek teknorasi. Akibatnya, masyarakat adat di Papua diarahkan harus meninggalkan seluruh cara hidupnya agar menjadi modern.

KDM merasa sedih pembangunan dengan konsep ini melunturkan pengetahuan dari masyarakat adat. Padahal pengetahuan mereka menjadi salah satu fondasi pembangunan.

"Kita sering kali melihat Papua dengan kacamata luar. Padahal masyarakat Papua memiliki cara pandang, sistem pengetahuan, dan nilai-nilai yang lahir dari lingkungan hidupnya sendiri," terangnya.

"Itu harus menjadi bagian dari fondasi pembangunan," tambahnya.

Ia berharap agar ada perubahan dari cara pandang pihak yang melihat masyarakat Papua. Kekayaan alam di Papua sulit dipisahkan dari pola kehidupan masyarakat setempat.

Melalui kekayaan alam, pola kehidupan mereka memiliki perbedaan. Sementara, pertumbuhan pola dari wilayah lain tak lepas dari budaya industri.

"Papua memiliki hutan, laut, sungai, dan sumber daya alam yang luar biasa. Cara hidup masyarakatnya dibentuk melalui kondisi alam tersebut," jelasnya.

"Maka ukuran keberhasilannya tidak bisa disamakan begitu saja dengan daerah yang berkembang melalui industrialisasi," tegasnya.

Dampak Hilangnya Alam Papua

Dedi Mulyadi sedih alam di Papua perlahan-lahan mulai hilang. Dampaknya sangat berpengaruh untuk melunturkan keyakinan dari para leluhurnya.

"Kehilangan alamnya maka rakyat Papua akan lemah. Sistem keyakinan kepada leluhurnya rentan terputus akibat dari kehancuran ekologi," ucapnya.

Maka dari itu, Dedi Mulyadi mengusulkan terkait seluruh aspek pembangunan bangunan publik di Papua. Setidaknya pemerintah menggunakan adopsi arsitektur khas Papua.

Ia mencontohkan bangunan yang mengadopsi arsitektur khas Papua, seperti sekolah, stadion, hotel, hingga perkantoran.

"Papua dibangun untuk orang Papua. Jangan sampai suatu saat orang Papua merasa bukan lagi tinggal di kampungnya sendiri," harap dia.

KDM meyakini Papua masih menjadi warisan bangsa yang tak ternilai. Cara menjaga kehormatan mereka bisa menjaga kelestarian tanah di Papua.

"Jagalah kehormatan masyarakat Papua. Jangan sembarang orang menghina dan merusak tanah Papua. Surga di tanah Papua. Keindahan semesta Indonesia itu ada di tanah Papua. Jagalah, karena suatu saat kita akan kehilangan ketika dia sudah tidak ada," pungkasnya.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Efisiensi Anggaran di Asian Games, PBVSI Tunggu Kepastian Timnas Voli Indonesia Beraksi di Jepang

Efisiensi Anggaran di Asian Games, PBVSI Tunggu Kepastian Timnas Voli Indonesia Beraksi di Jepang

Timnas Voli Indonesia dikaitkan dengan ajang multicabang olahraga terbesar di Asia yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Modus Proyek Pabrik Fiktif, Pria Asal Jombang Diduga Tipu Rekannya Rp280 Juta

Modus Proyek Pabrik Fiktif, Pria Asal Jombang Diduga Tipu Rekannya Rp280 Juta

Kepolisian mengungkap kasus dugaan penipuan bermodus proyek pembangunan pabrik yang menyeret seorang pria asal Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.
Dendam, Harta, dan Kekerasan: Motif Berlapis di Balik Skenario Maut Mantan Istri Habisi Nyawa Pengusaha Furnitur Asal Korea

Dendam, Harta, dan Kekerasan: Motif Berlapis di Balik Skenario Maut Mantan Istri Habisi Nyawa Pengusaha Furnitur Asal Korea

Misteri di balik tewasnya pebisnis mebel asal Korea Selatan, Byong Chan Sang (66), di kediamannya di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya benderang. 
Sudah 1 Bulan Kumpul di Bandung, Satoru Mochizuki Kecewa Laga Timnas Indonesia Putri Digelar Tertutup

Sudah 1 Bulan Kumpul di Bandung, Satoru Mochizuki Kecewa Laga Timnas Indonesia Putri Digelar Tertutup

Ternyata pelatih Timnas Indonesia Putri Satoru Mochizuki telah mengumpulkan skuad Garuda Pertiwi sejak awal Mei lalu di Bandung.
Polda Metro Bocorkan Modus Hananiah Group dalam Dugaan Gelapkan Dana Umrah

Polda Metro Bocorkan Modus Hananiah Group dalam Dugaan Gelapkan Dana Umrah

Kasus dugaan penggelapan dana umrah oleh Hananiah Group begitu menyedot perhatian Sebagian publik. Bahkan, baru-baru ini Polda Metro Jaya bocorkan modus dugaan
Siapa Sih Fabiola Elizabeth? Mantan Artis yang Jadi Tersangka Sindikat Love Scamming Internasional Rp41 Miliar

Siapa Sih Fabiola Elizabeth? Mantan Artis yang Jadi Tersangka Sindikat Love Scamming Internasional Rp41 Miliar

Mantan artis Fabiola Elizabeth Agnes menjadi tersangka. Mantan istri Reza SMASH itu diduga terlibat dalam love scamming atau peninpuan online raup Rp41 miliar.

Trending

Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Women's Cup 2026: Tandem Megawati Hangestri di JPE Dicoret

Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Women's Cup 2026: Tandem Megawati Hangestri di JPE Dicoret

Daftar susunan pemain Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Women's Cup 2026, di mana terdapat dua nama yang dicoret termasuk tandem Megawati Hangestri di Jakarta Pertamina Enduro.
Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Marselino Ferdinan Langsung Gegerkan John Herdman usai Comeback ke Timnas Indonesia, Eks Pelatih Piala Dunia Dibuat Terpukau: Bagus Banget!

Kembalinya Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian. Gelandang muda andalan Merah Putih itu sukses buat pelatih John Herdman terpukau.
Resmi Dilepas PBVSI, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Tempur di AVC Women's Cup 2026

Resmi Dilepas PBVSI, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Tempur di AVC Women's Cup 2026

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi melepas Timnas Voli Putri Indonesia yang akan tampil pada ajang AVC Women's Cup 2026.
Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Prabowo Panggil Komandan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung terhadap jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Biaya Perjalanan Kunjungan Luar Negri Presiden Prabowo Tuai Sorotan, Gerindra: Ciptakan Lapangan Kerja

Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong menanggapi kritikan masyarakat terkait frekuensi kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Nova Arianto Sengaja Tak Targetkan Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2026

Jangan-jangan Nova Arianto hanya merendah? Media Vietnam mulai mempertanyakan pernyataan pelatih Timnas Indonesia U-19.
Comeback ke Timnas Indonesia, Wonderkid Persija Siap Bayar Kepercayaan John Herdman di FIFA Matchday

Comeback ke Timnas Indonesia, Wonderkid Persija Siap Bayar Kepercayaan John Herdman di FIFA Matchday

Pemain Persija Jakarta, Rayhan Hannan, mengaku bahagia setelah kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia senior.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT