News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susi Pudjiastuti Ajarkan Cucu Main Bola Bekel, Netizen Nostalgia Permainan Tradisional Generasi 90-an

Susi Pudjiastuti mengajarkan cucu-cucunya bermain bola bekel dalam video yang diunggah di Instagram. Momen tersebut memicu nostalgia netizen terhadap permainan tradisional
Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:41 WIB
Susi Pudjiastuti Ajarkan Cucu Main Bola Bekel, Netizen Nostalgia Permainan Tradisional Generasi 90-an
Sumber :
  • instagram Susi Pudjiastuti

tvOnenews.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kembali mencuri perhatian publik. Namun kali ini bukan karena pandangannya soal kebijakan atau isu kelautan, melainkan momen sederhana yang sarat makna bersama keluarga.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Susi memperlihatkan aktivitasnya mengajarkan cucu-cucunya bermain bola bekel

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permainan tradisional yang sempat menjadi favorit anak-anak Indonesia pada era 1980-an hingga awal 2000-an itu kini mulai jarang ditemui, tergeser oleh perkembangan teknologi dan permainan digital.

Video tersebut sontak mengundang perhatian warganet. Banyak yang mengaku kembali teringat masa kecil ketika menghabiskan waktu istirahat sekolah atau sore hari bersama teman-teman memainkan berbagai permainan tradisional. 

Tidak hanya bekel, kenangan juga mengalir pada permainan seperti congklak, engklek, gobak sodor, hingga kelereng yang dahulu begitu populer di berbagai daerah Indonesia.

Susi Pudjiastuti dan Upaya Mengenalkan Permainan Tradisional

Dalam video yang diunggah, Susi tampak duduk bersama cucu-cucunya sambil memperagakan cara bermain bola bekel. Dengan penuh semangat, perempuan yang dikenal sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 itu menjelaskan aturan dasar permainan tersebut.

"Ajarin cucu-cucu mainan jaman saya kecil ? Ada yang dulu suka main juga gak? ??," tulis Susi dalam keterangan unggahannya.

Pada video tersebut, Susi juga terdengar menjelaskan aktivitas yang mereka lakukan sebelum makan siang.

"Ya pagi-pagi, anak-anak pulang sekolah masih ada waktu sebelum makan siang saya ajarin anak-anak main bola bekels," ujar Susi sambil memainkan bola bekel di hadapan para cucunya.

Salah satu cucu perempuannya terlihat antusias memperhatikan gerakan sang nenek. Sesekali ia tampak tersenyum dan tertawa saat melihat Susi memantulkan bola lalu mengambil biji-biji bekel yang terbuat dari cangkang kerang.

Bola bekel sendiri merupakan permainan tradisional yang mengandalkan koordinasi tangan dan konsentrasi.

Pemain harus memantulkan bola karet kecil sambil mengambil sejumlah biji bekel secara bertahap sebelum bola kembali ditangkap. Permainan ini pernah menjadi salah satu aktivitas favorit anak-anak sekolah dasar di berbagai daerah Indonesia.

## Permainan Jadul yang Mulai Tergerus Zaman

Momen yang dibagikan Susi tidak hanya mengingatkan publik pada bola bekel. Banyak warganet juga mengenang sejumlah permainan tradisional lain yang pernah mewarnai masa kecil mereka.

Sebut saja congklak yang dimainkan menggunakan papan berlubang dan biji-bijian kecil. Ada pula engklek yang mengharuskan pemain melompat pada kotak-kotak yang digambar di tanah. 

Tak kalah populer, gobak sodor atau galasin menjadi permainan kelompok yang menguji kecepatan dan strategi.

Selain itu, kelereng juga menjadi permainan yang hampir selalu dimainkan anak-anak pada era tersebut. Dengan modal beberapa butir kelereng, anak-anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam bermain bersama teman-teman di halaman rumah atau lapangan terbuka.

Permainan-permainan tradisional tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga melatih ketangkasan, kerja sama, konsentrasi, hingga kemampuan bersosialisasi. 

Karena itulah, banyak orang tua kini mulai mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak mereka sebagai alternatif dari penggunaan gawai yang berlebihan.

Netizen Ikut Nostalgia, Komentar Lucu Banjiri Unggahan

Unggahan Susi pun dibanjiri komentar dari warganet yang merasa bernostalgia melihat permainan masa kecil mereka kembali dimainkan.

"Iyaaaa saayaa suka maain tpi sekarang susah cari bekel nya," tulis seorang netizen.

Ada pula yang menyoroti cara Susi menangkap bola saat bermain.

"Perasaan nangkapnya harus satu tangan, knapa ibu pakai dua tangan? ????," komentar akun lainnya.

Komentar serupa juga datang dari warganet lain yang bercanda soal teknik bermain bekel.

"Pake tangan satu bu, kalo dua kiper ?hehehe emng the best ibu satu ini ??."

Sementara itu, sejumlah netizen memberikan doa dan apresiasi atas kedekatan Susi dengan cucu-cucunya.

"Hebat ibu dan cucu sehat selalu❤️ jaman saya thn 80 an main ginian ❤️❤️❤️❤️," tulis seorang pengguna Instagram.

Ada pula yang mengaku memiliki pengalaman serupa saat kecil.

"Hahahaha samaan Bu, nangkep bolanya pake tangan dua ??? Nasib memang saya lack of lempar-tangkap ???."

Tak sedikit pula yang mengingat kembali suasana sekolah pada masa lalu.

"Rindu momen jam istirahat sekolah pasti pada main bekel sama congklak, main galasin juga."

Melalui unggahan sederhana tersebut, Susi Pudjiastuti seolah mengajak masyarakat untuk kembali mengingat masa ketika permainan tradisional menjadi bagian penting dari kehidupan anak-anak Indonesia. 

Di tengah era digital yang serba cepat, momen itu menjadi pengingat bahwa keseruan bermain tidak selalu harus hadir dari layar gawai, tetapi juga bisa lahir dari permainan sederhana yang sarat nilai kebersamaan dan kenangan. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Purbaya mengatakan pengelolaan Kopdes Merah Putih bukan berada di bawah Kemenkeu. Melainkan, tanggung jawab pihak pelaksana yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
BMKG: Mayoritas Kota Besar Alami Berawan dan Hujan Ringan

BMKG: Mayoritas Kota Besar Alami Berawan dan Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Jumat.  
BMKG: Gempa M5,8 di Ternate Akibat Aktivitas Subduksi

BMKG: Gempa M5,8 di Ternate Akibat Aktivitas Subduksi

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan gempa tektonik M5,8 yang mengguncang Ternate, Maluku Utara pada Jumat pagi, akibat aktivitas subduksi.
Gempa Hari Ini, Pulau Terluar Enggano Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4

Gempa Hari Ini, Pulau Terluar Enggano Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa magnitudo 5,4 di Pulau Enggano Bengkulu tersebut terjadi pada pukul 05.50 WIB, Jumat (24/7).
Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan zodiak keuangan 25 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aries untung besar dan Cancer diminta tahan jajan di Sabtu akhir pekan ini.

Trending

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Kasus kekerasan yang kerap dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian publik.
Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Elkan Baggott kembali dipercaya untuk tampil bersama Millwall FC dalam masa pramusim dengan laga uji coba melawan Gillingham.
Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan dalam upaya penyidikan kasus dugaan korupsi berkaitan dengan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, suap, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Wang Yi: Laut China Selatan Jangan Hambat Hubungan Tiongkok-ASEAN

Wang Yi: Laut China Selatan Jangan Hambat Hubungan Tiongkok-ASEAN

Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi mengharapkan agar masalah Laut China Selatan tidak menghambat hubungan antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN yang sudah terjalin dengan baik.
Canda Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Pemimpin Kancil: Kalau 3 Orang Itu Kumpul Repot Kita

Canda Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Pemimpin Kancil: Kalau 3 Orang Itu Kumpul Repot Kita

Presiden Prabowo Subianto berkelakar bahwa selain Cak Imin dan Sufmi Dasco, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia juga merupakan seorang 'pemimpin kancil'.
John Herdman Tambah Kekuatan Timnas Indonesia, Intip 26 Pemain yang Diprediksi Jadi Skuad Piala AFF 2026

John Herdman Tambah Kekuatan Timnas Indonesia, Intip 26 Pemain yang Diprediksi Jadi Skuad Piala AFF 2026

John Herdman akan memanggil 26 pemain Timnas Indonesia untuk menatap Piala AFF 2026.
Sinyal Kuat Naturalisasi Baru Timnas Indonesia? Stafsus Menteri Hukum Ungkap Laurin Ulrich Masuk Radar PSSI, Pernah Jadi Kapten Jerman

Sinyal Kuat Naturalisasi Baru Timnas Indonesia? Stafsus Menteri Hukum Ungkap Laurin Ulrich Masuk Radar PSSI, Pernah Jadi Kapten Jerman

Kali ini, nama gelandang muda kelahiran Jerman, Laurin Ulrich, mencuat setelah Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, memberikan isyarat bahwa pemain berdarah Indonesia tersebut tengah masuk dalam pantauan PSSI.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT