Dedi Mulyadi Sampai Dua Kali Sungkem ke Kepsek SMAN 1 Depok, Jawaban Berkelasnya Bikin KDM Takjub: Edan!
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke SMAN 1 Kota Depok mendadak menjadi perhatian publik.
Pasalnya, pria yang akrab disapa KDM itu sampai dua kali melakukan sungkem kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Depok, Dede Agus Suherman.
Momen tersebut terjadi saat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke sekolah tersebut pada Selasa, 9 Juni 2026.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Kegiatan itu kemudian dibagikan melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi dan langsung menarik perhatian warganet.
Sejak pertama kali memasuki lingkungan sekolah, Dedi sudah menunjukkan kekagumannya. Ia menilai kondisi SMAN 1 Depok sangat bersih, tertata rapi, dan memiliki suasana yang nyaman.
"Sekolahnya bersih banget, seneng saya," ujar Dedi Mulyadi saat meninjau area sekolah.
Tidak hanya halaman sekolah yang membuatnya terkesan. KDM juga terlihat menikmati suasana kompleks sekolah yang rindang dan asri.
Kekagumannya semakin bertambah ketika memasuki ruang kepala sekolah.
Di dalam ruangan tersebut, perhatian Dedi langsung tertuju pada sebuah lukisan pemandangan berukuran besar yang menghiasi dinding.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Setelah mengetahui bahwa karya tersebut dibuat oleh guru seni rupa di sekolah itu, rasa penasarannya semakin besar.
Dedi kemudian mencoba mencari tahu apa rahasia di balik keberhasilan SMAN 1 Depok menjaga lingkungan sekolah tetap bersih, tertib, dan nyaman meski menghadapi berbagai keterbatasan.
"Kan saya punya filsafat bahwa Prabu Siliwangi itu silih asah, silih asih, silih asuh, silih memberikan wewangian," ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Depok, Dede Agus.
Lebih lanjut, Dede juga menjelaskan slogan sekolah yang dikenal dengan nama "Smansa Maung Bodas".
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Mendengar istilah tersebut, Dedi Mulyadi langsung antusias karena mengira nama itu berkaitan dengan filosofi Sunda yang mendalam.
Bahkan, spontan KDM berdiri dan melakukan sungkem kepada kepala sekolah sebagai bentuk penghormatan.
Namun tak lama kemudian Dede menjelaskan bahwa "Maung Bodas" sebenarnya merupakan singkatan dari "Manusia Unggul, Budak Cerdas".
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Momen lucu sekaligus mengesankan itu belum berakhir. Dedi kembali dibuat kagum ketika menanyakan soal pengelolaan dana sekolah.
Menurutnya, menjaga sekolah tetap bersih dan terawat tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun jawaban kepala sekolah justru membuatnya terdiam sejenak.
"Kok bapak sekolah bisa bersih, padahal dananya juga gak cukup?" tanya Dedi.
Dede lalu menjawab singkat, "Kan ada 'Atuh Da'. Atuh da teu gaduh artos moal dibersihan (kan gak punya uang jadi gak dibersihin), tapi 'sanajan'."
Penasaran dengan istilah tersebut, Dedi kembali bertanya apa yang dimaksud dengan sanajan.
Dengan santai Dede menjelaskan, "Sanajan teu boga duit, dibersihan wae," yang berarti meskipun tidak memiliki banyak dana, sekolah tetap harus dibersihkan dan dirawat.
Jawaban sederhana itu langsung membuat Dedi Mulyadi tak kuasa menahan rasa kagumnya. Untuk kedua kalinya ia melakukan sungkem kepada sang kepala sekolah.
"Edan ini pak! Ini gila sih ini!" ujar KDM sambil berdecak kagum dan memberikan apresiasi.
Bagi Dedi Mulyadi, semangat dan pola pikir seperti itulah yang menjadi kunci keberhasilan sebuah sekolah.
Bukan semata-mata soal anggaran besar, melainkan kemauan, disiplin, dan kepedulian seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan pendidikan yang nyaman bagi para siswa. (asl)
Load more