Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Rasis Infotainment / Instagram @sarwendah29 @ruben_onsu
tvOnenews.com - Polemik hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah turut mendapat sorotan dari pakar hukum, di tengah kabar bahwa Ruben Onsu merasa dipersulit untuk bertemu dengan anaknya. Persoalan ini kini tidak hanya disikapi oleh KPAI dan psikolog, tetapi juga dibahas dari sisi hukum.
Pakar hukum, Irjen Pol Ricky, memberikan pandangannya terkait polemik Sarwendah dan Ruben Onsu dalam tayangan Intens Investigasi, Rabu (17/6/2026). Ia menjelaskan secara rinci posisi hukum kedua belah pihak terkait hak asuh anak tersebut.
Menurut Irjen Pol Ricky, persoalan rumah tangga seperti yang terjadi antara Ruben Onsu dan Sarwendah memang rentan menimbulkan klaim sepihak mengenai siapa yang lebih berhak atas anak. Ia juga menyinggung soal aturan pengampuan anak di bawah umur yang umumnya berada di bawah asuhan ibu.
![]()
Pakar hukum, Irjen Pol Ricky. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)
"Memang kalau polemik dalam rumah tangga ini memang rentan, ya. Jadi, antara mantan suami dan istri, merasa, ya, merasa saya lebih berhak daripada kamu. Apalagi kan ada sekarang ini, memang untuk di bawah umur itu ada pengampuan, ya. Pengampuan itu di bawah asuh daripada seorang ibu," ucap Irjen Pol Ricky.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa hak pengampuan tersebut bukan tanpa syarat. Hak asuh hanya layak dipegang ibu apabila benar-benar menunjukkan itikad baik dalam mengasuh anak hingga dewasa.
"Tetapi, ada tetapinya, apabila ibu yang dikatakan pengampuan ini menunjukkan itikadnya sebagai seorang ibu rumah tangga yang baik dalam mengasuh anaknya sampai dia akil balik, gitu. Tapi, kalau tidak menunjukkan itikad baiknya untuk mengasuh anaknya, bahkan mencederai, atau menyiksa, atau menelantarkan, ya, tidak pantas," jelasnya.
Irjen Pol Ricky menambahkan, dalam banyak kasus, anak justru lebih baik diasuh oleh ayahnya apabila pengasuhan oleh ibu tidak memberikan arah yang jelas bagi tumbuh kembang anak. Pernyataan ini menjadi salah satu poin penting dalam penjelasannya.
"Banyak, tuh, yang diasuh oleh ayahnya. Daripada anaknya nanti jadi tumbuh besar, tidak ada arahnya, ya, mendingan diasuh oleh ayah. Itu yang pertama dulu, ya," ujarnya.
Load more