News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Korban Diam Bertahun-Tahun, Bisakah Pelecehan Seksual Anak Dilaporkan Meski Tanpa Bukti dan Sudah Dewasa?

Banyak korban kekerasan seksual anak tidak berani melapor. Lalu bagaimana cara melaporkan pelecehan seksual tanpa bukti? Simak penjelasan hukum, data terbaru
Jumat, 19 Juni 2026 - 01:46 WIB
Ilustrasi Banyak Korban Diam Bertahun-Tahun, Bisakah Pelecehan Seksual Anak Dilaporkan Meski Tanpa Bukti dan Sudah Dewasa?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi salah satu kejahatan yang paling sulit terungkap di Indonesia. Bukan karena peristiwanya jarang terjadi, melainkan karena banyak korban memilih diam. 

Rasa takut, malu, ancaman pelaku, hingga kekhawatiran tidak dipercaya membuat anak-anak dan keluarganya enggan melapor. Akibatnya, banyak kasus baru terungkap bertahun-tahun setelah kejadian berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di berbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia, ribuan korban kekerasan seksual anak baru berani mengungkap pengalaman mereka ketika telah beranjak dewasa. 

Investigasi besar yang dilakukan sejumlah lembaga perlindungan anak di negara-negara tersebut menunjukkan bahwa trauma, relasi kuasa, dan ketergantungan korban terhadap pelaku sering menjadi alasan utama keterlambatan pelaporan.

Di Indonesia, persoalan serupa masih menjadi tantangan besar. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat angka kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat setiap tahun. 

Namun para ahli meyakini jumlah sebenarnya jauh lebih besar daripada yang tercatat karena sebagian besar korban belum masuk ke dalam sistem pelaporan resmi. 

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: bagaimana jika korban tidak memiliki bukti? Apakah kasus pelecehan seksual masih bisa diproses secara hukum, terutama jika korban baru berani melapor saat sudah dewasa?

Data Mengkhawatirkan: Satu dari Dua Anak Pernah Mengalami Kekerasan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengungkapkan bahwa perlindungan dan layanan bagi korban masih belum berjalan optimal karena hanya sebagian kecil korban yang tercatat dalam sistem pelayanan.

Berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024 yang dilakukan Kemen PPPA, satu dari empat perempuan usia 15-64 tahun pernah mengalami kekerasan fisik maupun seksual. 

Sementara itu, hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 menunjukkan satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arifah Fauzi menegaskan bahwa angka tersebut menunjukkan korban masih kesulitan berbicara dan belum merasa aman untuk melapor.

Menurutnya, data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat sebanyak 14.039 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga 3 Juli 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menginjak 50 Tahun, Nalanda Siapkan Babak Baru Pendidikan Buddha

Menginjak 50 Tahun, Nalanda Siapkan Babak Baru Pendidikan Buddha

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, bersama Y.M. Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera.
Komisi III DPR Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Jangan Terpengaruh Isu

Komisi III DPR Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Jangan Terpengaruh Isu

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang tidak memiliki dasar yang jelas, khususnya soal Surpres pergantian Kapolri.
Viral Acungkan Celurit Demi Konten, Dua Remaja di Sleman Diburu Polisi hingga Berakhir di Balik Jeruji

Viral Acungkan Celurit Demi Konten, Dua Remaja di Sleman Diburu Polisi hingga Berakhir di Balik Jeruji

Viral, aksi dua remaja mengacungkan celurit demi konten viral di Sleman berujung penangkapan. Polisi menyita senjata tajam dan menjerat pelaku
Erick Thohir Beri Dukungan Penuh Khiev Sameth Kembali Pimpin AFF hingga 2031, Sebut Jadi Jalan ASEAN Diperhitungkan FIFA

Erick Thohir Beri Dukungan Penuh Khiev Sameth Kembali Pimpin AFF hingga 2031, Sebut Jadi Jalan ASEAN Diperhitungkan FIFA

Erick Thohir mengapresiasi konsistensi AFF dalam beberapa tahun terakhir, dengan menggelar sejumlah agenda resmi FIFA dan AFC mulai rutin digelar di negara-negara ASEAN, menunjukkan kepercayaan internasional yang terus bertumbuh terhadap kawasan ini.
Ternyata Gara-gara Kang Sung-hyung, Megawati Hangestri Ungkap Alasan Dirinya Memutuskan Gabung Hyundai Hillstate

Ternyata Gara-gara Kang Sung-hyung, Megawati Hangestri Ungkap Alasan Dirinya Memutuskan Gabung Hyundai Hillstate

Baru-baru ini, Megawati Hangestri mengungkapkan alasan utama dirinya yakin untuk bergabung dengan Hyundai Hillstate musim depan.
Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO di Libya, Alami Masalah Kesehatan-Sakit Paru

Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO di Libya, Alami Masalah Kesehatan-Sakit Paru

Ditreskrimum dan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA&PPO) Polda Metro Jaya memulangkan tiga

Trending

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Rabu, 5 Agustus 2026, membawa energi yang penuh kejutan untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi akan men...
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Beredar foto pasangan pengantin yang diklaim sebagai pemeran video viral “Yang Wes Yang” Banyuwangi ramai beredar. Benarkah mereka telah menikah?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 5 Agustus 2026: Rezeki, karier dan peluang baru datang bersamaan. Ada zodiakmu?
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut akan menjalani persidangan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT