Bangga! Ada 'TOEFL' Versi Bahasa Indonesia dan Bisa Diakses Disabilitas Rungu: Namanya UKBI Adaptif
- Gemini Generated AI
Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan dan lembaga profesional untuk menggunakan alat ukur ini sebagai dasar dalam mendorong keterampilan komunikasi.
"UKBI adaptif ini dikembangkan terus, termasuk sebetulnya tahun 2025 ini sudah mengakomodasi untuk teman-teman kita yang disabilitas rungu. Kami berharap ke depan bisa mengakomodasi untuk masyarakat dengan kebutuhan khusus yang lain. Beri masukan sebaik mungkin agar UKBI ini bisa dilaksanakan untuk semua," ujar Hidayat.
- Pemprov DKI Jakarta
Menjadi Baseline Nasional dan Jembatan Menuju Kursi ASN
Senada dengan hal tersebut, Staf Ahli Bidang Teknologi Pendidikan Kemendikdasmen RI Moch Abduh menegaskan bahwa peran UKBI sangat strategis karena mampu menyajikan peta kemahiran berbahasa Indonesia dari tingkat pusat hingga ke daerah.
Data riil tersebut nantinya akan dijadikan sebagai baseline (data dasar) untuk mengukur kemahiran berbahasa di tahun-tahun berikutnya.
"Jadi kita tidak hanya sekadar untuk mendapatkan skor saja, tetapi jauh lebih penting dari itu adalah bagaimana kita memberikan suatu treatment terkait dengan peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia tersebut," papar Abduh sembari mengajak seluruh kementerian dan lembaga daerah untuk memaksimalkan kepesertaan UKBI Adaptif ini.
Apresiasi tinggi juga datang dari Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Disabilitas Rachmita Maun Harahap.
Dirinya yang sempat hadir menyaksikan langsung implementasi berkala di tahun 2025 menilai langkah Badan Bahasa sudah sangat tepat, meski ia mencatat masih ada beberapa hambatan teknis penyesuaian di lapangan yang perlu terus dibenahi.
Menurut Rachmita, penyandang disabilitas rungu pada dasarnya membutuhkan sebuah konsep keadilan (equity) berupa penyesuaian yang fleksibel, dan tidak harus selalu bergantung pada asas penyetaraan (equality) yang dipukul rata dengan standar umum.
"Mudah-mudahan ke depannya UKBI ini bisa disosialisasikan ke seluruh Indonesia dan betul-betul membuat kebijakan bagi UKBI adaptif yang ramah untuk teman-teman disabilitas rungu khususnya. Untuk bisa diakses misalnya untuk menjadi ASN nantinya, untuk pegawai tinggi dan lain-lainnya," pungkas Rachmita.
Load more