News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Kasus Kriminal di Indonesia yang Masih Menggantung hingga 2026

Dari kasus Sum Kuning, Marsinah, Munir hingga hilangnya Wiji Thukul, inilah deretan kasus kriminal di Indonesia yang belum terungkap hingga 2026 dan masih menyisakan tanda tanya besar
Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:12 WIB
Ilustrasi Daftar Kasus Kriminal di Indonesia yang Masih Menggantung hingga 2026
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kemajuan teknologi forensik, digitalisasi data, hingga semakin berkembangnya metode investigasi seharusnya membuat pengungkapan kejahatan menjadi lebih mudah. 

Namun faktanya, masih ada sejumlah kasus kriminal besar di Indonesia yang hingga tahun 2026 belum menemukan titik terang. Beberapa di antaranya bahkan telah berlangsung puluhan tahun dan menjadi bagian dari sejarah kelam penegakan hukum di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Polri menunjukkan tingkat pengungkapan perkara pidana terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

Namun tidak semua kasus berakhir dengan terungkapnya pelaku maupun aktor intelektual di balik kejahatan. Terutama untuk kasus yang diduga melibatkan kepentingan politik, kekuasaan, atau jaringan yang kompleks.

Sejumlah kasus bahkan telah melahirkan tim pencari fakta, penyelidikan independen, hingga desakan dari organisasi masyarakat sipil. Meski demikian, keluarga korban masih menunggu jawaban yang tak kunjung datang. 

Melasir dari berbagai sumber, berikut daftar kasus kriminal di Indonesia yang belum terungkap hingga saat ini dan terus menjadi sorotan publik.

1. Kasus Sum Kuning (1970)

Nama Sumaridjem atau yang lebih dikenal sebagai Sum Kuning menjadi salah satu simbol kegagalan pengungkapan kasus kekerasan seksual di Indonesia.

Peristiwa itu terjadi pada 21 September 1970 saat Sum Kuning pulang setelah berdagang telur di kawasan Yogyakarta. Ia mengaku diculik, diperkosa secara bergiliran, lalu dibuang di wilayah Gamping.

Kasus tersebut sempat menghebohkan masyarakat karena muncul dugaan pelaku berasal dari kalangan anak pejabat berpengaruh. Namun alih-alih mendapatkan keadilan, Sum Kuning justru sempat dituduh memberikan keterangan palsu.

Lebih dari lima dekade berlalu, identitas para pelaku tidak pernah terungkap secara resmi dan kasus ini masih menjadi salah satu misteri kriminal terbesar di Indonesia.

2. Pembunuhan Aktivis Buruh Marsinah (1993)

Kasus berikutnya adalah kematian aktivis buruh Marsinah yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan.

Marsinah ditemukan tewas pada 8 Mei 1993 di sebuah gubuk kawasan Nganjuk, Jawa Timur. Sebelum ditemukan meninggal, ia aktif memperjuangkan hak-hak buruh PT Catur Putera Surya di Porong, Sidoarjo.

Hasil autopsi menunjukkan adanya tanda-tanda penyiksaan berat sebelum kematiannya. Sejumlah orang sempat ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pihak perusahaan.

Namun proses hukum berakhir tanpa kepastian setelah Mahkamah Agung membebaskan para terdakwa. Hingga 2026, siapa pelaku dan dalang pembunuhan Marsinah masih menjadi misteri.

3. Pembunuhan Wartawan Udin (1996)

Kasus kematian wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin, juga termasuk perkara yang belum terpecahkan.

Udin meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan berat di depan rumahnya pada Agustus 1996. Saat itu ia tengah menginvestigasi sejumlah dugaan penyimpangan politik terkait Pemilihan Bupati Bantul.

Polisi sempat menangkap seorang tersangka bernama Dwi Sumaji alias Iwik. Namun dalam persidangan, bukti-bukti yang ada dinilai lemah dan Iwik akhirnya dibebaskan.

Tim pencari fakta menyimpulkan kematian Udin diduga berkaitan dengan aktivitas jurnalistiknya. Meski demikian, pelaku utama maupun pihak yang memerintahkan pembunuhan tersebut belum pernah terungkap.

4. Hilangnya 13 Aktivis Reformasi 1998

Menjelang tumbangnya pemerintahan Orde Baru, sejumlah aktivis prodemokrasi dilaporkan diculik dan menghilang.

Sebanyak 13 orang hingga kini belum diketahui nasibnya, termasuk penyair dan aktivis terkenal, Wiji Thukul.

Nama-nama seperti Sonny, Yani Afri, Hendrawan Hambali, Ismail, Herman Hendrawan, hingga Widji Thukul tercatat dalam daftar korban penghilangan paksa.

Sejumlah pelaku lapangan memang pernah menjalani proses hukum. Namun keberadaan para korban belum pernah ditemukan hingga sekarang.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan KontraS terus mendesak penyelesaian kasus ini karena dinilai sebagai pelanggaran HAM berat yang belum dituntaskan negara.

5. Penembakan Mahasiswa Trisakti (1998)

Tragedi Trisakti menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah reformasi Indonesia.

Pada 12 Mei 1998, aksi demonstrasi mahasiswa di Universitas Trisakti berakhir ricuh dan menyebabkan empat mahasiswa tewas akibat tembakan. Dalam perkembangan selanjutnya, sejumlah korban lain juga meninggal dalam rangkaian kerusuhan yang terjadi.

Pertanyaan mengenai siapa penembak sebenarnya dan siapa yang memberikan perintah hingga kini belum terjawab secara tuntas.

Berbagai penyelidikan pernah dilakukan, termasuk oleh Komnas HAM. Namun kasus tersebut belum menghasilkan pertanggungjawaban hukum yang dianggap memadai oleh keluarga korban.

6. Pembunuhan Aktivis HAM Munir (2004)

Nama Munir Said Thalib menjadi simbol perjuangan HAM di Indonesia.

Munir meninggal dunia pada 7 September 2004 dalam penerbangan menuju Amsterdam setelah diracun menggunakan arsenik.

Pilot Garuda Indonesia, Pollycarpus Budihari Priyanto, sempat dihukum dalam kasus tersebut. Namun hingga kini publik masih mempertanyakan siapa aktor intelektual di balik pembunuhan Munir.

Laporan KontraS berjudul *Membongkar Konspirasi Kasus Munir* menyebut adanya dugaan keterlibatan pihak-pihak berpengaruh dalam perencanaan pembunuhan tersebut.

Lebih dari dua dekade berlalu, pengungkapan dalang utama kasus Munir masih menjadi tuntutan berbagai organisasi HAM.

Mengapa Kasus Lama Sulit Terungkap?

Pakar kriminologi menilai terdapat sejumlah faktor yang membuat kasus-kasus besar sulit diselesaikan. Di antaranya hilangnya barang bukti, meninggalnya saksi kunci, keterbatasan teknologi investigasi pada masa lalu, hingga dugaan adanya pengaruh kekuasaan dalam proses penegakan hukum.

Di sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris, kasus-kasus lama atau cold case kerap berhasil dipecahkan setelah puluhan tahun berkat teknologi DNA modern dan digital forensik. Contohnya adalah Golden State Killer yang berhasil ditangkap pada 2018 setelah lebih dari 40 tahun menjadi buronan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia kini juga mulai mengembangkan kemampuan forensik modern. Namun sejumlah kasus besar dalam daftar ini masih menunggu keberanian politik, komitmen hukum, dan bukti baru yang mampu membuka kembali tabir misteri yang selama ini tertutup rapat.

Sampai tahun 2026, deretan kasus tersebut masih menjadi pengingat bahwa keadilan yang tertunda sering kali meninggalkan luka panjang bagi korban, keluarga, dan masyarakat luas. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

PT Jasa Raharja (Persero) bersama Korlantas Polri memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian yang berpartisipasi aktif dalam mendukung pengelolaan dan pelaporan data kecelakaan lalu lintas melalui Integrated Road Safety Management System (IRSMS).
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

PT Jasa Raharja (Persero) bersama Korlantas Polri memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian yang berpartisipasi aktif dalam mendukung pengelolaan dan pelaporan data kecelakaan lalu lintas melalui Integrated Road Safety Management System (IRSMS).
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT