News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi, Ruben Onsu Tak Mau Anaknya Ikut Live Sarwendah dan Gio

Ruben Onsu kembali angkat suara soal anaknya yang ikut tampil dalam Live Sarwendah dan Gio. Simak alasan lengkap dan pernyataan tegas Ruben Onsu berikut ini.
Minggu, 21 Juni 2026 - 09:14 WIB
Kolase Foto Ruben Onsu, Sarwendah, dan Giorgio Antonio
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @ruben_onsu / YouTube Sarwendah juice Official

tvOnenews.com - Ruben Onsu kembali menyuarakan ketidaksukaannya soal anak-anaknya yang kerap muncul dalam siaran langsung Sarwendah dan Gio. Lewat unggahan terbarunya, Ruben menegaskan bahwa ia hanya berusaha melindungi sang anak dari sorotan kamera yang dinilainya berlebihan.

Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah tampaknya semakin memanas usai Ruben mengunggah video yang menampilkan kebersamaan Sarwendah dengan Giorgio Antonio saat melakukan siaran langsung bersama anak-anaknya. Dalam unggahannya, Ruben menuliskan, "Wuh, Cici sampai izin dulu," sambil menyoroti percakapan dalam live tersebut yang menurutnya layaknya suasana berumah tangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya di sini hanya menyelamatkan anak," tulis Ruben Onsu dalam keterangan unggahannya. Ia menegaskan bahwa Thalia, putrinya, masih memiliki sosok ayah dan ia sangat mengenal anaknya sendiri.

ruben onsu
Rumbern Onsu Kembali Ingatkan Tak Mau Anaknya Ikut Live. (Sumber: Instagram @ruben_onsu)

Ruben juga menyebut bahwa perubahan sikap Thalia yang terlihat dalam video tersebut bukanlah cerminan dirinya yang sebenarnya. Menurut Ruben, hal itu merupakan hasil dari pihak-pihak yang dianggapnya sengaja menghasut.

Dalam unggahan tersebut, Ruben mengaku baru menyadari bahwa anaknya sudah terlalu jauh dilibatkan dalam pekerjaan Sarwendah dan Gio. Ia pun meminta agar tidak ada lagi pihak yang mengatakan bahwa keterlibatan anaknya merupakan keinginan sang anak sendiri.

Ruben menilai, orang dewasa di sekitar anaknya seharusnya bisa lebih peka dan segera membawa Thalia keluar dari kamera saat siaran berlangsung. Ia juga mempertanyakan jenis aplikasi live yang digunakan karena dianggap masih membolehkan anak di bawah umur tampil di dalamnya.

"Maaf disini saya tidak mencari pembenaran, disini saya hanya sebagai orang tuanya yg punya hak untuk menyelamatkan anak saya," tulis Ruben Onsu. Ia menegaskan tidak ingin lagi anaknya dilibatkan dalam aktivitas pekerjaan Sarwendah dan Gio.

Ruben turut mendoakan kebahagiaan untuk pasangan tersebut, namun ia tetap meminta agar anaknya tidak lagi diikutsertakan. Ia juga menyinggung agar publik tak lagi sibuk membahas masa lalu dirinya bersama Sarwendah.

"Jadi jangan sibuk membahas masa lalu. Nanti akan semakin banyak orang yg membuka masa lalu idola kalian dan itu gak penting buat saya," tulis Ruben. Ia menegaskan akan terus fokus memperjuangkan hal-hal yang berkaitan dengan anaknya.

Unggahan tersebut pun langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Dalam video tangkapan layar yang beredar, terlihat Thalia tengah menikmati produk mi instan yang sedang diiklankan, hingga membuat Sarwendah berkomentar bahwa "emaknya pun tidak bisa berkata-kata."

Beberapa hari sebelum unggahan ini ramai, Ruben Onsu sempat ditemui awak media dan ditanya soal kemungkinan berdamai dengan Sarwendah. Ruben mengaku terbuka terhadap opsi perdamaian tersebut, namun ia menilai yang terpenting saat ini adalah menaati keputusan pengadilan yang sudah ditetapkan.

"Ya, damai mah sebenarnya kan harus ya gitu. Sebenarnya kan kayaknya enggak perlu damai tinggal ditaati aja yang sudah ada," ujar Ruben Onsu dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada 20 Juni 2026.

ruben onsu
Ruben Onsu. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Ia menambahkan bahwa keputusan pengadilan sudah mengatur pembagian waktu, yakni empat hari bersama Sarwendah dan tiga hari bersamanya.

Ruben juga menilai bahwa persoalan yang ada kini justru semakin melebar ke berbagai hal di luar pokok permasalahan. "Cuman kan sepertinya kan belok belok, belok belok jadinya ke mana-mana gitu jadinya," ungkapnya.

Selain itu, Ruben Onsu turut menanggapi banyaknya konten siaran langsung Sarwendah dan Gio yang kerap melibatkan anak-anaknya. Menurutnya, sikap yang ia tunjukkan semata-mata karena menjalankan perannya sebagai orang tua.

"Sebenarnya yang saya rasakan ya mungkin kalau kalian pernah menjadi orang tua atau punya keponakan, pasti akan melakukan hal yang sama untuk hal itu," kata Ruben Onsu. Ia mengaku menerima banyak video terkait hal tersebut dan menilai sebagian di antaranya memang kurang pantas karena melibatkan anak-anaknya.

"Jadi itu sesuatu ya, banyak juga dari video-video yang saya terima, tayangan-tayangan yang menurut saya kayaknya itu enggak cocok untuk ada anak-anaknya," tutup Ruben Onsu. Pernyataan ini sekaligus menegaskan sikapnya yang konsisten menolak keterlibatan anaknya dalam konten Live Sarwendah dan Gio.

Pernyataan Ruben Onsu ini bukan kali pertama ia menyinggung soal keterlibatan anak-anaknya dalam konten siaran langsung mantan istrinya tersebut. Sebelumnya, Ruben juga sempat menyampaikan keberatan serupa, namun kali ini ia menyampaikannya dengan nada yang lebih tegas dan terbuka kepada publik.

Sikap Ruben yang terus mengingatkan soal batasan keterlibatan anak dalam konten digital ini turut menjadi perhatian banyak pihak. Sejumlah warganet menilai kekhawatiran Ruben cukup wajar mengingat anak-anak yang masih di bawah umur kerap muncul dalam siaran langsung berdurasi panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sarwendah maupun Gio terkait pernyataan terbaru Ruben Onsu ini. Publik pun masih menanti bagaimana kelanjutan dinamika hubungan kedua belah pihak, terutama yang berkaitan dengan pengasuhan anak-anak mereka.

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, Ruben Onsu tampak konsisten menegaskan bahwa fokus utamanya bukan lagi soal masa lalu hubungannya dengan Sarwendah, melainkan kenyamanan dan privasi anak-anaknya. Ia berharap ke depannya tidak ada lagi konten yang melibatkan anaknya tanpa batasan yang jelas.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Toa Masjid Ciputat Bolong Diduga Ditembaki Senapan Angin, Pengurus Ceritakan Berawal Terdengar Suara Keras

Kronologi Toa Masjid Ciputat Bolong Diduga Ditembaki Senapan Angin, Pengurus Ceritakan Berawal Terdengar Suara Keras

Pengurus DKM Masjid Al Falah, Fathoni Al Aziz mengungkap dugaan penembakan pengeras suara (toa masjid) di Komplek Alvita, Ciputat, Tangsel terjadi setiap adzan.
Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Berikut profil singkat anggota Polsek Tulis, Polresta Batang, Aipda Prihatika Wahyu Wibowo yang tewas ditabrak truk ugal-ugalan saat bertugas di Jalur Pantura.
Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Yusuf menerangkan, pemerintah perlu mencocokkan data ekspor Indonesia dengan data impor negara tujuan untuk memastikan potensi manfaat ekonominya.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Setelah sekian lama menghirup asap karhutla, warga Kalimantan kini bisa merasakan kembali udara segar. Momen ini bahkan dibagikan oleh sejumlah pengguna Threads

Trending

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kemenlu Rusia mengungkap 9.213 warga sipilnya tewas dan 27 ribu orang lainnya luka akibat perang dengan Ukraina pecah sejak 2022.
Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Senin (2/11). 
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT