News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hotman Paris Ungkap Identitas dan Foto Pelaku Penyekapan 3 Tahun di Bandung

Hotman Paris mengungkap foto dan identitas pelaku penyekapan 3 tahun di Bandung, tim Hotman 911 turun tangan dampingi keluarga korban YTT secara gratis.
Senin, 22 Juni 2026 - 13:48 WIB
Hotman Paris dan Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan 3 Tahun
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instahram @hotmanparisofficial

tvOnenews.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea resmi turun tangan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan yang menimpa perempuan berinisial YTT di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Melalui tim Hotman 911, ia memberikan bantuan hukum gratis kepada keluarga korban sekaligus mengungkap identitas terduga pelaku kepada publik.

Langkah tegas Hotman Paris ini diumumkan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada 22 Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, ia menginformasikan bahwa timnya telah mengunjungi keluarga korban dan siap memberikan pendampingan hukum secara penuh hingga kasus ini tuntas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, Hotman Paris juga mengunggah foto terduga pelaku tanpa filter, memperlihatkan wajahnya secara jelas kepada publik. Ia turut mengunggah foto KTP pelaku dengan nomor induk kependudukan yang disensor, namun identitas lengkapnya tetap terungkap.

taufik hidayat
Foto dan Identitas Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan 3 Tahun di Bandung. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / Instahram @hotmanparisofficial)

Dari unggahan tersebut, diketahui bahwa terduga pelaku bernama lengkap Taufik Hidayat, lahir di Bandung pada 14 Juni 1996. Berdasarkan data KTP, ia beralamat di Kampung Tegalame, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, dengan status sudah menikah dan berprofesi sebagai buruh lepas.

Unggahan foto pelaku dan KTP tersebut langsung memantik reaksi luas dari warganet. Kolom komentar dibanjiri dukungan agar Hotman Paris dan tim Hotman 911 terus mendampingi kasus ini hingga pelaku berhasil ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Tim Hotman 911 menegaskan alasan mengapa pendampingan hukum perlu segera diberikan kepada keluarga korban. Pangeran Rezapramadia, perwakilan dari tim Hotman 911, menjelaskan kekhawatiran utama yang mendorong mereka untuk bergerak cepat. "Untuk beliau, kasusnya luar biasa sadis. Takutnya kan banyak korban-korban bermunculan, sedangkan pelakunya masih di luar. Takutnya mengintimidasi atau ada dendam kepada siapa pun," ujarnya.

Kekhawatiran tersebut cukup beralasan mengingat terduga pelaku Taufik Hidayat hingga saat ini masih berstatus buron dan belum berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. Tim Hotman 911 mendorong keras Polda Jawa Barat untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku yang masih berkeliaran bebas.

Selain memberikan pendampingan hukum, tim Hotman 911 juga melakukan kunjungan langsung ke keluarga korban. Dalam kesempatan tersebut, adik korban, Syahrul Ulum, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Hotman Paris melalui panggilan video, dengan suara yang terbata-bata karena terharu.

Syahrul juga sempat menceritakan sedikit tentang kondisi sang kakak dalam pertemuan tersebut hingga tak kuasa menahan air mata. Kisah panjang penderitaan YTT yang ia ceritakan membuat suasana pertemuan itu semakin mengharukan bagi semua pihak yang hadir.

Sementara itu, korban YTT (29) hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya. Kondisi fisik korban sangat memprihatinkan, dengan sejumlah organ tubuh yang mengalami kerusakan permanen akibat penganiayaan yang diduga berlangsung selama lebih dari tiga tahun.

Kasus ini sendiri pertama kali terungkap ke publik setelah keluarga menerima kabar pada pertengahan Juni 2026 bahwa YTT dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Selama lebih dari tiga tahun sebelumnya, keluarga kehilangan jejak korban dan tidak mengetahui keberadaannya sama sekali.

Berdasarkan keterangan keluarga, YTT mulai mengenal terduga pelaku Taufik Hidayat sekitar tahun 2023 dalam sebuah konser musik. Setelah menjalin hubungan, komunikasi YTT dengan keluarga mendadak terputus. Upaya keluarga memviralkan pencarian melalui media sosial bahkan sempat mendapat ancaman yang diduga berasal dari pelaku.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi luka berat di bagian kepala, wajah, dan kaki. Kekerasan diduga dilakukan menggunakan tangan kosong, benda tumpul, senjata tajam, hingga benda panas. Akibatnya, korban mengalami gangguan penglihatan permanen, kesulitan berbicara, dan tidak bisa berjalan.

Polda Jawa Barat menduga terduga pelaku melanggar Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan berat. Kasus ini telah dilaporkan secara resmi, dan penyidik tengah bekerja keras untuk melacak dan menangkap Taufik Hidayat yang masih dalam pelarian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan masuknya Hotman Paris dan tim Hotman 911 dalam kasus ini, keluarga korban berharap proses hukum dapat berjalan lebih cepat dan terarah. Dukungan warganet yang terus mengalir di unggahan Hotman Paris menjadi sinyal kuat bahwa publik menuntut keadilan bagi YTT dan tidak ingin kasus ini tenggelam begitu saja.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Sosok Taufik Hidayat DPO Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Selama 3 Tahun, Termasuk Identitasnya

Mengenal Sosok Taufik Hidayat DPO Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Selama 3 Tahun, Termasuk Identitasnya

Ini identitas & rekam jejak Taufik Hidayat(30), pelaku kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita, YTR (29) di indekos di Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Buka Princess Cup 2026 dengan Sempurna, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Libas Australia Tanpa Ampun

Buka Princess Cup 2026 dengan Sempurna, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Libas Australia Tanpa Ampun

Tampil di Terminal 21 Korat, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (23/6/2026), skuad Timnas Voli Putri Indonesia U-18 sukses menundukkan Australia dengan skor telak 3-0.
Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Inovasi Sosial PFmuda

Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Inovasi Sosial PFmuda

Dukungan terhadap keterlibatan generasi muda dalam isu sosial datang dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. 
Kapan Puasa Tasu’a dan Asyura 1448 H? Simak Jadwal Menurut Kemenag, Muhammadiyah, dan NU

Kapan Puasa Tasu’a dan Asyura 1448 H? Simak Jadwal Menurut Kemenag, Muhammadiyah, dan NU

Berikut jadwal puasa Tasu'a dan Asyura 1448 Hijriah atau tahun 2026, lengkap menurut Kemenag, Muhammadiyah, hingga Nahdlatul Ulama (NU).
Profil Damian van der Vart, Pemain Keturunan dari Ibu Model yang Dikaitkan dengan Proyek Timnas Indonesia Era John Herdman

Profil Damian van der Vart, Pemain Keturunan dari Ibu Model yang Dikaitkan dengan Proyek Timnas Indonesia Era John Herdman

Memiliki target di level internasional, John Herdman baru saja membawa Luke Vickery dan Mitchell Baker sebagai nama baru dalam skuad Timnas Indonesia.
Kawal Aspirasi Ojol, Dasco Pastikan Potongan Komisi 8 Persen Berlaku 1 Juli

Kawal Aspirasi Ojol, Dasco Pastikan Potongan Komisi 8 Persen Berlaku 1 Juli

Perusahaan aplikasi transportasi online, Gojek dan Grab, mengumumkan bahwa potongan komisi 8 persen untuk ojek online (ojol) akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Wacana Penataan Aset GBK, Lapangan Ini Diusulkan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Wacana Penataan Aset GBK, Lapangan Ini Diusulkan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Perlu diarahkan pada kepentingan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT