Bukan 3 Tahun, Taufik Hidayat Beri Pengakuan Berbeda saat Ditanya Polisi soal Korban, Bantah Sebagian Tuduhan
- Instagram @rozakabdul_cililin
tvOnenews.com - Penangkapan Taufik Hidayat pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki (29), menjadi babak baru dalam kasus yang belakangan menyita perhatian publik.
Namun bukan hanya penangkapannya yang menjadi sorotan, melainkan juga respons dan pengakuan yang disampaikan Taufik saat menjalani pemeriksaan awal oleh petugas kepolisian.
Pria yang diamankan oleh jajaran Polda Jawa Barat itu terlihat tenang ketika digiring petugas menuju kendaraan yang akan membawanya ke kantor polisi. Momen tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial.
- ANTARA
Dalam rekaman itu, petugas berulang kali melontarkan pertanyaan terkait kondisi korban yang ditemukan mengalami luka berat setelah diduga mengalami kekerasan dalam waktu yang lama.
Saat ditanya mengenai tanggung jawab atas apa yang terjadi pada Yuvita, Taufik menjawab singkat.
"Tanggung jawab, Pak," ucapnya kepada petugas, dilansir Instagram @rozakabdul_cililin.
Percakapan kemudian berlanjut ketika polisi menyinggung kondisi fisik korban yang mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuh, termasuk wajah dan bibir.
"Bukan, kamu sampai motong bibir tuh kenapa?" tanya salah seorang petugas.
- Istimewa
Menanggapi hal tersebut, Taufik mengklaim bahwa luka pada bibir korban terjadi akibat pukulan menggunakan helm.
"Dipukul pak pakai helm, dua kali dipukulnya," jawab Taufik.
Keterangan tersebut langsung mendapat respons dari petugas yang mempertanyakan bagaimana luka yang dialami korban bisa sampai separah itu.
Tak hanya itu, polisi juga menanyakan riwayat hukum Taufik. Dalam percakapan tersebut, ia mengakui pernah terlibat kasus penganiayaan sebelumnya setelah ditanya mengenai statusnya sebagai residivis.
"Kamu resi (residivis) ya? Penganiayaan juga ya?" tanya petugas itu lagi yang langsung dijawab Taufik dengan anggukan kepala.
- facebook / Instagram/@purnomopolisibaik
Petugas kemudian kembali mendesak Taufik untuk menjelaskan alasan di balik tindakan yang diduga telah menyebabkan korban mengalami penderitaan berkepanjangan.
Ketika ditanya mengenai perasaannya atas kejadian tersebut, Taufik mengaku menyesal.
"Nyesel, Pak," jawabnya singkat.
Dalam percakapan yang sama, Taufik sempat membantah tudingan terkait dugaan kekerasan yang menyebabkan kerusakan serius pada bagian mata korban.
"Nyesel, nyesel, baru sekarang ngomong nyesel, udah mah sampai tiga tahun," timpal sang petugas itu.
Load more