News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Taufik Hidayat Jalani Prarekonstruksi, Kabid Humas Polda Jabar Ungkap Agenda Mendatang

Taufik Hidayat jalani prarekonstruksi kasus penyekapan Yuvita Tri Rezeki. Polda Jabar ungkap agenda mendatang termasuk pemeriksaan di empat lokasi TKP.
Selasa, 30 Juni 2026 - 09:45 WIB
Kolase Foto YTR dan Taufik Hidayat
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOnenews.com / YouTube MAIA ALELDUL TV

tvOnenews.com - Penyidik Polda Jawa Barat kembali menggelar prarekonstruksi untuk melengkapi alat bukti dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat terhadap kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki. Proses ini dilakukan di sejumlah lokasi untuk mencocokkan keterangan tersangka, saksi, dan korban.

Prarekonstruksi yang dilakukan penyidik Polda Jawa Barat bertujuan untuk mencocokkan keterangan Taufik Hidayat dengan kondisi sebenarnya di tempat kejadian perkara. Selain itu, penyidik juga menelusuri sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang bukti yang ditelusuri penyidik meliputi barang-barang yang dibeli selama masa dugaan persembunyian korban serta alat yang diduga digunakan Taufik Hidayat dalam tindak penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki. Seluruh bukti ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan konstruksi perkara bersama jaksa penuntut umum.

Kombes Pol Hendra Rohmawan, Kabid Humas Polda Jawa Barat, menjelaskan secara rinci proses prarekonstruksi yang telah dijalani tersangka Taufik Hidayat dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOneNews (29/6/2026).

"Jadi kami sampaikan bahwa beberapa hari ini kita melakukan pemeriksaan terhadap TH, di mana TH ini setelah kita lakukan pengecekan badan, ya, dan juga kondisi bahwa dia dalam keadaan sehat, otomatis dia tidak ada alasan untuk mengikuti proses yang begitu panjang terhadap pemeriksaan dia," ujar Hendra Rohmawan.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa prarekonstruksi dilakukan untuk menyinkronkan keterangan Taufik Hidayat dengan kondisi sebenarnya di tempat kejadian perkara, sekaligus mengumpulkan barang bukti pendukung dari pernyataan tersangka.

"Dan ketika selesai penyidikan, ini kami lakukan untuk prarekonstruksi dari apa yang dia sampaikan kepada penyidik, ini dengan cara untuk sinkronisasi penyesuaian dengan TKP dan juga kita berusaha untuk mengumpulkan barang-barang bukti, di mana untuk mendukung dari pernyataan yang bersangkutan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Jabar juga mengungkapkan bahwa kehadiran Taufik Hidayat dalam prarekonstruksi kali ini sangat membantu proses penyidikan dibandingkan sebelumnya yang dilakukan tanpa kehadiran tersangka.

"Alhamdulillah di beberapa titik ini sudah kita lakukan, ya. Kemarin kita lakukan praktik konstruksi tanpa ada tersangka, ya. Tetapi dengan adanya tersangka ini, kita lebih mudah, ya, dan kita berusaha untuk bisa menyimpulkan kesesuaian ini dengan pernyataan dan di TKP, ya, dan juga barang-barang yang bisa kita kumpulkan," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT