News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

YTR Belum Bisa Jalani Operasi Rekonstruksi dalam Waktu Dekat, Dirut RSHS Bandung Jelaskan Kondisi Terbaru Korban

YTR atau Yuvita Tri Rezeki belum bisa jalani operasi rekonstruksi dalam waktu dekat. Dirut RSHS Bandung jelaskan kondisi terbaru korban Taufik Hidayat.
Selasa, 30 Juni 2026 - 10:10 WIB
Kolase Foto Yuvita Tri Rezeki (YTR) dan Dirut RSHS Bandung
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOneNews

tvOnenews.com - Operasi rekonstruksi wajah bagi YTR atau Yuvita Tri Rezeki, korban penyekapan dan penganiayaan oleh Taufik Hidayat, ternyata belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjelaskan tim dokter masih harus fokus menyembuhkan infeksi pada luka korban sebelum tahap operasi dapat dimulai.

Direktur Utama RSHS Bandung, dr. Rachim Dinata Marsidi, mengungkapkan bahwa kondisi YTR alias Yuvita saat ini masih memerlukan perawatan intensif. Infeksi pada luka di bagian wajah dan kepala korban menjadi prioritas utama yang harus ditangani sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut penjelasan dr. Rachim, proses penyembuhan infeksi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Setelah infeksi benar-benar hilang, barulah tahap operasi rekonstruksi dapat mulai dijalankan secara bertahap pada tubuh Yuvita Tri Rezeki.

"Jadi, kami sekarang ini dalam sebulan ini masih fokus di menghilangkan infeksinya, dan kami sudah membuat jadwal mungkin bisa sampai setahun untuk perbaikan semuanya, karena bukan hanya wajah aja, untuk pergerakan pun kaki pun sama ada," ungkap dr. Rachim Dinata Marsidi dalam tayangan YouTube tvOneNews (30/6/2026).

Jika kondisi Yuvita Tri Rezeki sudah dinyatakan stabil, operasi rekonstruksi akan diterapkan secara bertahap dengan estimasi waktu hingga satu tahun ke depan. Proses ini tidak hanya menyasar pemulihan wajah korban, tetapi juga mencakup tindakan medis pada bagian tubuh lainnya.

Dr. Rachim menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah menyiapkan jadwal panjang demi memastikan seluruh proses pemulihan Yuvita Tri Rezeki berjalan optimal. Penanganan medis ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi wajah hingga fungsi gerak kaki korban.

"Jadi kami sudah ada jadwal satu tahun ke depan, insyaallah bisa beres," tambahnya.

Ketika awak media menanyakan lebih lanjut soal jenis tindakan medis yang akan dilakukan, dr. Rachim kembali menegaskan bahwa fokus utama saat ini masih pada penyembuhan infeksi. Tanpa infeksi yang benar-benar tuntas, operasi rekonstruksi dinilai berisiko gagal dan tidak akan memberikan hasil maksimal.

"Bulan ini masih fokus di infeksinya, jadi belum tuntas, enggak bisa kalau infeksi belum ada, kita enggak bisa mau operasi karena akan enggak akan sembuh," jelas dr. Rachim.

Lebih lanjut, dr. Rachim memberikan gambaran perkembangan kondisi infeksi yang dialami Yuvita Tri Rezeki saat ini. Meski belum sepenuhnya pulih, terdapat tanda-tanda perbaikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

"Nah, dalam minggu ketiga ini, minggu kedua sekarang sudah mereda, tapi belum beres sekali," ungkapnya.

Penjelasan dari Direktur Utama RSHS Bandung ini sejalan dengan kabar yang sebelumnya disampaikan oleh kakak ipar Yuvita, Melani, yang menyebut bahwa rekonstruksi wajah akan dilakukan secara bertahap setelah kondisi korban benar-benar stabil.

Selain penanganan medis, dukungan finansial juga telah disiapkan untuk mendukung proses pemulihan Yuvita Tri Rezeki secara menyeluruh. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp1 miliar untuk seluruh rangkaian penanganan korban.

Dana bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan medis Yuvita Tri Rezeki, mulai dari pengobatan infeksi, operasi rekonstruksi wajah, hingga pemulihan fungsi gerak kaki korban selama proses penyembuhan berlangsung.

Kasus penyekapan dan penganiayaan yang menimpa Yuvita Tri Rezeki oleh tersangka Taufik Hidayat memang menyita perhatian publik secara luas. Kondisi fisik korban yang mengalami luka parah membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat sebelum dapat kembali menjalani kehidupan normal.

Dengan adanya jadwal penanganan yang telah disusun pihak RSHS Bandung, keluarga dan masyarakat berharap proses pemulihan Yuvita Tri Rezeki dapat berjalan lancar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan dari berbagai pihak, baik secara medis maupun finansial, diharapkan mampu mempercepat pemulihan korban dari trauma fisik dan psikis yang dialaminya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Duel Penentuan Juara Grup B, Thailand Vs Vietnam!

FIFA ASEAN Cup 2026 akan kembali bergulir pada Selasa (29/9/2026) ini. Di Grup B, ada duel penentuan juara grup antara Thailand dan Vietnam.
Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Apresiasi Kinerja Polda Sumsel, Capaian Pangan hingga Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan

Kakorbinmas Baharkam Polri mengapresiasi kinerja Polda Sumsel dalam Gerakan Pangan Murah, aktivasi Satkamling, dan pengembangan bawang putih untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Kronologi TKI Asal Jaksel Diduga Menjadi Korban TPPO di Libya, Berawal dari Unggah Status WA

Ultari, suami Tenaga Kerja Indonesia asal Pejaten Timur, Jakarta Selatan (Jaksel) cerita awal mula istri, Nandiya Ayuningtias menjadi korban TPPO di Libya.
Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Kandidat Sekda Blora Jalani Assessment Center di Mabes Polri

Sembilan pejabat terbaik Pemerintah Kabupaten Blora menjalani uji kompetensi melalui metode Assessment Center di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Diduga Adanya Child Grooming, Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Disebut-sebut Lecehkan Siswi

Seorang oknum guru bergelar ustaz inisial NAA di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. 
Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Wamenhaj Bakal Blacklist Oknum Mutawif yang Diduga Hina Jamaah Umrah, Siapkan Pemanggilan

Viral seorang pria, mutawif berada di dalam lift. Pria yang mengenakan kain putih atau ihram, merekam situasi didalam lift. Sampaikan pesan menohok kepada jamaah umrah.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT