Berkaca dari Kasus Penyekapan Taufik Hidayat, Psikolog Bagikan 4 Tips Menghadapi Hubungan Toksik
- Kolase tvOnenews.com / tvOneNews / Instagram @joicemanurung283
Menanggapi hal tersebut, Feni Rose mengajukan pertanyaan penting terkait langkah pencegahan sejak dini. "Sekarang kita mau belajar ya agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi pada siapa pun. Tadi kita belajar mengenai pola asuh. Itu penting sekali bahwa orang tua harus sejak sedini mungkin melatih anak-anak untuk mengendalikan impulsnya, tahu mana yang benar dan mana yang salah. Kalau salah harus ditegur, gitu ya, jangan kalau salah dibiarkan," ujar Feni Rose.
Feni Rose kemudian melanjutkan pertanyaannya dengan menyoroti sisi korban atau masyarakat umum. "Tapi buat kita semua ini, ketika menghadapi orang dengan tanda-tanda bahaya itu, gimana caranya?" tanya Feni Rose kepada Joyce Manurung.
Menjawab pertanyaan tersebut, Joyce memberikan tips menghadapi hubungan toksik yang pertama, yaitu melatih kepekaan membaca perilaku pasangan. "Ya, yang pertama kita tadi pintar membaca perilaku. Jadi itu melatih juga ya. Kalau sudah tahu, eh, kayaknya ini agak mengancam nih, boleh pilih beberapa cara. Kalau enggak sanggup untuk melawan, udah ngacir aja. Ngacir aja, hilang, hilang aja," jelas Joyce.
Tips kedua yang dibagikan Joyce adalah melatih kemampuan komunikasi asertif. "Kalau kita merasa bahwa saya perlu melawan, belajar teknik asertif dalam berkomunikasi, bilang tidak itu betul. Mengatakan, 'Kamu tidak boleh begitu pada saya.' Itu nada suara, bahasa tubuh, itu perlu dilatih," terang Joyce.
Selanjutnya, tips ketiga yang tak kalah penting adalah membangun support system yang kuat dan harmonis. "Yang ketiga, bangun support system. Sahabat, orang tua, keluarga, ini harus harmonis hubungannya, harus dekat dengan kita. Karena bagaimanapun, yang membantu kita keluar nanti adalah mereka," ungkap Joyce.
Terakhir, Joyce menekankan pentingnya memperluas jejaring sosial dan mengikuti berbagai aktivitas positif. "Lalu yang keempat, banyak belajar, banyak bangun jejaring, banyak ikut aktivitas. Kita punya banyak teman," tuturnya.
Joyce menutup penjelasannya dengan pesan bahwa memiliki banyak kegiatan dan relasi dapat membantu seseorang keluar dari fokus berlebihan terhadap pasangan yang toksik. "Jadi enggak cuma dia-dia aja di hidup kita. Banyak hal yang bisa kita lakukan sehingga energi yang fokusnya hanya dia di awal itu bisa dialihkan untuk hal yang lebih produktif," pungkas Joyce.
Load more