News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasa Hukum Ruben Onsu Siapkan 3 Materi untuk Pertemuan 11 Juli dengan Pihak Sarwendah

Kuasa hukum Ruben Onsu siapkan 3 materi penting jelang pertemuan dengan pihak Sarwendah pada 11 Juli terkait hak asuh, nafkah, dan harta gono-gini anak.
Rabu, 1 Juli 2026 - 14:23 WIB
Kolase Foto Ruben Onsu, Thalia dan Thania
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @ruben_onsu

tvOnenews.com - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap persiapan menjelang pertemuan penting dengan pihak Sarwendah pada 11 Juli mendatang. Pertemuan ini akan membahas tiga materi utama terkait kepentingan anak-anak pasca-perceraian.

Minola menjelaskan bahwa draf gugatan hak asuh anak dari pihak Ruben Onsu sebenarnya sudah matang dan siap didaftarkan ke pengadilan. Langkah tegas ini diambil setelah upaya diplomasi yang sempat dilakukan di ruang tertutup dianggap mengalami kebuntuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski draf gugatan sudah siap, pihak kuasa hukum saat ini masih menunggu konfirmasi langsung dari Ruben Onsu yang tengah menjalankan ibadah umrah. Diskusi mengenai langkah selanjutnya baru akan dilakukan setelah Ruben kembali ke Tanah Air pada 1 Juli.

Pihak Ruben Onsu menegaskan bahwa mereka tidak ingin hanya menerima komitmen lisan atau tulisan semata dari Sarwendah. Mereka menuntut realisasi nyata terkait pembagian waktu bersama anak-anak, mengingat kesepakatan tertulis dalam Akta Notaris No. 39 pada 2024 lalu dinilai gagal dijalankan sepenuhnya.

Pertemuan atau join meeting antara kuasa hukum kedua belah pihak dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli. Pihak Ruben Onsu menyatakan akan tetap hadir sebagai bentuk itikad baik, meski mereka tetap menekankan bahwa hasil pertemuan harus memberikan efek nyata bagi kepentingan anak-anak.

Berdasarkan penjelasan Minola, setidaknya ada tiga materi utama yang akan dibahas dalam pertemuan 11 Juli. Ketiga materi tersebut meliputi pembagian waktu bersama anak, masalah nafkah anak, hingga transparansi keuangan terkait kartu kredit.

Materi pertama yang akan dibahas adalah peninjauan kembali realisasi kesepakatan pembagian waktu bersama anak-anak. Kesepakatan ini sebelumnya telah tertuang dalam Akta Notaris No. 39, namun pihak Ruben Onsu ingin memastikan agar kesepakatan tersebut benar-benar dijalankan, bukan sekadar tertulis di atas kertas.

Materi kedua yang menjadi sorotan adalah besaran nafkah anak yang sebenarnya dibutuhkan saat ini. Pihak kuasa hukum ingin meninjau kembali apakah nominal nafkah yang selama ini berjalan, termasuk angka yang sempat disebut mencapai ratusan juta rupiah, masih relevan dengan kebutuhan anak-anak.

Materi ketiga menyangkut transparansi keuangan terkait penggunaan kartu kredit yang selama ini disepakati dengan sistem pembayaran 50-50 antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Pihak Ruben Onsu menegaskan perlu adanya kejelasan mengenai peruntukan dana tersebut secara rinci.

Minola Sebayang menjelaskan bahwa dari segi materi, pihak kuasa hukum Ruben Onsu sudah sangat siap menghadapi pertemuan tersebut.

"Persiapan tanggal 11 itu, ya, kami harus menjaga kesehatan kami agar tidak ada halangan untuk hadir di tanggal 11. Karena kalau masalah materinya kan kita sudah paham, materinya kan kita sudah tahu. Karena itu yang mengulang dari apa yang sudah disampaikan di Akta 39 berkaitan dengan masalah pembagian waktu anak itu. Kemudian masalah, apa namanya itu, nafkah. Ketiga adalah masalah gono-gini (harta gono-gini), kan begitu ya," ucap Minola Sebayang dalam tayangan STARPRO Indonesia.

Terkait materi nafkah anak, Minola menegaskan bahwa pihaknya akan langsung mempertanyakan kebutuhan riil anak-anak saat ini.

"Paling-paling kalau masalah nafkah kita tinggal bilang saja, real nafkahnya anak-anak ini berapa sih sebenarnya, kan gitu," ujarnya.

Minola juga menyoroti nominal nafkah yang sempat disebut mencapai angka fantastis, yakni Rp200 juta. Pihaknya berencana mempertanyakan kewajaran nominal tersebut kepada pihak Sarwendah dalam pertemuan mendatang.

Selain soal nafkah, Minola turut menyinggung soal transparansi penggunaan kartu kredit yang selama ini dibagi dengan sistem 50-50.

"Terus kemudian kita akan mencari tahu, kemarin sampai 200 juta itu, itu menurut mereka itu wajar enggak, gitu loh. Apakah memang masih kebutuhan anak-anak apa tidak? Ini kan harus ada pertanyaan seperti itu. Termasuk ya tentang pembayaran kartu kredit yang 50-50 itu kan, Ruben juga perlu tahu ke mana itu fifty-fifty-nya, untuk apa itu fifty-fifty-nya, kan begitu ya. Karena ini juga belum disampaikan. Jadi mungkin ya kita lihat nanti bagaimana hasilnya ya," jelas Minola.

Menutup pernyataannya, Minola menegaskan bahwa dari sisi materi pembahasan, pihaknya sudah tidak memiliki kendala apa pun. Tantangan yang tersisa hanyalah menjaga kondisi kesehatan agar dapat hadir tepat waktu pada pertemuan tersebut. "Jadi kalau materi persiapan, materinya kita sudah tahu, tinggal kesehatan saja," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan pada 11 Juli mendatang menjadi momen penting bagi kedua belah pihak untuk mencari titik terang terkait kepentingan anak-anak pasca-perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah. 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Berhasil remontada, Thailand mempermalukan juara Piala AFF 2026 Vietnam dengan skor akhir 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 juta orang lebih di China menggunakan kecerdasan buatab (AI) generatif.
Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Pengembang tersebut diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak-pihak di Kementerian ATR/BPN, terutama untuk mengurus hak guna bangunan (HGB).
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT