Misteri Danau Kenanga UI, 11 Tahun Berlalu Kematian Akseyna Ahad Dori Masih Jadi Teka-teki hingga Kini
- Antara/ Indrianto Eko Suwarso/Dok
Ayah Akseyna kemudian datang ke Depok untuk memastikan identitas jenazah di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Setelah proses identifikasi selesai, dipastikan bahwa korban memang Akseyna Ahad Dori.
Dugaan Bunuh Diri Berubah Menjadi Kasus Pembunuhan
Pada tahap awal penyelidikan, kematian Akseyna sempat dikaitkan dengan dugaan bunuh diri. Namun, seiring berjalannya proses penyidikan, berbagai temuan memunculkan keraguan terhadap kesimpulan tersebut.
Sejumlah kejanggalan ditemukan, mulai dari kondisi kamar korban yang dilaporkan berantakan hingga keberadaan surat yang disebut sebagai surat wasiat. Di sisi lain, hasil pemeriksaan forensik menunjukkan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban serta fakta bahwa korban masih hidup ketika berada di dalam air.
Temuan-temuan tersebut membuat arah penyelidikan berubah. Kepolisian kemudian menyatakan bahwa perkara tersebut ditangani sebagai dugaan pembunuhan. Meski demikian, hingga bertahun-tahun kemudian belum ada tersangka yang diumumkan maupun kepastian mengenai pelaku di balik kematian Akseyna.
Penyelidikan Berjalan Panjang, Keluarga Terus Menuntut Kejelasan
Meski telah melewati lebih dari sepuluh tahun, keluarga Akseyna menilai penyelidikan belum memberikan jawaban yang mereka harapkan.
Menurut mereka, proses penanganan pada tahap awal menjadi salah satu kendala terbesar dalam mengungkap kasus ini karena sejumlah prosedur dinilai tidak berjalan secara optimal.
- Ist
Kakak Akseyna, Arfi, pernah mengungkapkan bahwa keterlambatan identifikasi jenazah menjadi salah satu persoalan yang berdampak pada proses penyidikan.
"Yang jelas penanganan di awal kasus lambat dan banyak yang miss. Jenazah baru teridentifikasi berhari-hari setelah Ayah Ace datang sendiri ke Depok," ungkap Arfi.
Menurut keluarga, selama bertahun-tahun aparat telah memeriksa banyak saksi dan beberapa kali melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun hingga kini, mereka belum memperoleh kepastian mengenai siapa pelaku maupun motif di balik kematian Akseyna.
"Semestinya sudah ada hasil nyata dari proses penyelidikan selama itu. Ini tersangka saja belum ada nama," ujar Arfi.
Keluarga juga mengaku telah berulang kali mengirimkan surat kepada berbagai lembaga, termasuk Kapolri, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Polda Metro Jaya, Polres Metro Depok, hingga Polsek Beji.
Load more