News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adu Argumen Lisa Mariana vs Dewi Wulan, Keduanya Saling Klaim Pegang Bukti Penipuan

Lisa Mariana dan Dewi Wulan saling klaim pegang bukti penipuan. Dewi sebut ada lebih dari 20 korban, Lisa bantah dan balik tuduh soal penipuan arisan.
Minggu, 5 Juli 2026 - 08:03 WIB
Lisa Mariana dan Dewi Wulan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @lisamarianaaa @dewiwulanofficial

tvOnenews.com - Perseteruan Lisa Mariana dan Dewi Wulan memanas usai keduanya saling mengaku memegang bukti kuat terkait tuduhan penipuan. Dewi melaporkan Lisa Mariana ke polisi, sementara Lisa membantah dan balik menuding Dewi Wulan bermasalah dengan arisan.

Kronologi Laporan Dewi Wulan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewi Wulan mengungkapkan kasus ini bermula dari transaksi pembelian baju tidur (pajamas) dari Lisa Mariana yang tak kunjung dikirim. Respons Lisa yang dianggap tidak kooperatif membuat Dewi geram dan akhirnya melayangkan somasi sebelum membuat laporan polisi.

Dewi mengungkapkan kekesalannya terhadap sikap Lisa Mariana yang ia nilai tidak transparan sebagai pemilik usaha.

"Dan yang aku enggak suka itu, dia orangnya menjengkelkan ya. Sebagai pemilik usaha nih, katanya kan dia pemilik usaha. Harusnya ketika aku tagih, kapan dikirim ya, ya sudah dia menjelaskan dong secara detail ya, kenapa bajunya enggak terkirim, kendalanya itu segala macam. Dia malah kayak bersikap, mohon maaf, menjengkelkan ya," kata Dewi Wulan, dalam tayangan Intens Investigasi (4/7/2026)

Menurut Dewi, ia sempat memberi peringatan sebelum akhirnya memutuskan menempuh jalur somasi terhadap Lisa Mariana.

"Akhirnya aku ini dong, notice dong, ya kalau memang lu gak bisa ngirim baju pajamasnya, ya udah gua bakalan somasi gitu. Karena kembali lagi ya, di sini mungkin untuk saudara-saudara, kalau melihat nominalnya, nominalnya memang kecil ya," kata Dewi Wulan

Somasi Berujung Viral, Korban Bertambah
Dewi menjelaskan alasannya tetap memperjuangkan kasus ini meski nilai transaksi awal terbilang kecil, karena sikap Lisa yang dianggap tidak berubah.

"Kenapa aku perjuangkan LP ini? Karena ketika aku notice dia, dia juga bersikap ya, mohon maaf ya, menjengkelkan. Dan ketika saat itu kan aku somasi dulu sebelum membuat LP, kan ada somasi. Somasi pertama, kedua, ya ketika aku somasi, alhamdulillah karena aku konpers, ya kan, di somasi pertama itu seketika itu viral di salah satu platform media," kata Dewi Wulan

Setelah kasus ini viral, Dewi mengaku sempat ragu untuk melanjutkan proses hukum karena nominal kerugiannya kecil. Namun, banyaknya korban lain yang muncul membuatnya yakin untuk terus melangkah.

"Ketika viral awalnya kan aku kayak nanya-nanya dong sama lawyerku, 'Abang, apakah ini kuat?' Iya, nominalnya cuma segini gitu, agak malas gitu ngurusinnya. Nah, ketika viral, tiba-tiba tes tes tes, ternyata banyak banget korbannya gitu," kata Dewi Wulan

Dewi menegaskan bahwa perjuangannya bukan lagi soal nominal kerugian pribadi, melainkan atas nama kemanusiaan bagi korban lain yang jumlahnya terus bertambah.

"Aku sebagai manusia ya, aku lihat di sini dari segi kemanusiaannya, yang ketika ini kan masuknya bukan soal nominal. Kembali lagi ya, di media, di mana pun, atau netizen pun sendiri ketika lihat LP-nya, 'Eh, cuma segitu gitu,' kan. Bukan segitunya, lebih kepada korban ini banyak. Dan aku adalah korban ya. Aku korban, dan aku membentuk barisan para korban LM yang mana sekarang jumlahnya sudah lebih dari 20 ya," kata Dewi Wulan

Lebih dari 20 Korban dengan Berbagai Modus

Setelah kasus ini viral, terungkap ada lebih dari 20 korban lain dengan modus beragam, mulai dari penipuan pembelian barang hingga masalah kerja sama endorsement. Sebagian besar korban merupakan pelaku UMKM yang merasa dirugikan secara materiil.

Dewi menyebut, setelah kasusnya naik ke tahap penyidikan, Lisa Mariana justru bersikap yang ia sebut "picik" dengan menggiring opini bahwa korban yang vokal adalah pembohong atau sekadar mencari panggung.

"Nih, aku kasih tahu, dengan naiknya kasus ini, naiknya LP ya, dari yang tadinya somasi, LP sekarang alhamdulillah sudah naik sidik. Dia ini agak picik. Piciknya apa? Dia seolah-olah nih, yang korbannya ketika kasusnya naik, naik, naik, beberapa korbannya ada yang di-refund gitu. Ada yang di-refund, seolah-olah nih korbannya yang vokal dianggap bohong gitu, halu gitu," kata Dewi Wulan

Bantahan dan Tuduhan Balik dari Lisa Mariana

Menanggapi tuduhan tersebut, Lisa Mariana menegaskan dirinya bukan penipu dan menyebut klaim Dewi Wulan tidak didasarkan pada bukti yang valid.

"Dia itu ngomong enggak pakai ini loh, sayang. Enggak pakai bukti dan enggak valid, dan aku sudah menyerahkan semua itu, tunggu aja waktunya ya," kata Lisa Mariana

Lisa bahkan balik menuding Dewi Wulan sebagai bandar arisan atau "zongker" yang diduga merugikan banyak anggota hingga ratusan juta rupiah.

"Kamu tahu enggak siapa namanya Dewi Wulan itu ya? Ternyata dia itu diduga menipu banyak juga, apa namanya, arisan gitu. Jadi menipu banyak, apa namanya, member-member arisan. Dan aku sudah menyerahkan semuanya ke pihak yang berwajib ya, karena aku difitnah seperti ini gitu ya," kata Lisa Mariana

Saat awak media mengonfirmasi bahwa Dewi Wulan telah memiliki bukti berupa tangkapan layar percakapan dan rekaman suara dari lebih dari 20 korban, Lisa Mariana meragukan keabsahan bukti tersebut.

"Iya, tapi itu tahun lalu, kamu lihat tanggalnya enggak? Dan itu semua hoaks, nanti kita buktikan di pengadilan gitu," kata Lisa Mariana

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lisa Mariana menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada tim kuasa hukumnya, John B. Nababan, dan optimistis kebenaran akan terungkap melalui jalur pengadilan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Emil Audero Langsung Starter Buat Rayo Vallecano di Liga Spanyol, Kiper Timnas Indonesia Bakal Hadapi Si Tangan Emas La Roja

Emil Audero Langsung Starter Buat Rayo Vallecano di Liga Spanyol, Kiper Timnas Indonesia Bakal Hadapi Si Tangan Emas La Roja

Emil Audero langsung dipercaya mengawal gawang Rayo Vallecano saat hadapi Athletic Club di Liga Spanyol. Kiper Timnas Indonesia itu berbakal hadapi Unai Simon.
PBNU Bidik Tiga Orang untuk Disomasi Terkait Tudingan Dana Korupsi Mengalir ke Muktamar NU

PBNU Bidik Tiga Orang untuk Disomasi Terkait Tudingan Dana Korupsi Mengalir ke Muktamar NU

Gus Ipul berharap nahdliyin dan segenap pengurus NU di semua tingkatan untuk tetap tenang dan tidak perlu terpengaruh isu yang tidak dapat dipastikan kebenarannya itu.
Lirik dan Makna Lagu Kau Yang Utama Syahrini, Ungkap Sosok yang Selalu Bertakhta di Hatinya

Lirik dan Makna Lagu Kau Yang Utama Syahrini, Ungkap Sosok yang Selalu Bertakhta di Hatinya

Syahrini resmi merilis lagu “Kau Yang Utama”. Simak lirik lengkap dan makna lagu yang mengungkap sosok Reino Barack yang selalu bertakhta di hatinya.
Enam Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Enam Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Dalam Asian Games 2026 tersebut, tim Merah Putih berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu dari nomor beregu maupun perorangan.
Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Pertamina membantu pemulihan ekonomi perajin tenun Desa Adat Sade melalui bantuan 45 alat tenun dan pelatihan untuk menjaga tradisi Sasak di Lombok.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT