Lisa Mariana Bantah Tudingan Pura-pura Kaya, Balik Bongkar Dugaan Aib Dewi Wulan
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @dewiwulanofficial @lisamarianaaa
tvOnenews.com - Lisa Mariana membantah tudingan dirinya pura-pura kaya yang dilontarkan Dewi Wulan di tengah perseteruan terkait dugaan penipuan. Tak hanya membela diri, Lisa juga melontarkan tuduhan balik dengan mengungkap dugaan persoalan yang menyeret nama Dewi Wulan.
Perseteruan Lisa Mariana dan Dewi Wulan semakin memanas setelah keduanya sama-sama mengklaim memiliki bukti kuat terkait dugaan penipuan. Dewi Wulan sebelumnya melaporkan Lisa ke polisi karena mengaku tidak menerima pesanan pakaian tidur yang telah dibayarnya.
Meski nilai transaksi yang dipersoalkan relatif kecil, Dewi Wulan mengaku tetap membawa perkara tersebut ke ranah hukum setelah banyak orang menghubunginya dan mengaku mengalami kejadian serupa. Ia bahkan menyebut jumlah korban yang menghubunginya telah melebihi 20 orang.
Dalam konferensi pers beberapa waktu lalu, Dewi Wulan mengaku sempat mempertanyakan kepada kuasa hukumnya apakah kasus tersebut layak diproses mengingat nominal kerugiannya tidak besar.
"Ketika viral awalnya kan aku kayak nanya-nanya dong sama lawyer-ku, 'Abang, apakah ini kuat?' Iya, nominalnya cuma segini, agak malas ngurusinnya," ujar Dewi Wulan.
Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Lisa Mariana memberikan bantahan tegas saat ditemui awak media dalam tayangan Intens Investigasi edisi 4 Juli 2026.
Saat ditanya mengenai anggapan bahwa dirinya pura-pura kaya atau hanya mencari sensasi, Lisa langsung menunjukkan keyakinannya terhadap aset yang dimiliki.
"Aku punya BPKB, aku beli mobil cash, rumah aku enggak nyewa," tegas Lisa Mariana.
Lisa juga membantah tudingan bahwa alamat yang diberikannya kepada penyidik merupakan alamat palsu. Menurutnya, dirinya justru bersikap kooperatif dengan mendatangi Polres Jakarta Timur sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum, bukan karena merasa takut terhadap laporan Dewi Wulan.
"Enggak ada. Demi Allah. Jadi memang surat itu ada dua ya, karena kita secara kooperatif datang ke Polres Jakarta Timur bukan karena takut sama dia, tapi karena kita menghormati institusi kepolisian. Memang ada dua laporan dan satu laporan itu tidak memasuki unsur, jadi tidak diterima oleh Polres Jakarta Timur. Nah, yang kedua itu diterima ya, dan itu hanya bernilai, maaf ya, Rp2,7 juta," jelasnya.
Tak berhenti membela diri, Lisa Mariana kemudian melontarkan tuduhan balik kepada Dewi Wulan. Ia mengklaim Dewi diduga terlibat dalam persoalan arisan yang merugikan banyak orang hingga ratusan juta rupiah.
"Kenapa dia harus seramai ini? Karena dia lagi jadi zongker bandar arisan yang bernilai ratusan juta. Hai Dewi Wulan, itu bayar korban-korban kamu ya," tegas Lisa Mariana.
Lisa mengaku menerima banyak pesan langsung dari orang-orang yang mengklaim sebagai korban Dewi Wulan. Menurutnya, para pengadu tersebut tidak hanya berasal dari peserta arisan, tetapi juga dari korban pinjaman berbunga.
"Lebih dari lima yang laporan ke aku. Kasihan dari pinjaman, pinjaman berbunga itu arisan. Jadi mungkin dia membuat hal seperti ini karena mungkin dia butuh uang," ucap Lisa Mariana.
Lebih lanjut, Lisa menduga langkah Dewi Wulan melaporkannya ke polisi bertujuan mengalihkan perhatian publik dari persoalan yang sedang dihadapi sendiri. Dugaan itu, menurut Lisa, muncul setelah ia membaca berbagai pengakuan dari orang-orang yang menghubunginya.
"Ya, makanya itu dia pengin ramai karena dia mau menutupi utang-utangnya. Karena aku baca dari korban-korban itu dia bilang, 'Jangan coba-coba lawan gua ya, bisa aja gua lawan,' gitu sayang," katanya.
Lisa juga mengklaim terdapat korban arisan yang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Meski demikian, ia menyatakan seluruh tuduhan tersebut akan dibuktikan pada waktu yang tepat melalui jalur hukum.
"Ternyata usut punya usut dia juga zongker arisan yang bernilai ratusan juta, dan aku nanti ada saatnya di mana aku buka semuanya," ujar Lisa.
Saat ditanya mengenai besaran kerugian para korban, Lisa menyebut nominalnya bervariasi. Ketika mengingat informasi yang diterimanya, ia sempat bertanya kepada rekannya mengenai besaran kerugian salah satu korban.
"Ah, baru tadi ada tiga digit ya, Re?" tanya Lisa kepada rekannya.
Setelah itu, Lisa menjelaskan kepada awak media bahwa kerugian para korban memiliki nominal yang berbeda-beda.
"Ah, enggak. Ada yang Rp50 juta, Rp10 juta, itu pada ngadu sama aku semuanya," jelasnya.
Ketika awak media menyinggung bahwa nominal Rp2 juta dianggap kecil bagi kalangan selebritas, Lisa menolak anggapan tersebut.
"Enggak jugalah. Kita enggak boleh merendahkan nominal ya," tegasnya.
Lisa kemudian mempertanyakan langkah Dewi Wulan yang menurutnya terus membawa perkara tersebut ke ruang publik melalui laporan polisi hingga konferensi pers.
"Nah, dia maunya apa? Rame kah? Habis laporan terus ke preskon, bahkan mengundang media gitu kan, maunya apa? Rame kah? Gitu sampai sekarang di-open endorse kan," pungkas Lisa.
Di akhir keterangannya, Lisa Mariana menegaskan seluruh bukti yang dimilikinya telah diserahkan kepada kuasa hukumnya, John Boy Nababan. Ia menyatakan akan membuka bukti-bukti tersebut pada waktu yang tepat dan memilih menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian perkara kepada jalur hukum.
(anf)
Load more