Curhatan Terbaru Ruben Onsu soal Hubungan Kakak Adik: yang Berbeda Cuma Rezeki dan Nasib
- YouTube/Raditya Dika
tvOnenews.com - Ruben Onsu kembali menjadi perhatian setelah membagikan unggahan Instagram Story yang berisi pesan menyentuh tentang hubungan kakak dan adik. Unggahan tersebut muncul setelah ia sebelumnya mencurahkan isi hatinya mengenai hubungannya dengan sang adik, Jordi Onsu.
Hubungan Ruben Onsu dan Jordi Onsu diketahui dikabarkan merenggang sejak April 2024. Keduanya disebut tidak lagi saling bertegur sapa, sementara konflik semakin menjadi sorotan setelah perceraian Ruben dengan Sarwendah dan munculnya perbedaan sikap di ruang publik.
Melalui Instagram Story yang diunggah pada Rabu, 8 Juli 2026, Ruben Onsu membagikan ulang video dari akun @dewimurdaning. Video tersebut memperlihatkan dua anak yang berjalan kaki sambil bergandengan tangan sembari berbincang mengenai arti persaudaraan.
Dalam video itu, sang adik bertanya, "Kak, kalau nanti hidup kita beda, kita masih kakak beradik?"
Sang kakak pun menjawab, "Masih dong."
"Kenapa?" tanya sang adik.
"Karena kita lahir dari rahim yang sama. Walau nanti kita kaya atau miskin, jangan menilai saudara dari kaya atau miskinnya," jawab sang kakak.
Percakapan tersebut berlanjut ketika sang adik kembali bertanya, "Terus bedanya apa?"
"Yang berbeda cuma rezeki dan nasib," jawab sang kakak.
![]()
Curhatan Terbaru Ruben Onsu. (Sumber: Instagram @ruben_onsu)
Unggahan tersebut menjadi sorotan karena dibagikan tidak lama setelah Ruben Onsu tampil dalam podcast Kacamata Nanda milik Nanda Persada. Dalam kesempatan itu, ia berbicara mengenai perjalanan hidupnya setelah bercerai dari Sarwendah sekaligus menyampaikan pesan untuk Jordi Onsu.
Saat ditanya mengenai pesan yang ingin disampaikan kepada sang adik, Ruben mengaku tetap mendoakan yang terbaik meski hubungan mereka tengah menjadi perhatian publik.
"Kalau untuk dia ya jawaban gua cuma gini. Sekarang lu hebat, lu sukses, lu berhasil, keren. Ya alhamdulillah. Bahkan sampai gua salat pun enggak pernah ada gua ucap jahat ke lu. Meminta untuk lu jahat enggak ada," ujar Ruben.
Ia kemudian mengingatkan perjuangan yang pernah dilakukannya demi keluarga ketika kondisi ekonomi masih sulit.
"Tapi gua cuma bilang sebelum air hujan itu kena ke kepala lu, keringat gua lah yang menutup supaya lu enggak kena. Gua membelikan lu sebuah kendaraan, ya itu padahal gua lagi enggak ada duit. Tapi gua bangga adik gua punya kendaraan. Jadi ingat, napak bumi," lanjutnya.
Ruben juga meminta Jordi untuk tidak melupakan masa-masa sulit yang pernah mereka lalui bersama sebagai keluarga sederhana.
"Kalau lu ingat tentang gue yang buruknya, tentang saya yang buruknya, bagaimana saya, ya buruknya kamu? Bagaimana ketika disepelekan orang, tapi bukan saya rendahkan kamu, tapi saya bertekad untuk mengangkat derajat. Karena ingat, kita bukan anak orang kaya, kita bukan orang yang berada, tapi kita orang yang serba cukup," katanya.
Sebagai kakak, Ruben mengaku merasa memiliki tanggung jawab untuk terus mengingatkan sang adik sejak kedua orang tua mereka telah tiada.
"Jadi di darahmu pernah ada keringat saya yang saya berikan karena kamu adik. Kita sudah yatim piatu, tidak ada ayah dan tidak ada ibu. Jadi kalau saya keras karena kamu tidak ada lagi leader-nya, wajib diingatkan. Jadi makanya mau apa pun itu, mau bagaimana pun itu, kamu garisnya tetap darah dagingnya sama," ucap Ruben.
Ia juga mengaku pembahasan mengenai keluarganya bukan perkara mudah karena masih menyisakan luka mendalam.
"Jadi kalau kamu anggap itu adalah sebuah hal yang punya rahasia besar, punya ini, punya ini, oh iya. Nanti ketika kamu diperlakukan atau dipermalukan sama orang lain lebih dari itu, belajar lagi. Jadi rasa lukanya saya ini, demi Allah, Mas Nanda, saya ngomong ini sakit sekali dada saya untuk membahas anak itu," tuturnya.
Di akhir pesannya, Ruben kembali mengingatkan Jordi agar tetap rendah hati dan tidak melupakan orang-orang yang pernah membantunya.
"Jadi kami itu saya benar-benar cuma ingin keluarga saya itu dihargai. Nah, adik saya ini punya pergaulan yang bagus. Jadi, makanya pesan buat saya napak bumi. Ingat lagi ya, ingat lagi. Jangan nongak terus kepala ke atas. Sudah, saya sudah pernah mengangkat kamu untuk naik tinggi tanpa kamu tongakkan kepalamu. Jadi, selamat berjuang untuk sebuah kehidupan. Naikkan derajatmu dengan tidak menjatuhkan derajat orang lain, apalagi derajat yang pernah memberi kamu makan," pungkas Ruben.
Sebagai kakak yang membesarkan adiknya setelah kedua orang tua mereka meninggal dunia, Ruben menegaskan dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengingatkan Jordi agar tetap rendah hati dan menjaga ikatan persaudaraan, apa pun kondisi yang dihadapi masing-masing.
(anf)
Load more