GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Kelalaian Pesantren, Kakanwil Kemenag NTB Sebut Kasus Santri Bakar Santri Murni Ulah Oknum

Kasus Santri Bakar Santri di NTB disebut Kepala Kanwil Kemenag NTB merupakan ulah oknum, bukan kesalahan pesantren. Proses hukum diminta berjalan sesuai aturan.
Kamis, 9 Juli 2026 - 14:06 WIB
Kanwil Kemenag NTB dan Korban Kasus Santri Bakar Santri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOneNews

Ia kembali menegaskan agar masyarakat tidak menggeneralisasi kasus tersebut kepada seluruh pondok pesantren. Menurutnya, yang harus diproses adalah pelaku yang bertanggung jawab atas tindakannya.

"Jadi sekali lagi jangan pernah kita hakimi lumbungnya, tetapi kita hakimi oknumnya," tegas Zamroni Aziz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Zamroni menjelaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ia meminta semua pihak tidak saling menyalahkan antarinstansi karena penanganan perkara telah berada di ranah aparat penegak hukum.

"Jadi begini, Pak. Jadi begini, Mbak. Jadi lembaga pendidikan yang ada di pondok pesantren itu, mohon maaf, lembaga pendidikannya dari Dinas Pendidikan. Makanya saya bilang, sudahlah jangan kita saling salah-menyalahkan. Yang jelas proses sesuai dengan hukum. Karena tentu kita kembalikan. Kalau memang dia salah, silakan karena itu oknum," pungkas Zamroni Aziz.

Sementara itu, perkembangan terbaru menunjukkan Kapolda NTB bersama Kepala Kanwil Kemenag NTB telah membesuk salah satu korban, Sahid Al Hudri. Meski telah enam bulan berlalu sejak kejadian, Sahid masih harus menggunakan kursi roda akibat luka bakar yang dideritanya.

Kapolda NTB juga menjanjikan pembiayaan pengobatan korban hingga tuntas melalui instansinya. Korban selanjutnya akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram sebagai bagian dari proses pemulihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram, Joko Jumadi, mengungkapkan bahwa peristiwa itu masih memiliki dua versi penyebab. Dalam tayangan Kabar Petang tvOne pada 7 Juli 2026, ia menjelaskan, "Jadi peristiwa ini tepatnya terjadi pada tanggal 13 Desember 2025 di mana kejadiannya itu di salah satu ruangan di pondok pesantren, di mana ini masih ada dua versi. Ada yang menyatakan bahwa itu mungkin ada kesengajaan, tetapi ada versi lain yang menyatakan bahwa itu ada kelalaian."

Joko menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh, terduga pelaku awalnya meminta salah satu korban membeli bensin dengan alasan untuk membersihkan tembok. Setelah bensin dibawa ke lokasi, pelaku diduga menyalakan api hingga akhirnya api menyambar botol berisi bensin dan membakar ruangan tempat ketiga korban berada.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Anggota Polisi Dikeroyok saat Karnaval Perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Blora, 12 Orang Diamankan

Dua Anggota Polisi Dikeroyok saat Karnaval Perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Blora, 12 Orang Diamankan

Dua anggota Polsek Ngawen, Polres Blora, Jawa Tengah, menjadi korban pengeroyokan saat mengamankan kegiatan karnaval perayaan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, pada Sabtu (22/8/2026) lalu, sekitar pukul 16.30 WIB.
Ini Kondisi Anjing Pitbull yang Serang Bocah 9 Tahun di Bandung

Ini Kondisi Anjing Pitbull yang Serang Bocah 9 Tahun di Bandung

Kondisi anjing pitbull peliharaan warga setempat menjadi sorotan setelah menyerang seorang anak SD berusia 9 tahun yang sedang bermain di halaman rumahnya.
Hasil AVC Women's Continental 2026: Indonesia Dibantai Thailand Tanpa Ampun, Garuda Pertiwi Perpanjang Rekor Buruk

Hasil AVC Women's Continental 2026: Indonesia Dibantai Thailand Tanpa Ampun, Garuda Pertiwi Perpanjang Rekor Buruk

Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa gigit jari karena kembali melanjutkan rekor buruk. Kepastian ini didapatkan setelah Garuda Pertiwi tumbang dari Thailand di laga lanjutan Pool B AVC Women's Continental 2026.
41 Juta Liter Air Diguyur ke Riau, Prabowo Siapkan Tambahan Helikopter Hadapi Karhutla

41 Juta Liter Air Diguyur ke Riau, Prabowo Siapkan Tambahan Helikopter Hadapi Karhutla

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau dilakukan dengan mengerahkan lima helikopter water bombing yang sejak awal Maret 2026 telah mengguyur sekitar 41 juta liter air ke titik-titik rawan kebakaran.
Nasib Keuangan Shio Macan 25 Agustus 2026: Banjir Cuan Melimpah atau Malah Apes Isi Dompet Tiris?

Nasib Keuangan Shio Macan 25 Agustus 2026: Banjir Cuan Melimpah atau Malah Apes Isi Dompet Tiris?

Tanggal 25 Agustus 2026 jadi ajang pembuktian intuisi tajam Shio Macan sanggup membuka keran rezeki yang melimpah ruah atau tergelincir ke jurang kerugian.
Pengasuh Pesantren Darul Ulum Jombang Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar ke-35 NU

Pengasuh Pesantren Darul Ulum Jombang Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar ke-35 NU

Gus Ulib menilai munculnya isu perdagangan suara terasa ironis karena NU saat ini justru tengah menggaungkan agenda besar kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Penyidik juga akan memeriksa transaksi keuangan para tersangka untuk melacak sumber dana yang digunakan dalam kegiatan pembukaan lahan di kalimantan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT