News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Penutupan, Petisi Boikot Sarwendah Tembus Ratusan Ribu Tanda Tangan

Petisi boikot Sarwendah terus bertambah jelang penutupan pada 17 Juli 2026. Dukungan telah menembus lebih dari 162 ribu tanda tangan terverifikasi.
Senin, 13 Juli 2026 - 22:03 WIB
Sarwendah
Sumber :
  • YouTube Sarwendah Official

tvOnenews.com - Gelombang kontroversi yang menyeret nama Sarwendah belum menunjukkan tanda-tanda mereda. 

Di tengah polemik yang masih berkembang pasca-perceraian dengan Ruben Onsu dan sengketa hak asuh anak yang masih bergulir, petisi boikot terhadap mantan personel Cherrybelle itu terus mendapat perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang penutupan petisi pada 17 Juli 2026, jumlah dukungan yang terkumpul terus bertambah dan mendekati angka 200 ribu tanda tangan. 

Hingga Senin (13/7/2026), petisi tersebut telah memperoleh lebih dari 162 ribu tanda tangan terverifikasi, menjadikannya salah satu petisi hiburan yang cukup banyak mendapat perhatian warganet dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan pantauan pada laman petisi, gerakan bertajuk "Cancel Sarwendah Dari Media Sosial" telah mengumpulkan 162.608 tanda tangan terverifikasi.

"Tanda tangan terverifikasi 162.608," tulis keterangan pada petisi tersebut yang ditandai dengan centang biru.

Jumlah tersebut diperkirakan masih berpotensi bertambah karena masa pengumpulan dukungan baru akan berakhir pada 17 Juli 2026.

"Petisi "Cancel Sarwendah Dari Media Sosial" akan resmi ditutup pada tanggal 17 Juli 2026," tulis keterangan dalam laman tersebut.

Selain mengumpulkan tanda tangan, penggagas petisi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan dukungan dalam bentuk donasi.

Dalam keterangannya disebutkan, terdapat 167 promotor yang ikut berpartisipasi sehingga dana yang terkumpul hampir mencapai Rp10 juta.

"Dukungan tersebut menjadi bukti, bahwa masih banyak masyarakat yang peduli dan ingin menyampaikan aspirasi mereka secara damai melalui jalur yang tersedia," tulis keterangan tersebut.

Menurut penggagas, seluruh data yang telah terkumpul nantinya akan dirangkum sebagai bagian dari informasi mengenai aksi boikot sementara terhadap Sarwendah.

Penggagas juga mengungkap rencana setelah masa petisi berakhir.

Mereka menyebut hasil dukungan masyarakat akan dikirimkan kepada sejumlah perusahaan dan pemilik merek melalui surat elektronik sebagai bahan pertimbangan sebelum menjalin kerja sama dengan Sarwendah.

"Informasi tersebut rencananya akan disampaikan kepada sejumlah perusahaan dan brand melalui surat elektronik (email) secara resmi," tulis penggagas petisi.

"Tujuan dari penyampaian informasi tersebut adalah agar setiap perusahaan atau brand memiliki kesempatan untuk mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat sebelum memutuskan menggunakan jasa yang bersangkutan sebagai bagian dari kegiatan promosi atau kerja sama," lanjutnya.

Sebelum petisi terbaru tersebut ramai diperbincangkan, telah lebih dulu muncul dua petisi lain yang sama-sama mengajak masyarakat memboikot Sarwendah.

Petisi pertama yang dibuat pada 2 Juli 2026 mengusung tema "Boikot Sarwendah" dan telah memperoleh sekitar 66.661 tanda tangan.

Dalam keterangannya, penggagas menyebut gerakan tersebut lahir setelah muncul berbagai kontroversi yang mengemuka usai perceraian Sarwendah dengan Ruben Onsu.

"Berbagai kontroversi ini harus diakui telah merugikan banyak pihak dan menimbulkan rasa tidak puas di kalangan masyarakat. Cerita ini tidak hanya menjadi perhatian para penggemar, tetapi juga masyarakat umum yang merasa penting untuk mengambil sikap," tulis petisi tersebut.

Penggagas juga menambahkan bahwa salah satu alasan utama munculnya petisi adalah adanya anggapan sebagian masyarakat mengenai perilaku Sarwendah yang dinilai merugikan mantan suaminya.

"Tujuan kami dalam petisi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran publik terkait kontroversi ini, dan mengajak masyarakat untuk ikut mendukung gerakan boikot ini hingga Sarwendah dapat memenuhi tanggung jawab moral dan hukum terhadap tindakan-tindakannya. Kita bekerja sama untuk menuntut transparansi dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat," tulis penggagas.

Sementara itu, petisi kedua yang dibuat pada 4 Juli 2026 mengusung seruan agar Sarwendah tidak lagi tampil di media sosial maupun televisi.

Hingga kini, petisi tersebut telah memperoleh sekitar 12.992 dukungan.

Dalam isi petisi, penggagas menyampaikan berbagai penilaian dan kritik terhadap aktivitas Sarwendah sebagai figur publik.

"Petisi ini dengan hati yang penuh amarah dan kekecewaan karena Sarwendah. Dia adalah "orang jahat" yang telah menimbulkan kerusakan dan pengaruh negatif bagi banyak orang di komunitas kita melalui tindakan dan pesannya di media sosial dan televisi," tulis isi petisi.

Petisi itu juga memuat pandangan bahwa penggunaan media sosial oleh Sarwendah dinilai tidak memberikan contoh yang baik.

"Sarwendah sering menggunakan platform-nya untuk menyebarkan pesan yang dianggap merugikan dan tidak memberi contoh baik, terutama untuk generasi muda yang mudah terpengaruh," tulis petisi tersebut.

Penggagas kemudian mengajak berbagai stasiun televisi dan platform digital untuk mempertimbangkan kembali kerja sama dengan Sarwendah.

Sampai artikel ini ditulis, baik Sarwendah maupun tim kuasa hukumnya belum menyampaikan pernyataan resmi mengenai petisi-petisi tersebut.

Di sisi lain, perhatian publik terhadap konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu juga masih tertuju pada proses hukum terkait hak asuh anak yang saat ini sedang berlangsung di pengadilan.

Perlu dipahami bahwa petisi daring merupakan salah satu bentuk penyampaian aspirasi masyarakat.

Namun, secara hukum, petisi tidak memiliki kekuatan mengikat untuk memaksa individu, perusahaan, maupun lembaga mengambil keputusan tertentu.

Meski demikian, petisi dengan jumlah dukungan besar kerap menjadi indikator opini publik dan dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi pihak swasta, seperti perusahaan atau brand, dalam mengevaluasi strategi kerja sama dengan figur publik.

Pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan masing-masing perusahaan sesuai kebijakan internal dan pertimbangan bisnis mereka.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Pertamina menjadi wajib pajak pertama di Indonesia yang menjadi pilot project penerapan TCF dan integrasi data perpajakan bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 15 Juli 2026: Taurus Dapat Bonus, Cancer Ada Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 15 Juli 2026: Taurus Dapat Bonus, Cancer Ada Kabar Baik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki dalam keuangan pada 15 Juli 2026, di antaranya Taurus peluang dapat bonus dan Cancer ada kabar baik. Ada zodiakmu?
Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di tengah eskalasi terbaru Amerika Serikat dan Iran, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan bahwa Arab Saudi tetap aman bagi masyarakat Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah maupun haji
Jadwal AVC Boys' U-18 Championship 2026, Selasa 14 Juli: Kesempatan Terakhir Timnas Voli Indonesia U-18 Perbaiki Nasib

Jadwal AVC Boys' U-18 Championship 2026, Selasa 14 Juli: Kesempatan Terakhir Timnas Voli Indonesia U-18 Perbaiki Nasib

Jadwal AVC Boys' U-18 Championship 2026 hari ini pada Selasa (14/7/2026), di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan berusaha tampil mati-matian untuk memperbaiki nasib mereka di ajang bergengsi ini.
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur

Trending

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Modal Lem Hingga Cat Semprot, Pria di Tangerang Sulap Kertas Jadi Uang: Polisi Buru Sosok Misterius Ini

Modal Lem Hingga Cat Semprot, Pria di Tangerang Sulap Kertas Jadi Uang: Polisi Buru Sosok Misterius Ini

Petualangan WW (32) dalam dunia gelap peredaran uang palsu berakhir di tangan jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
Pengakuan Keluarga Santri Dibakar Bikin Merinding, Polisi Sampai Turun Tangan Paksa Setujui Surat Damai

Pengakuan Keluarga Santri Dibakar Bikin Merinding, Polisi Sampai Turun Tangan Paksa Setujui Surat Damai

Komisi III DPR RI dibuat gempar dengan kesaksian ketiga anggota keluarga santri dibakar oleh seniornya di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW.
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Temon Diam-diam Berjuang Lawan Hipertensi, Diabetes dan Stroke! Berujung Ngeluh Sakit Dada Hingga Pergi untuk Selamanya

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Upaya Bantu Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Aceh, DPN KORPRI Salurkan Tiga Unit Ambulans

Berbagai pihak turut andil dalam pemulihan pasca bencana di Aceh pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT