News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kasus Kekerasan dalam Pacaran yang Viral di 2026, Ada Korban Disekap hingga 3 Tahun

Sejumlah kasus kekerasan dalam pacaran viral di 2026, mulai dari korban disekap 3 tahun hingga dianiaya kekasih sendiri, simak berita selengkapnya berikut ini!
Rabu, 15 Juli 2026 - 12:04 WIB
Ilustrasi Kasus Kekerasan dalam Pacaran
Sumber :
  • tvOnenews.com - ANF

tvOnenews.com - Kasus kekerasan dalam pacaran kembali menjadi sorotan publik sepanjang 2026. Sejumlah kasus viral di media sosial, mulai dari korban yang disekap dan disiksa hingga 3 tahun, remaja yang dianiaya mantan kekasih, hingga modus penyamaran demi bisa menganiaya pacar di kamar kos.

1. Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Kabupaten Bandung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ytr
Yuvita Tri Rezeki (YTR). (Sumber: YouTube tvOneNews)

Kasus paling menyita perhatian datang dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban berinisial YTR (29) mengalami penyekapan dan penyiksaan brutal oleh kekasihnya sendiri, Taufik Hidayat (30), selama kurang lebih 3 tahun sejak 2023.

Korban ditemukan di IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada pertengahan Juni 2026 dengan kondisi sangat mengenaskan. Wajah dan matanya rusak parah hingga mengalami kebutaan permanen, ditambah luka membusuk di bagian kepala dan kaki.

Keluarga korban baru mengetahui keberadaannya setelah menerima pesan dari nomor tak dikenal. Pelaku akhirnya berhasil dibekuk oleh Tim Resmob Polda Jabar di wilayah Majalaya dan kini ditahan di Rutan Polda Jabar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus ini turut mendapat perhatian penuh dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). Ia menggelar sayembara berhadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi valid untuk menangkap pelaku yang sempat buron, dan uang tersebut diserahkan kepada keluarga korban setelah pelaku ditangkap.

KDM juga menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan dana hingga Rp1 miliar untuk menjamin seluruh biaya pengobatan korban, sekaligus melarang adanya penggalangan dana publik karena pemerintah menyatakan bertanggung jawab penuh. Ia bahkan mendesak aparat hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya, termasuk mendorong tuntutan hukuman mati bagi pelaku.

2. Kasus Penganiayaan di Cikarang Utara, Bekasi

Kasus kedua yang viral terjadi di Cikarang Utara, Bekasi, dengan korban berinisial TS (25) dan pelaku kekasihnya sendiri berinisial S. Peristiwa ini mencuat pada Juli 2026 setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial.

Korban mengaku kerap dianiaya dan dilarang keluar rumah oleh pelaku selama menjalin hubungan. Tubuh dan wajahnya dipenuhi luka lebam akibat kekerasan yang berulang kali dilakukan sang kekasih.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri dengan cara nekat melompat dari jendela kontrakan saat pelaku sedang tidak berada di tempat. Keluarga korban langsung melapor ke Polres Metro Bekasi, dan polisi pun bergerak cepat melakukan olah TKP hingga menangkap pelaku.

3. Kasus Penganiayaan Remaja oleh Mantan Pacar

Kasus ketiga menimpa seorang remaja berusia 16 tahun yang diduga dianiaya secara sadis oleh mantan kekasihnya berinisial AHA. Kabar ini viral usai video tangisan sang ibu, Rubiyatul Adawiyah, beredar di media sosial.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala hingga benjol dan berdarah, bahkan sempat mengalami pergeseran rahang. Proses hukum kasus ini sempat tersendat selama lima bulan akibat kendala pada hasil visum pertama.

Kasus ini akhirnya ditangani KDM setelah orang tua korban mendatangi dan mengadu langsung kepadanya. KDM langsung turun tangan mengawal proses visum kedua agar berjalan lancar, sekaligus berkoordinasi langsung dengan Kapolres Metro Depok, Satreskrim, hingga Polsek terkait agar penangkapan pelaku dipercepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deretan kasus kekerasan dalam pacaran di atas menjadi pengingat bahwa kekerasan bisa terjadi pada siapa saja, bahkan oleh orang terdekat sekalipun. Penanganan cepat dari aparat hukum dan dukungan pemerintah daerah diharapkan bisa memberikan efek jera sekaligus rasa aman bagi korban lainnya untuk berani speak up. 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Segera Disidang

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan YTR Segera Disidang

Kepala Kejari Kabupaten Bandung Nurmajayani mengatakan pelimpahan tahap kedua dilakukan setelah jaksa penuntut umum menyatakan berkas perkara tersangka telah lengkap.
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 8 September: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem 8 September: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada 8 September 2026.
Ribuan Pohon Ganja Diamankan Satgas Swasembada Yonif 734/SNS dan Tim Gabungan TNI-Polri

Ribuan Pohon Ganja Diamankan Satgas Swasembada Yonif 734/SNS dan Tim Gabungan TNI-Polri

Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Satgas di bawah pimpinan Dansatgas Yonif 734/SNS, Letkol Inf Pono Darmadi bergerak cepat menuju lokasi. 
Lille Bikin Pengumuman Resmi, Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah Melalui Calvin Verdonk Malam Ini

Lille Bikin Pengumuman Resmi, Timnas Indonesia Bisa Cetak Sejarah Melalui Calvin Verdonk Malam Ini

Lille resmi merilis pengumuman untuk skuad di laga kontra Real Betis. Timnas Indonesia bisa mencetak sejarah di Liga Champions melalui Calvin Verdonk.
Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum guru di SMAN 1 Pamanukan terus menjadi perhatian dan viral di media sosial. Begini curhatan korban.
Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Tim Anggota Unit 5 Subdit 3 Tahbang/Resmob meringkus wanita berinisial SAP alias Caca (20) yang melakukan pencurian di sejumlah rumah kosong, wilayah Jakarta Timur

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT