News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Sudah Melahirkan, Teh Novi Gandeng Komnas PA demi Tangkap Kakek Pelaku Rudapaksa

Teh Novi menggandeng Komnas PA untuk mengawal penangkapan Kakek Pelaku Rudapaksa di Lebak yang masih buron meski korban telah melahirkan. Simak beritanya!
Rabu, 22 Juli 2026 - 14:08 WIB
Teh Novi atau Pratiwi Noviyanthi
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / Instagram @pratiwinoviyanthi_real2

tvOnenews.com - Teh Novi atau Pratiwi Noviyanthi terus mengawal kasus dugaan rudapaksa terhadap anak di bawah umur di Lebak, Banten. Meski korban telah melahirkan bayi laki-laki, Kakek Pelaku Rudapaksa hingga kini masih berstatus buron dan belum berhasil ditangkap.

Korban diketahui melahirkan secara normal pada pertengahan Juli 2026. Karena kondisi trauma dan keterbatasan ekonomi keluarga, bayi tersebut akan dititipkan ke yayasan milik Teh Novi agar mendapat pengasuhan yang lebih baik dan kesempatan mengenyam pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah proses pemulihan korban, sang ibu mengungkapkan kekecewaannya karena pelaku hingga kini belum juga ditangkap. Ia juga mengaku mengalami intimidasi dari keluarga terduga pelaku.

"Pelakunya belum ditangkap-tangkap, bingung ibu mah dari dulu sampai sekarang. Sekarang gimana ini sudah sampai ngelahirin gitu. Pas pulang aja itu ya istrinya ngerentong. Ini ngeroyok, ada videonya. Videonya ada sampai ini yang tetangga depan aja. Masyaallah, minta ampun bahasanya," ujar ibu korban kepada Teh Novi dalam tayangan YouTube Pratiwi Noviyanthi.

Mendengar kondisi tersebut, Teh Novi langsung menghubungi Lia Latifah, Dewan Pengurus Pusat Komnas Perlindungan Anak. Dalam percakapan itu, Teh Novi menjelaskan bahwa pelaku masih belum ditangkap meski laporan telah lama dibuat.

"Sudah dapat atensi, tapi sampai detik ini belum ditangkap pelakunya," kata Teh Novi.

Lia Latifah kemudian memastikan kembali status pelaku yang disebut masih berada di luar dan belum diamankan oleh pihak kepolisian.

"Berarti belum ada. Sampai sekarang masih ada itu pelakunya?" tanya Lia Latifah.

Ibu korban menjawab bahwa terduga pelaku hingga kini masih berstatus DPO dan diduga bersembunyi.

"Pelakunya masih berkeliaran. Masih DPO. Ngumpet aja," jawab ibu korban.

Teh Novi kembali menegaskan bahwa hingga korban melahirkan, belum ada perkembangan berarti terkait proses penangkapan pelaku.

"Tapi enggak ada penangkapan, Bu. Enggak ada penangkapan sampai udah lahir ini," tegas Teh Novi.

Merespons hal tersebut, Lia Latifah menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi untuk membantu mempercepat proses penangkapan pelaku bersama aparat penegak hukum.

"Oke, berarti ya sudah nanti saya tinggal koordinasi aja. Kalau gitu mah nanti kita jemput sendiri aja lah pelakunya, dianterin aja nanti ke Polres Lebak ya," ujar Lia Latifah.

Ia menjelaskan, masyarakat juga dapat membantu proses penangkapan dengan tetap berkoordinasi bersama aparat setempat apabila terdapat kendala di lapangan.

"Nanti saya coba sambungkan ya, Bu. Saya lihat tadi dari laporannya sudah berapa bulan. Kalau memang nanti dari pihak kepolisian ada kendala atau apa, ya biasanya nanti kita bisa tuh, Bu, bawa langsung si pelakunya kita serahkan ke pihak kepolisian. Sekarang boleh kok masyarakat itu untuk membantu pihak kepolisian ya," jelas Lia Latifah.

Namun, Lia mengingatkan bahwa upaya tersebut harus dilakukan melalui koordinasi dengan RT, RW, Babinsa, dan pihak terkait agar tetap sesuai prosedur.

"Tapi pastinya kerja sama dulu, Bu, sama RT, sama RW, sama Babinsa gitu ya. Jadi nanti adalah laporan masyarakat yang menangkap dan sekaligus membawa terduga pelakunya. Nah, gitu Bu. Jadi kalau Polres sekarang lambat, masyarakat sekarang boleh kok, Bu, melakukan itu ya," lanjutnya.

Lia juga menegaskan perlunya pendampingan dari instansi terkait agar proses penyerahan pelaku kepada kepolisian berjalan sesuai aturan.

"Tapi memang nanti harus ada yang mendampingi, apakah dari dinas terkait atau perlindungan anak ya. Jadi memang bahwa dari keluarga sudah membuat laporan ke Polres. Nah, jadi nanti tinggal koordinasi saja. Nanti saya tanyakan apa kendalanya. Apakah belum ada surat keputusan penangkapan dari Kapolresnya atau seperti apa? Nanti kita akan coba bantu bawa pelakunya langsung ke Polres ya, Bu," tutur Lia Latifah.

Menutup pembicaraan tersebut, Teh Novi memastikan akan terus mengawal kasus ini bersama Komnas Perlindungan Anak hingga pelaku berhasil ditangkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi bismillah nanti kita bersama Komnas Perlindungan Anak bertemu dan mencari pelaku sih sebenarnya," tutup Teh Novi.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Jujur Michael Carrick usai Manchester United Menang Comeback Dramatis atas AS Roma: Saya Belum Tenang

Pengakuan Jujur Michael Carrick usai Manchester United Menang Comeback Dramatis atas AS Roma: Saya Belum Tenang

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengatakan bahwa dirinya masih belum tenang terlepas kemenangan atas AS Roma. Namun setidaknya kemenangan ini memberikan sedikit ruang untuknya.
Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Tampil di laga perdana babak penyisihan grup, skor akhir 1-1 antara Persija melawan PSMS berakhir di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11/2026). 
Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu wilayah yang dioptimalkan di Sulawesi Tengah.
Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link live streaming Korea Open 2026, sebanyak 11 wakil Indonesia dijadwalkan bertanding pada lanjutan babak 32 besar di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (4/11/2026).
Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Walau dipastikan tertunda, Australia tetap mengikuti rencana tim yang akan menghadapi Qatar dan Yordania pada laga uji coba FIFA Matchday edisi November 2026. 
Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari Jawa Timur. Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih meninggal dunia. Untuk diketahui, sebelum menjadi Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, almarhumah pernah menjabat sebagai Wakil Ketua hingga Ketua Pengadilan Negeri Marabahan.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha afdholnya jam berapa? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang waktu terbaik shalat Dhuha, syuruq, dan batas akhirnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT