Sarwendah Bantah Klaim Ruben Onsu Soal Utang Rp10 Miliar Renovasi Rumah Cilandak, Ini Fakta Versi Kedua Pihak
tvOnenews.com - Polemik rumah mewah Ruben Onsu dan Sarwendah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, kembali memanas.
Setelah pihak Ruben mengungkap bahwa sang presenter harus mengambil pinjaman bank hingga Rp10,1 miliar untuk membiayai renovasi rumah, kini giliran pihak Sarwendah memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.
Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah membantah adanya kesan bahwa biaya pembangunan rumah sepenuhnya menjadi beban Ruben Onsu.
Ia menegaskan angka Rp11,1 miliar yang disebut sebagai pembayaran kepada ayah Sarwendah selaku kontraktor bukan hanya biaya jasa pengerjaan, melainkan mencakup keseluruhan kebutuhan pembangunan.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi klaim pihak Ruben yang sebelumnya mengungkap berbagai pengorbanan finansial selama rumah tangga mereka berlangsung.
Mulai dari pinjaman renovasi rumah, pembayaran kontraktor, cicilan KPR ratusan juta rupiah per bulan, hingga biaya kebutuhan keluarga.
Dua Versi Berbeda Soal Biaya Renovasi Rumah Cilandak
Sebelumnya, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyebut rumah di Cilandak awalnya sudah dibeli dalam kondisi lunas.
Namun, karena adanya rencana renovasi besar-besaran, sertifikat rumah tersebut kemudian dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman bank.
Menurut Minola, Ruben mengambil pinjaman sebesar Rp10,1 miliar yang digunakan untuk membiayai renovasi rumah.
"Karena keinginan Sarwendah agar rumah itu direnovasi, Ruben menjaminkan kembali sertifikat rumah tersebut ke bank untuk mendapatkan pinjaman renovasi. Ruben mendapatkan pinjaman senilai Rp10,1 miliar untuk biaya kontraktor dan renovasi," kata Minola Sebayang.
Selain pinjaman tersebut, Minola juga mengungkap adanya pembayaran bertahap kepada ayah Sarwendah yang saat itu menjadi kontraktor renovasi rumah.
"Meskipun kontraktornya adalah keluarga Sarwendah, yang membayar tetap Ruben. Ruben rutin mentransfer uang ke rekening ayah Sarwendah sebesar Rp250 juta sebanyak 46 kali transfer. Total biaya yang dikeluarkan untuk kontraktor saja mencapai Rp11,1 miliar," ujar Minola.
Pihak Ruben juga menyebut setelah renovasi selesai, beban finansial masih berjalan karena Ruben harus membayar cicilan KPR sebesar Rp379 juta setiap bulan.
Selain itu, terdapat pengeluaran lain seperti nafkah anak, pembayaran kartu kredit, hingga biaya perjalanan keluarga yang disebut mencapai ratusan juta rupiah per bulan.
Load more